Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Bojonegoro Ikuti Evaluasi EPSS 2026 Bersama BPS
Rabu, 15 Juli 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat tata kelola data sebagai fondasi perencanaan pembangunan. Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Interview Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral / EPSS Tahun 2026 bersama Tim Penilai BPS, Selasa (14/7/2026) di Ruang Setyowati, Gedung Pemkab Bojonegoro.
Kegiatan dipimpin langsung Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah. Hadir pula perwakilan BPS Kabupaten Bojonegoro, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Interview EPSS merupakan bagian dari evaluasi nasional untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di daerah. Sekaligus untuk memperkuat implementasi Satu Data Indonesia agar perencanaan pembangunan berbasis data bisa berjalan lebih akurat.
Bupati Setyo Wahono menegaskan, data berkualitas menjadi kunci dalam penyusunan kebijakan publik.
"Kami mengapresiasi pelaksanaan EPSS. Ini bukan hanya pemenuhan indikator penilaian, tetapi juga sarana mengevaluasi tata kelola statistik sektoral yang telah kita bangun bersama," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemkab Bojonegoro berkomitmen memperkuat Satu Data Indonesia melalui 4 langkah utama. Yakni penguatan tata kelola data, peningkatan kapasitas SDM, pengembangan sistem informasi terintegrasi, dan kolaborasi antar perangkat daerah sebagai produsen data.
"Kami berharap mendapat masukan dan rekomendasi dari tim penilai sebagai bahan perbaikan. Tujuannya agar tata kelola data di Bojonegoro semakin baik dan mampu mendukung perencanaan yang tepat sasaran, efektif, dan akuntabel," tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh OPD memastikan standar metadata, kualitas data, dan interoperabilitas terus ditingkatkan. Sehingga setiap program pembangunan bisa terukur, efisien, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Wakil Bupati Nurul Azizah menambahkan, komitmen Pemkab telah diperkuat melalui Perbup Nomor 17 Tahun 2021 tentang Satu Data Kabupaten Bojonegoro dan Kepbup Nomor 188/147/412.013/2023 tentang Tim Penilai Internal EPSS. Dukungan pembiayaan juga disiapkan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral.
Sementara itu Tim Penilai BPS, Ganes Diatama Musyafi, mengapresiasi keterbukaan Pemkab Bojonegoro selama proses evaluasi.
"Kami sampaikan apresiasi tinggi. Semoga diskusi ini memperkuat tata kelola statistik sektoral, sehingga data yang dihasilkan semakin berkualitas, akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung kebijakan pembangunan," pungkasnya.
Editor : Mulyanto
Publisher: Mohamad Tohir






































