Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Program Jatim Puspa Plus dan Desa Berdaya
Rabu, 08 Juli 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar sosialisasi Program Jatim Puspa Plus, Pemberdayaan BUM Desa, dan Desa Berdaya Provinsi Jawa Timur di ruang Creative Room Lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro pada Selasa (07/07/2026) kemarin. Kegiatan ini merupakan langkah untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui sinergi lintas sektor terus digencarkan oleh
Agenda sosialisasi strategis ini dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, jajaran pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) yang terlibat aktif dalam pengembangan desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Langkah ini diambil sebagai upaya menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan seluruh potensi desa sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur Prasetijo, menegaskan bahwa akselerasi pembangunan desa tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu pihak saja. Keberhasilan program-program pemberdayaan di lapangan sangat bergantung pada kuatnya sinergi yang terjalin mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, BUM Desa, dunia usaha, hingga partisipasi aktif masyarakat itu sendiri.
"Kunci keberhasilan pembangunan desa adalah kolaborasi. Pemerintah hanya menjadi fasilitator, sementara keberhasilan program ditentukan oleh komitmen seluruh pihak untuk bersama-sama menggali potensi desa, memperkuat BUM Desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Kusnandaka saat memberikan arahan.
Lebih lanjut, Kusnandaka menjelaskan bahwa Program Jatim Puspa Plus menjadi peluang emas bagi desa-desa di Bojonegoro untuk menaikkan kelas kapasitas kelembagaan, memperkuat tata kelola manajemen BUM Desa, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal. Intervensi program dari Pemprov Jatim ini didesain agar produk dan sektor usaha desa mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan memberikan dampak kesejahteraan yang nyata.
"Kami berharap seluruh desa dapat memanfaatkan program ini secara optimal. BUM Desa harus menjadi motor penggerak ekonomi desa yang profesional, inovatif, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat," imbuh mantan Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro tersebut.
Melalui forum sosialisasi ini, para peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pengembangan Desa Berdaya. Di samping itu, dipaparkan pula strategi taktis pemberdayaan BUM Desa agar mampu bertransformasi menjadi pilar ekonomi yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengaku sangat optimistis, dengan penguatan kolaborasi serta pemanfaatan berbagai program stimulus pemberdayaan ini, desa-desa di wilayah Bojonegoro akan tumbuh semakin mandiri, produktif, dan mampu memberikan kontribusi masif terhadap pertumbuhan ekonomi regional demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang merata.






































