Perebutan Emas Cabor Futsal dan Bola Tangan Rampung, MMA Jadi Penutup Porkab II Bojonegoro 2026 Hari Ini
Sabtu, 11 Juli 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Rangkaian sengit pertandingan cabang olahraga (cabor) futsal dalam ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro Tahun 2026 akhirnya resmi berakhir. Tim Futsal Kecamatan Dander sukses mengukuhkan diri sebagai jawara baru setelah berhasil menyudahi perlawanan ketat dari Kecamatan Kapas pada partai puncak.
Laga final yang berlangsung di GOR Utama Bojonegoro, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander pada Jumat (10/07/2026) tersebut berjalan dramatis dengan skor tipis 1-0. Hasil positif ini mengantarkan kontingen Kecamatan Dander membawa pulang medali emas, sedangkan Kecamatan Kapas harus rela berdiri di podium kedua untuk menerima medali perak. Sementara itu, posisi ketiga dan raihan medali perunggu bersama berhasil diamankan oleh Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Bojonegoro Kota yang tampil kompetitif sepanjang turnamen bergulir.
Selain atmosfer panas di lapangan futsal, pada hari yang sama tensi tinggi juga tersaji dalam laga final cabor bola tangan. Untuk kategori putra, dominasi kuat ditunjukkan oleh Tim Kecamatan Bojonegoro Kota yang sukses mengamankan medali emas usai menumbangkan perlawanan Kecamatan Balen dengan skor meyakinkan 25-15. Adapun untuk medali perunggu bersama di nomor putra ini diraih oleh utusan Kecamatan Kapas dan Kecamatan Trucuk.
Di sektor putri cabor bola tangan, kejutan manis dihadirkan oleh srikandi olahraga dari Kecamatan Trucuk. Mereka berhak menaiki podium tertinggi setelah menundukkan perlawanan ketat dari skuad Kecamatan Baureno dengan skor akhir 9-7 di partai final. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Tim bola tangan putri Kecamatan Bojonegoro Kota yang harus puas mengantongi medali perunggu.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dengan selesainya dua cabor beregu tersebut, agenda Porkab II kini tinggal menyisakan satu cabang olahraga pamungkas yang akan segera dipertandingkan.
"Masih ada satu cabang olahraga yang bertanding yaitu MMA atau tarung bebas," ujarnya.
Tonny memerinci bahwa Mixed Martial Arts (MMA) menjadi cabor baru yang untuk pertama kalinya resmi dipertandingkan dalam sejarah pelaksanaan Porkab di Bumi Angling Dharma. Pada debut perdananya, sebanyak 44 atlet dari 13 kecamatan tercatat siap ambil bagian untuk bersaing ketat memperebutkan medali di tiga nomor pertandingan yang dipusatkan di Sport Center Bojonegoro.
Keberadaan olahraga tarung bebas ini dinilai menjadi bukti nyata dari geliat perkembangan pembinaan olahraga di Kabupaten Bojonegoro yang semakin variatif, sekaligus memberikan wadah representatif bagi para pemuda lokal untuk meniti prestasi di tingkat daerah.
“Porkab II Bojonegoro diharapkan terus menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Bojonegoro pada berbagai kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.
Dengan bergulirnya cabor terakhir ini, perolehan medali final diprediksi akan mengubah peta kekuatan klasemen akhir antar-kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.






































