Mitos Menjadi Daya Tarik Wisata Alam di Bojonegoro
Kamis, 02 Maret 2017 07:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro Kota - Kabupaten Bojonegoro memiliki beberapa wisata alam yang baru naik daun. Salah satunya adalah Kahyangan Api yang terletak di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem. Guna mendulang pengunjung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro terus melakukan perbaikan-perbaikan di wisata api abadi itu. Mulanya membangun fasilitas penting seperti toilet, kemudian gazebo.
Selain melakukan perbaikan terhadap fasilitas, Disbudpar juga mencanangkan akan menggelar beberapa tradisi sakral di Kahyangan Api. Hal ini disampaikan oleh Kasi Budaya dan Kesenian Disbudpar Yanto.
"Sebab pada wisata alam, yang menarik pengunjung bukan hanya keindahana alam. Tetapi mitos sakralnya yang terdapat pada wisata tersebut," ujarnya.
Pada Kahyangan Api, Yanto menyebutkan, mitos yang paling sesuai adalah untuk terapi. Sekarang ini di sekeliling api sudah dipagari, sehingga pengunjung bisa berdiri membelakangi api dan merasakan terapi panas di punggungnya. Rencana untuk mewujudkan nuansa sakral tersebut, pihaknya akan mengadakan kegiatan di halaman Kahyangan Api saat purnama tiba. Kegiatan akan berupa pertunjukkan seni tari kahyangan api ditambah musik klenangan.
"Tari Kahyangan Api menjadi tari menang dalam parade tari tingkat nasional di TMII pada tahun 2015 lalu," ungkapnya.
Selain kegiatan purnama dengan pertunjukkan tari kahyangan api,ke depannya, para pengunjung kahyangan api akan diminta untuk mengenakan pakaian adat ketika memasuki tempat utama.
"Kami berharap inovasi-inovasi yang dilakukan bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang datang," pungkasnya. (ver/moha)












































.md.jpg)






