Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
Sabtu, 11 Juli 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (10/07/2026). Kedatangan pucuk pimpinan Kementerian Pertahanan tersebut berpusat di kawasan Wisata Kolam Renang Dander, Kecamatan Dander, dalam rangka meninjau langsung paparan rencana pengembangan satuan militer baru di Bumi Angling Dharma.
Rencana strategis yang dipaparkan di hadapan Menhan meliputi proyeksi pengembangan Batalyon TP 885 serta Brigif 33 Naga Sesa. Langkah ini diambil sebagai bagian integral dari upaya pemerintah pusat untuk terus memperkuat dan memperkokoh postur pertahanan nasional.
Dalam kunjungan kerja kali ini, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin hadir dengan didampingi oleh barisan petinggi TNI. Di antaranya tampak hadir Wakil Panglima TNI, jajaran unsur Kodam V/Brawijaya, Korem 082/CPYJ, Kodim 0813 Bojonegoro, hingga jajaran Koramil Dander beserta pejabat terkait lainnya yang ikut serta mengawal jalannya pemaparan dan peninjauan di lapangan.
Agenda utama kunjungan diawali dengan mendengarkan pemaparan teknis mengenai tingkat kesiapan serta blueprint pengembangan organisasi, pemenuhan personel, hingga sarana prasarana penunjang bagi Batalyon TP 885 dan Brigif 33 Naga Sesa.
Seusai menerima paparan mendalam, rombongan Menteri Pertahanan langsung bergerak melangsungkan peninjauan fisik ke titik lokasi yang telah diproyeksikan dan direncanakan menjadi bagian dari pengembangan kompleks satuan pertahanan tersebut.
Guna memastikan kelancaran agenda penting berskala nasional ini, pengamanan ketat dilakukan secara terpadu oleh personel TNI yang bersinergi dengan unsur pengamanan terkait di wilayah hukum setempat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, tanpa kendala berarti.
Hadirnya Menhan di Bojonegoro menegaskan potret nyata komitmen dari pemerintah dalam mendongkrak kemampuan pertahanan negara, melalui standardisasi kualitas organisasi yang merata di berbagai daerah, termasuk penguatan satuan TNI di tingkat daerah.
Peninjauan lokasi ini diharapkan mampu mempercepat realisasi pemenuhan sarana dan prasarana militer demi menjaga kedaulatan serta keamanan teritorial di wilayah Jawa Timur secara berkelanjutan.






































