Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Bojonegoro Distribusikan Air Bersih ke Sejumlah Desa
Kamis, 09 Juli 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan permohonan pemerintah desa dan hasil asesmen lapangan BPBD.
Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan selama Juni 2026 BPBD telah menyalurkan 10 tangki air bersih ke sejumlah desa, yakni Desa Deru, Wotan, dan Sumberharjo di Kecamatan Sumberejo; Desa Sumberejokidul Kecamatan Sukosewu; Desa Sugihwaras dan Luwihaji Kecamatan Ngraho; Desa Nglampin Kecamatan Ngambon; serta Desa Papringan Kecamatan Temayang.
Memasuki awal Juli 2026, bantuan kembali disalurkan ke Desa Sumberejokidul, Kecamatan Sukosewu, dan Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho.
"Setiap permohonan bantuan diawali dengan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi sumber air, jumlah warga terdampak, dan kebutuhan di lokasi. Dengan begitu, bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran," jelas Heru.
Selain penyaluran air bersih, BPBD juga telah memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan pada 2026. Tercatat ada 20 kecamatan dengan 72 desa yang masuk dalam kategori rawan kekeringan.
Pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan, penyediaan cadangan air bersih, dan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau. BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat sesuai kebutuhan masyarakat.
BPBD mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat selama musim kemarau. Warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dapat melapor melalui pemerintah desa atau menghubungi Pusdalops BPBD Bojonegoro di nomor WhatsApp 0811-3356-444.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir






































