Pemprov Jatim Dorong Penetapan KH Muhammad Yusuf Hasyim Sebagai Pahlawan Nasional Tahun Ini
Kamis, 16 Juli 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mengawal dan mendorong percepatan penetapan KH Muhammad Yusuf Hasyim atau yang akrab disapa Pak Ud untuk dianugerahi gelar pahlawan nasional pada tahun ini. Langkah ini diambil menyusul penilaian dari pihak otoritas daerah bahwa seluruh berkas administrasi pengusulan, dokumen otentik, serta rekam jejak sejarah perjuangan almarhum telah terpenuhi secara lengkap.
Keputusan akhir saat ini berada di tangan pemerintah pusat mengingat seluruh tahapan prosedur di tingkat regional telah rampung diselesaikan. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mengungkapkan rasa optimisnya bahwa tokoh pejuang tersebut memiliki peluang yang sangat besar untuk disahkan menjadi pahlawan nasional dalam waktu dekat.
"Seluruh usulan, syarat-syarat, kemudian data sejarah sudah sangat lengkap. Tahun lalu sudah masuk 20 besar, sehingga mudah-mudahan tahun ini bisa mendapatkan gelar pahlawan nasional," kata Adhy Karyono saat memberikan keterangan di Surabaya.
Adhy menguraikan bahwa momentum pergerakan yang digalang saat ini ditujukan sebagai pengingat bagi jajaran pemangku kebijakan di tingkat pusat. Pihaknya berharap usulan nama ulama kharismatik tersebut mendapat porsi perhatian khusus dan masuk dalam daftar prioritas penetapan gelar kehormatan yang biasa diumumkan menjelang peringatan Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November.
Dukungan penuh dari elemen akar rumput dan masyarakat luas dinilai menjadi pilar utama yang memperkuat usulan ini dari tahun ke tahun. Keinginan kolektif tersebut mencerminkan penghormatan mendalam atas sumbangsih nyata yang telah ditorehkan oleh almarhum semasa hidupnya bagi bangsa dan negara.
"Masyarakat Jawa Timur sangat menginginkan perjuangan Kiai Haji Muhammad Yusuf Hasyim kali ini mendapatkan gelar pahlawan nasional," ujarnya.
Dalam proses ini, Adhy juga menekankan pentingnya pelibatan instrumen publik, termasuk konsistensi pemberitaan di berbagai lini media massa. Arus informasi yang masif mengenai rekam jejak perjuangan Pak Ud dinilai mampu memberikan dorongan moral dan memperkuat atensi tim penilai di tingkat pusat.
Gayung bersambut, validitas kelayakan figur Pak Ud juga dikuatkan oleh pandangan akademis dan organisasi keagamaan. Ketua Umum Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN), Prof KH Asep Saifuddin Chalim, mengonfirmasi bahwa secara substantif sang tokoh memang sudah dinyatakan lolos verifikasi oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
"Pada tahun sebelumnya nama KH Muhammad Yusuf Hasyim masuk dalam 20 calon yang diajukan kepada Presiden setelah melalui proses seleksi," ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) tersebut.
Kiai Asep memaparkan bahwa usulan ilmiah yang diajukan tidak main-main karena telah ditopang oleh naskah akademik yang sangat komprehensif dengan memuat 120 referensi ilmiah, di mana 76 di antaranya merupakan rujukan sumber primer. Ia pun turut menyerukan kepada para awak media di Jawa Timur untuk ikut menggaungkan kisah heroik sang kiai, di mana kompilasi dari kliping pemberitaan tersebut nantinya akan diserahkan langsung kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) sebagai bukti dukungan riil dari publik.
Editor: Mohamad Tohir Publisher: Mohamad Tohir






































