News Ticker
  • Prakiraan Cuaca 18 Juli 2026 di Bojonegoro
  • Warga Blora Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi Masjid di Bojonegoro Kota
  • Komunitas Dangdut Bojonegoro Bakal Ajak Goyang Masyarakat di Pantes Budal 7
  • Lolos Seleksi KPK RI, Mahasiswa Asal Dander Bojonegoro Ikuti Bootcamp Antikorupsi Nasional
  • 17 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca di Bojonegoro 17 Juli 2026
  • Optimalkan Pajak Kendaraan Bermotor, Pemkab Blora Sinergi dengan Bapenda Jateng Percepat Pembangunan
  • Pemprov Jatim Dorong Penetapan KH Muhammad Yusuf Hasyim Sebagai Pahlawan Nasional Tahun Ini
  • Angka Kasus Batu Ginjal di Bojonegoro Cukup Tinggi, Masyarakat Perlu Waspada dan Paham Pencegahannya
  • 1.556 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Gelar KKN SDGs Pemuda Berdampak di Bojonegoro
  • 16 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini
  • Maling Motor di Gudang J&T Cargo Baureno Babak Belur Dihajar Massa, Pelaku Berhasil Ditangkap di Sawah
  • Kementerian HAM Kantor Wilayah Jawa Timur Gelar Analisa dan Evaluasi Produk Hukum Daerah di Bojonegoro
  • 4 Mouse Wireless Logitech M650 Terbaik
  • Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Bojonegoro Ikuti Evaluasi EPSS 2026 Bersama BPS
  • Depresi dan Cemas Bisa Pangkas Harapan Hidup Hingga 20 Tahun
  • 15 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Juli 2026
  • Dekranasda Bojonegoro Promosikan Produk Unggulan UMKM Makassar
  • 200 Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar KKN di Bojonegoro, Fokus Mengabdi di Kanor dan Sumberrejo
  • Siapkan Lulusan SMA dan SMK Masuk Dunia Kerja, Disperinaker Bojonegoro Gelar Career Booster Session
  • 14 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Juli 2026
Kelompok Ternak Sumber Rejeki Berhasil Kembangkan Sapi

Kelompok Ternak Sumber Rejeki Berhasil Kembangkan Sapi

Oleh Nasruli Chusna

Gayam – Petani di sekitar ladang minyak dan gas bumi (migas) Banyu Urip Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, sejak dulu dikenal sebagai petani utun atau ulet. Petani yang disebut petani tadahan karena menggarap lahan sawah tadah hujan ini ditempa oleh kondisi alam yang sulit. Mereka mampu memanfaatkan dan mengolah sumber daya alam di sekitarnya untuk bertahan hidup.

Selain menjadi petani mereka sekaligus menjadi peternak. Lihat saja hampir setiap rumah di desa-desa sekitar ladang migas Blok Cepu terdapat kandang untuk memelihara sapi atau kambing. Tumpukan jerami sebagai pakan ternak terlihat menumpuk di depan, samping, atau belakang rumah.

Salah satu peternak yang berhasil mengembangkan ternak sapi yaitu peternak sapi di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu. Sebanyak 22 peternak sapi tergabung dalam kelompok swadaya masyarakat (KSM) Sumber Rejeki.

Kelompok peternak sapi Sumber Rejeki ini mempunyai kandang sapi yang berada di ujung kampung. Lokasinya berada jauh dari permukiman warga tetapi dekat dengan lokasi persawahan. Sapi-sapi berukuran besar jenis ongole dan limosin tampak sehat dan gemuk-gemuk di kandang itu. Kondisi kandang juga terlihat bersih. Sementara, tumpukan jerami terlihat di sekitar kandang.

Menurut Jai, 50, anggota kelompok ternak sapi Sumber Rejeki, saat ini ada 19 ekor sapi jenis ongole dan limosin yang dirawat di kandang itu. Sapi-sapi yang dirawat itu sudah besar dan siap untuk dijual. “Sapi-sapi ini milik anggota kelompok ternak,” ujarnya

Jai menuturkan, sapi-sapi itu bisa tumbuh dengan baik karena mendapatkan perawatan dan asupan makanan yang baik. Sapi itu mendapatkan makanan berupa jerami, rumput, dan campuran bekatul. Bahan makanan itu mudah didapatkan dari lingkungan sekitar. Misalnya jerami didapatkan dari tanaman padi yang usai dipanen. Begitu pula bekatul juga didapatkan dari hasil pengolahan gabah menjadi beras.

“Komposisi makanan yang diberikan pada sapi-sapi ini juga harus seimbang,” ujarnya.

Jai menjelaskan, selain mendapatkan asupan makanan yang sehat dan seimbang, sapi-sapi ternak ini juga mendapatkan perawatan maksimal. Kondisi kandang selalu dijaga kebersihannya. Begitu pula kondisi tubuh sapi-sapi itu selalu dibersihkan secara rutin. “Merawat sapi ini seperti merawat anak sendiri. Kalau kondisi badannya bersih dan kandangnya juga bersih, sapi-sapi ini merasa nyaman dan tidak stres. Akhirnya sapi-sapi ini dapat berkembang dengan cepat,” ujarnya.

Sementara itu menurut Ikhwan Safaat, ketua tim lapangan Bina Swadaya, selaku pendamping kelompok ternak Sumber Rejeki, mengungkapkan, anggota kelompok ternak Sumber Rejeki ini selain beternak sapi juga ada yang beternak kambing dan budidaya ikan air tawar. Selain itu, mereka juga mendirikan koperasi simpan pinjam.

“Peternak sapi ini juga mampu membuat kompos atau pupuk dari kotoran ternak. Selanjutnya, kompos itu digunakan untuk pemupukan di sawah. Dengan begitu, antara peternakan sapi dan pertanian bisa saling mengisi,” ujarnya. (rul/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784338770.0731 at start, 1784338770.5006 at end, 0.42750096321106 sec elapsed