Penemuan Jenazah Orang Hanyut di Bengawan Solo Kalitidu
Jenazah Diperkirakan Berusia 50 Tahun dan Jatuh Terpeleset
Minggu, 17 April 2016 15:00 WIBOleh Betty Aulia
Oleh Betty Aulia
Kota – Pemeriksaan luar terhadap jenazah korban hanyut di Bengawan Solo menunjukkan tidak adanya tanda penganiayaan. Diduga lelaki yang belum diketahui identitasnya tersebut hanyut oleh arus bengawan solo karena terpeleset.
Hal itu diungkapkan oleh Dokpol Agus Pribadi sesaat setelah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban hanyut. Kata Agus, pemeriksaan luar dilakukan oleh dia dan tim medis RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro.
“Selain tanda-tanda baju merah dan celana pendek hitam yang dikenakan, rambut korban berwarna putih alias beruban. Usianya diperkirakan 50 tahun,” kata Agus sesaat setelah melakukan pemeriksaan di kamar jenazah RSUD, Minggu (17/04).
Agus menerangkan, jenazah sampai di kamar jenazah RSUD pada sekitar pukul 13.30 WIB dengan diangkut mobil ambulans RS Bhayangkara Wahyu Tutuko yang dia dikemudikan. Pencarian jenazah oleh Tim SAR BPBD Bojonegoro memakan waktu sekitar 1 jam mulai dari pelaporan hingga ditemukan di Bengawan Solo turut Kecamatan Malo.
Baca BPBD Evakuasi Jenazah Orang Hanyut di Bengawan Solo Wilayah Kalitidu
Masih kata Agus, berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim medis RSUD bersama dirinya, pada tubuh jenazah tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. “Diduga korban hanyut oleh arus sungai sebab terpeleset,” katanya kepada beritabojonegoro.com (BBC).
Identitas jenazah hingga saat ini belum diketahui. Sementara otopsi terhadap jenazah, kata Agus, akan dilakukan petang hari ini setelah maghrib sekira pukul 19.00 WIB, sambil menunggu kabar dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya. (ety/moha)






































