News Ticker
  • Es Tape Ketan Ireng Kreasi DWP Bojonegoro Raih Peringkat Kedua Produk Minuman Terbaik Jatim 2026
  • Perkuat Program Prioritas Desa, TP PKK Bojonegoro Gelar Kunjungan Kerja Terpadu di Margomulyo
  • 20 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 20 Agustus 2026
  • Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemkab Bojonegoro Luncurkan Gerakan GASPOL Serap Beras Lokal
  • Usai Kecelakaan, Dinas Damkar Bojonegoro Bersihkan Minyak Goreng Bekas yang Tumpah di Jalan
  • Usai Kecelakaan, Dinas Damkar Bojonegoro Bersihkan Minyak Goreng Bekas yang Tumpah di Jalan
  • 'Adu Banteng' Pikap vs Truk di Baureno, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal, Satu Orang Luka-luka
  • Sering Craving Makanan Manis? Dokter Gizi Ungkap Tanda Kecanduan Gula dan Cara Mengatasinya
  • Inovatif, Petani asal Balen Bojonegoro Kembangkan Pertanian Terpadu di Lahan Sempit
  • 2 Unit Rumah Milik Warga Ngraho, Bojonegoro Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 460 Juta
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 19 Agustus 2026
  • 19 Agustus dalam Sejarah
  • EMCL dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi PPM
  • Mayat Perempuan Warga Soko, Tuban, Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan Solo Kasiman, Bojonegoro
  • 36 Wirausahawan Muda Meriahkan Forkab Bojonegoro 2026
  • Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pemkab Bojonegoro Gelar Forkab 2026
  • 18 Agustus dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 18 Agustus 2026
  • Upacara HUT ke-81 RI di Blora, Bupati Arief Galang Bantuan Bencana
  • Beda Ube dan Ubi Ungu, Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Dokter Gizi
  • Peringatan HUT ke-81 RI di Lapas Bojonegoro, 301 Warga Binaan Terima Remisi Umum
  • Sandya Dewi Janitra, Pelajar Bojonegoro Terpilih Jadi Komandan Paskibraka Jawa Timur 2026
  • 17 Agustus dalam Catatan Sejarah
Kebiasaan Makan Berat Larut Malam Diam-Diam Bisa Merusak Fungsi Ginjal

Kebiasaan Makan Berat Larut Malam Diam-Diam Bisa Merusak Fungsi Ginjal

Menjaga kesehatan organ ginjal ternyata tidak sebatas pada pemenuhan kebutuhan konsumsi air putih harian yang cukup. Faktor waktu atau jam mengonsumsi makanan rupanya memegang peranan yang tidak kalah krusial. Pakar kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan berat dalam porsi besar saat larut malam berisiko tinggi merusak fungsi filter alami tubuh tersebut secara bertahap.

Konsultan Uro-Onkologi dan Direktur Bedah Robotik, Dr. Himesh Gandhi, memaparkan bahwa tubuh manusia bekerja secara biologis mengikuti jam internal yang dikenal sebagai ritme sirkadian. Sistem sirkadian ini bertugas mengatur siklus tidur, produksi hormon, sistem metabolisme, hingga efisiensi kerja dari setiap organ tubuh, termasuk ginjal.

"Mengonsumsi porsi makanan yang besar terlalu dekat dengan waktu tidur bisa mengganggu jam internal tubuh atau ritme sirkadian yang mengatur metabolisme, hormon, dan fungsi organ," terang Dr. Gandhi seperti dilansir dari Times of India.

Rangkaian penelitian klinis membuktikan bahwa kebiasaan makan terlalu larut malam—seperti pada pukul 22.30 atau 23.00 WIB—erat kaitannya dengan buruknya kontrol kadar gula darah, memicu resistensi insulin, penambahan berat badan drastis (obesitas), hingga lonjakan tekanan darah tinggi (hipertensi). Berbagai gangguan metabolisme tersebut merupakan faktor risiko terbesar yang menjadi pemicu utama lahirnya penyakit ginjal kronis.

Secara anatomis, ginjal manusia tersusun atas jutaan jaringan pembuluh darah kecil yang berfungsi sebagai penyaring racun. Ketika seseorang mengalami lonjakan gula darah dan tekanan darah tinggi akibat pola makan yang salah, filter kecil di dalam ginjal ini akan mengalami kerusakan mekanis secara perlahan. Proses destruktif ini sering kali berjalan laten tanpa memunculkan gejala klinis yang berarti pada fase awal. Pasien biasanya baru menyadari adanya kelainan setelah kerusakan organ yang signifikan sudah terlanjur terjadi.

Lebih lanjut, Dr. Gandhi menjelaskan bahwa makan besar tepat sebelum tidur memaksa sistem metabolisme tubuh bekerja ekstra keras di saat seharusnya organ beristirahat. Kondisi ini memicu penumpukan gula darah serta kadar lemak trigliserida dalam darah dalam durasi yang lebih lama, yang pada akhirnya memberikan tekanan atau beban kerja tambahan yang berat bagi ginjal.

Terkait pola hidup yang sehat, para ahli medis menyepakati bahwa memajukan waktu makan malam jauh lebih direkomendasikan guna meminimalisir risiko gangguan metabolisme tubuh.

"Jika memungkinkan, makan malam sebaiknya dilakukan setidaknya dua hingga tiga jam sebelum waktu tidur," tegas Dr. Gandhi memberikan saran.

Pemberian jeda waktu tersebut sangat fungsional karena memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan tubuh untuk mengolah makanan secara sempurna serta menstabilkan kembali kadar gula darah sebelum tubuh memasuki fase istirahat. Di samping mengatur regulasi jam makan, masyarakat juga disarankan untuk mengonsumsi asupan makanan dengan gizi seimbang yang mudah dicerna oleh tubuh, seperti kombinasi sayuran, biji-bijian utuh, lemak sehat, serta sumber protein tanpa lemak.

Melalui pemahaman edukasi klinis ini, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam mengatur pola dan waktu makan sehari-hari. Langkah preventif sederhana dengan menghindari makan berat di larut malam menjadi proteksi dini yang sangat efektif dalam menjaga kesehatan ginjal serta menghindari ancaman penyakit katastropik jangka panjang.

 

Editor: Mohamad Tohir

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan

Ulasan Film Maju (Jejak Pahit Si Kembang Gula): Warna Baru Sinema Anak di Tengah Keterbatasan

Dunia perfilman Indonesia kembali kedatangan karya baru yang menyasar segmen anak-anak dan keluarga lewat film berjudul Maju (Jejak Pahit Si ...

1787227168.6392 at start, 1787227169.0838 at end, 0.44459509849548 sec elapsed