Saksikan Karya Enam Perupa di Pameran Rupanem
Selasa, 09 Mei 2017 19:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro Kota - Seni rupa di Bojonegoro terus menunjukkan geliatnya Setelah beberapa lalu digelar pameran Luh Dewi Sri oleh seniman muda Dwi Putra PP, kali ini enam perupa Bojonegoro beraksi dalam pameran sketsa Rupanem. Pameran ini diselenggarakan selama lima hari, yang dimulai Minggu lalu (07/05/2017) sampai Kamis (11/05/2017) di studio Pug - Pug yang di Jalan Sermamaun Desa Banjarjo Kecamatan Bojonegoro.
Rupanem dipilih sebagai judul pameran merujuk bahwa ada enam perupa yang mengikuti pameran ini. Keenam perupa itu adalah Ekopeye Fiberman, Anugrah AH, S John, Suluh Widhi, Siti Susilowati, dan Titin Tinari. Tidak ada tema tertentu pada karya – karya yang mereka pamerkan. Beragam gambar dari beberapa macam media mereka pajang di dinding studio. Kurang lebih ada seratus karya.
"Kami memang ingin memberikan kesempatan pada teman-teman yang belum pernah ikut pameran untuk memamerkan karyanya di publik," kata Ekopeye, penggagas pameran.
Menurut Eko, pada pameran kali ini ada dua guru yang ikut dalam kegiatan ini. Diharapkan dari langkah-langkah kecil ini, ke depannya para guru seni juga akan menggelar pameran karya sendiri.
"Untuk pameran ini, saya mengeksplore sandur. Lima sketsa yang saya pamerkan ini membutuhkan waktu hanya seminggu pembuatannya," tukas Eko.
Pada sketsa milik Eko, dia menggunakan tinta cina di kanvas. Alasannya memilih sandur, dia juga ingin mengenalkan kesenian sandur yang ada di Bojonegoro lewat karya seni rupa milknya.
Berbeda dengan Eko, perupa Anugrah AH, menggunakan spidol dan ampas kopi dalam membuat sketsa. Ada beberapa gambar yang sangat kental nuansa Bojonegoronya. Seperti Sumur Tua Wonocolo dan juga jembatan Kali Ketek. “Saya ke lokasi langsung saat membuatnya,” katanya. (ver/moha)












































.md.jpg)






