Musim Haji 2017
Calon Jemaah Haji Diminta Mulai Mempersiapkan Kondisi Fisik
Senin, 27 Maret 2017 20:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro Kota - Musim haji 2017 akan segera tiba. Calon jemaah haji yang akan menunaikan Rukun Islam kelima tahun ini diimbau untuk segera memeriksa kondisi kesehatannya serta sering melakukan olahraga fisik.
Kasi Pengendali Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro Kun Sucahyono, mengatakan, untuk memahami resiko kesehatan yang dialami dan akan dihadapi saat menunaikan ibadah haji. Pihaknya mengimbau para calon tamu Allah SWT ini untuk mempersiapkan fisiknya sebelum terbang ke Tanah Suci.
Kun Sucahyono menjelaskan, haji merupakan ibadah fisik. Sehingga, jemaah harus memiliki kebugaran fisik yang prima. "Maka mulai lakukan latihan fisik," ucapnya.
Salah satunya dengan olahraga jalan kaki setiap hari minimal 30 menit. Paling tidak, kata dia, jemaah harus melatih fisiknya tiga sampai lima kali dalam satu pekan. Cuaca panas ekstrem yang akan dihadapi di Arab Saudi, kata dia, memiliki resiko heat stroke.
"Heat stroke itu akibat tekanan panas yang menyebabkan gangguan berbagai organ, termasuk organ otak, sehingga para jemaah asal Bojonegoro diwajibkan untuk sering olahraga," imbuhnya.
Kun Sucahyono mengungkapkan, tahun ini jemaah haji Indonesia didominasi usia 50 tahun ke atas. Usia jemaah haji di atas 50 tahun, kata dia, mencapai 70 persen. Pemeriksaan kesehatan awal kepada jemaah telah dilakukan di Puskesmas. Kemenkes menargetkan tidak ada jemaah haji yang tidak terjangkau layanan kesehatan.
Di Puskesmas, resiko kesehatan para jemaah bisa dikenali. Tahap selanjutnya, kata dia, identifikasi resiko untuk kemudian diberikan pembinaan. "Ya nanti diobati, kalau perlu dirujuk," kata dia.
Pusat Kesehatan Haji menegaskan, calon jemaah haji harus memenuhi syarat istita'ah (mampu) secara kesehatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan tahun 2015. Karena itu, pembinaan kesehatan dilakukan kepada jemaah. (mol/tap)












































.md.jpg)






