News Ticker
  • Hendak Perbaiki Pengeras Suara Masjid, Marbot Masjid Pungpungan Pingsan di Atas Menara
  • Kecelakaan Beruntun di Padangan, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia
  • Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Evakuasi Warga Yang Pingsan di Atas Menara Masjid
  • Hobi Bermain Musik, Bercita-Cita Jadi Anggota Polisi
  • HUT Polwan ke-69, Polwan Polres Bojonegoro Gelar Bakti Sosial
  • Polres Bojonegoro Adakan Pengobatan Massal di Negeri Atas Angin Kecamatan Sekar
  • Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Padangan, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 100 Juta
  • Ambil Lajur Kanan, Honda Vario Tabrak Truk Trailler, Pengendara Vario Meninggal Dunia
  • Tabrak Truk Boks Parkir, Pengendara Scoopy di Sumberrejo Luka-Luka
  • Merah Putih Berhasil Dibentangkan di Puncak Bukit Cinta Negeri Atas Angin
  • Pemkab Bojonegoro Terus Upayakan Realisasi Pembangunan Dry Port
  • Diduga Pengemudi Mengantuk, Suzuki Carry Bertabrakan Dengan Truk Fuso
  • Kobarkan Semangat Merah Putih di Bukit Cinta Negeri Atas Angin
  • Kapolres Bojonegoro Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Penurunan Bendera
  • Lomba Panahan Turut Meriahkan Agustusan
  • Usai Upacara Peringatan HUT RI ke-72, Bupati Blora Lantik Kades Terpilih Pilkades Serentak
  • 2 Orang Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro Peroleh Remisi Bebas
  • Rayakan Hari Kemerdekaan RI ke-72, Ratusan Warga Kibarkan Bendera Raksasa di Perut Bumi
  • Polres Blora Musnahkan Barang Bukti Kasus Narkoba Selama Tahun 2017
  • Upacara Peringatan HUT RI ke-72 di Alun-Alun Bojonegoro, 165 Peserta Kelelahan dan Pingsan

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Oleh Vera Astanti 

Lelaki yang sudah tak muda itu asyik melayani setiap permintaan dan pertanyaan dari anak-anak yang datang di galeri kecilnya. Sebuah galeri yang berdindingkan kayu dan seng tersebut berada di daerah Kelurahan Karangpacar Kabupaten Bojonegoro. Lelaki itu kerap dipanggil Mbah Jony, seorang pembuat wayang dari kertas karton. Usianya sudah lebih dari separuh abad, lebih tepatnya sekarang ini usainya 80 tahun.

Saat ditemui BeritaBojonegoro.com, Mbah Jony mengenakan kaos berkerah warna putih dan celana kain berwarna biru tua. Tak lupa topi bertengger di kepalanya menutup rambutnya yang udah memutih seluruhnya. Giginya sudah banyak yang ompong, namun senyum tak lepas dari bibirnya melihat tingkah laku anak-anak di galeri sederhana miliknya.

Di pintu masuk galeri dipasangnya beberapa tokoh wayang dengan ukuran besar dan yang paling mahal menurutnya. Ada dewi Drupadi, Werkudara, Arjuna dan lainnya. 

"Kalau yang besar dan bolak-balik ini harganya Rp 40 ribu. Kalau yang cuma satu sisi hanya Rp 10 ribu," kata Mbah Jony.

Kemampuannya dalam menggambar wayang ini mulanya hanya iseng dilakukan ketika dia masih muda dulu. Saat dia masih kerja di Jakarta sebagai mandor bangunan. Saat hari liburnya, dia iseng meniru gambar-gambar wayang yang ada ada di pepak itu. Ternyata hasil wayangnya itu dilirik pembeli. Dia mulai menerima pesanan gambar wayang dari kertas itu.

Mbah Jony bukan asli Bojonegoro, melainkan dia dari Solo. Kemudian ikut anaknya tinggal di Bojonegoro. Dan dia melanjutkan hobinya untuk menggambar wayang ini, ternyata laku dibeli oleh anak-anak sekolah.

"Saya pernah didatangi seorang guru, saya kira bakal dimarahi. Tetapi mereka malah berterima kasih karena saya membantu mengenalkan tentang wayang kepada anak didiknya," kata Mbah Jony dengan bahasa jawa.

Mbah Jony bercerita bahwa ada tiga anak yang datang padanya minta diajari tokoh-tokoh wayang beserta ceritanya. Karena sebagai penggambar wayang, Mbah Jony telah menghapal cerita dan tokoh-tokoh wayang. Semuanya sudah di luar kepala. Bahkan untuk menggambar tokoh wayang yang ukuran kecil, bisa dia kerjakan sambil tidur selorohnya. 

"Seharusnya budaya jawa dibangkitkan lagi. Anak-anak harus dikenalkan dengan budaya Jawa," tuturnya.

Mbah Jony bahkan menantang BeritaBojonegoro.com untuk membaca aksara Jawa yang ada di atas pintu galeri wayangnya. Dan ternyata tidak mudah untuk membaca aksara Jawa bertuliskan sugeng rawuh para tamu itu. Karena itu dia senang sekali ketika ada anak-anak yang membeli karyanya dan berbincang-bincang dengan terkait budaya wayang.

Sebab bahkan anak cucunya tidak ada yang bisa meneruskan pekerjaannya menggambar wayang ini. (ver/kik)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Berita TerkiniBerita Poluler

Sosok

Sosok Dibalik Aplikasi CAS dan System e-Police Polres Bojonegoro

Sosok Dibalik Aplikasi CAS dan System e-Police Polres Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo SEBAGAIMANA diketahui, berkat ide dan gagasan cemerlang dari Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSI, ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro Pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72

Sambutan Bupati Bojonegoro Pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72

Bekerja Bersama, Bersatu Melangkah Maju Assalamu'alaikum waroh matullahi wabarokaatuh Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua Merdeka!!! Yang saya ...

Opini

Mengamalkan Nilai Pancasila Untuk Keutuhan Bangsa

Sebuah Refleksi Peringatan HUT RI ke-72

Mengamalkan Nilai Pancasila Untuk Keutuhan Bangsa

Oleh: Said Edy Wibowo*) Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa di ...

Eksis

Hobi Bermain Musik,  Bercita-Cita Jadi Anggota Polisi

Briyan Armando

Hobi Bermain Musik, Bercita-Cita Jadi Anggota Polisi

Oleh Vera Astanti TUBUHNYA besar seperti anggota tentara. Bahkan wajahnya lebih dewasa dibanding teman-teman yang ada di sekitarnya meski seharusnya ...

Pelesir

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota Buku tak harus baru. Asalkan masih bisa terbaca tulisannya dan diambil manfaatnya, bekas tidak masalah. ...

Religi

Pesan Penting Untuk Jamaah Haji Bojonegoro

Pesan Penting Untuk Jamaah Haji Bojonegoro

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes MARI kita panjatkan puji kepada Allah, yang telah melimpahkan taufik kepada kita sekalian ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Minggu, 20 Agustus 2017

Berita Foto

Bendera Dengan Ukuran 17 kali 45 Meter, Membentang Di Bengawan Solo

Bendera Dengan Ukuran 17 kali 45 Meter, Membentang Di Bengawan Solo

Oleh Vera Astanti MESKI cukup lama menunggu selesainya penjahitan bendera sebesar 17 meter kali 45 meter, akhirnya bendera tersebut bisa ...

Infotorial

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Program PHBS dan Pengelolaan Sampah di Sekolah

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Operator minyak dan gas bumi Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama pemerintah terus melakukan berbagai ...

Resensi

Peluang Sukses dengan Outliers di Sekitar Kita

Buku Outliers Karya Malcom Gladwell

Peluang Sukses dengan Outliers di Sekitar Kita

Oleh Muliyanto OUTLIERS adalah buku karya Malcom Gladwell yang bagus. Tema buku ini menarik minat saya yang ingin hidup sukses. ...

Feature

Sate Jamur Tiram yang Benar-Benar Maknyus

Kuliner

Sate Jamur Tiram yang Benar-Benar Maknyus

Oleh Muliyanto Kapas Tiada orang yang tak yang tak kenal sate, baik daging kambing, sapi, ayam, maupun lainnya. Tapi tidak ...

Teras

Menikmati Senja di Jakarta

Menikmati Senja di Jakarta

Oleh Heriyanto Jakarta Liburan Lebaran yang berbarengan dengan liburan sekolah terasa kurang lengkap apabila tidak memanfaatkannya untuk liburan. Melepas penat ...

Statistik

Hari ini

466 pengunjung

783 halaman dibuka

130 pengunjung online

Bulan ini

67.309 pengunjung

192.419 halaman dibuka

Tahun ini

687.675 pengunjung

2.781.305 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 516.433

Indonesia: 10.717

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015