News Ticker
  • 16 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini
  • Maling Motor di Gudang J&T Cargo Baureno Babak Belur Dihajar Massa, Pelaku Berhasil Ditangkap di Sawah
  • Kementerian HAM Kantor Wilayah Jawa Timur Gelar Analisa dan Evaluasi Produk Hukum Daerah di Bojonegoro
  • 4 Mouse Wireless Logitech M650 Terbaik
  • Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Bojonegoro Ikuti Evaluasi EPSS 2026 Bersama BPS
  • Depresi dan Cemas Bisa Pangkas Harapan Hidup Hingga 20 Tahun
  • 15 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Juli 2026
  • Dekranasda Bojonegoro Promosikan Produk Unggulan UMKM Makassar
  • 200 Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar KKN di Bojonegoro, Fokus Mengabdi di Kanor dan Sumberrejo
  • Siapkan Lulusan SMA dan SMK Masuk Dunia Kerja, Disperinaker Bojonegoro Gelar Career Booster Session
  • 14 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Juli 2026
  • Masa Libur Sekolah 2026, Volume Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Naik 13 Persen
  • PMI Bojonegoro Gandeng Australia Red Cross Perkuat Pelayanan Bencana di DAS Bengawan Solo
  • Pelajar SMAN 1 Bojonegoro Raih Juara I Duta SMA Jatim, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
  • Pengurus MUI Jawa Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp6 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
TKD Ngampel 2 Tahun Mangkrak, DPRD Nilai Berpotensi Merugikan Desa Ratusan Juta

TKD Ngampel 2 Tahun Mangkrak, DPRD Nilai Berpotensi Merugikan Desa Ratusan Juta

Oleh Piping Dian Permadi 

Bojonegoro Kota - Tanah kas desa (TKD) Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro yang berada tepat di Jalan Pemuda sudah dua tahun mangkrak. Salah satu pimpinan DPRD Kabupaten Bojonegoro sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (19/05/2017) siang dan cukup menyayangkan kondisi di lapangan, karena tanah seluas kurang lebih 2 hektare itu tidak dapat menyumbang pendapatan asli desa (PAD) selama 2 tahun.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Priyanto kepada beritabojonrgoro.com mengatakan tanah kas desa Ngampel di sana dulunya adalah tanah pertanian produktif dan mampu menyumbang PAD. Saat ini sudah beralih fungsi dari lahan pertanian menjadi pekarangan karena sudah dilakukan pengurukan dan menjadi aset yang tidak produktif.

"Hal ini memicu potensi kerugian negara karena tidak dilakukan pembangunan apapun. Selain itu pagar seng yang ditempatkan mengelilingi lahan juga mengganggu pemandangan dan menimbulkan kerawanan kecelakaan lalu lintas," ujar Sukur.

Sukur mempertanyakan tanggung jawab Pemdes Ngampel terkait kondisi ini dan meminta pemerintah kabupaten DPMD, kabag pemerintahan desa, dan Satpol PP untuk segera menertibkan pagar seng yang dinilai mengganggu pemandangan dan menimbulkan kerawanan laka lantas.

Kata dia setiap aset punya nilai apraisal dan aset desa seluas kurang lebih 2 hektare itu kalau aset disewakan bisa mencapai Rp 50 - 100 juta dalam setahun, kalau dua tahun bisa lebih. " Desa itu kan punya sumber - sumber penghasilan desa salah satunya TKD, kalau tidak disewakan menimbulkan potensi kerugian desa," jelas politisi Partai Demokrat itu.

DPRD ingin mempertanyakan ke pihak desa sampai sejauh mana perkembangan pengelolaan aset desa tersebut karena menurutnya lokasi yang cukup strategis tidak boleh dibiarkan begitu saja.

"Kami ingin mengingatkan kepada pemerintah daerah dan mempertanyakan kepada desa keberadaan tanah tersebut," pungkasnya. 

Kepala Desa Ngampel Pudjianto ketika dikonfirmasi beritabojonegoro.com mengatakan saat ini proses pembangunan Pasar Desa Ngampel diatas lahan TKD masih dalam proses. Pihaknya sudah mengajukan izin AMDAL pertanggal 30 Maret 2017 kepada pihak Pemkab Bojonegoro.

" Nanti kan provinsi yang menangani, kita kan niatnya mau dibangun sejak diurus dulu masih ditunda - tunda, sudah di musyawarahkan begitu ada nilai kan maunya dibangun. Karena belum ada izin izin kan tidak bisa dibangun karena pemkab lama ngurus izin mau gimana lagi," cetus Pudjianto.

Menurut Pudjianto tuduhan penelantaran aset itu dinilai tidak benar olehnya. Pasalnya pemdes dan masyarakat juga ingin segera dibangun pasar di sana, tapi proses perizinan masih berjalan. Kata dia kalau mau ditelantarkan itu kalau tidak dibangun tapi ini mau dibangun, jadi tidak ditelantarkan. 

" Masyarakat juga ingin dibangun, dan IMB  HO, sudah kita ajukan izin , izin dari BLH sini masih dibahas internal," pungkasnya.

Untuk diketahui dalam proses pembangunan Pasar Desa Ngampel, pemdes dan pihak swasta pengerjaan proyek memang sempat melanggar aturan dimana proses pembangunan pasar waktu itu tidak mengantongi izin. Akhirnya pemkab menghentikan pembangunan pasar di sana dan akibatnya hingga kurang lebih 2 tahun aset TKD Ngampel mangkrak. (pin/kik)

 

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

15 Juli dalam Sejarah

Tahukah Anda

15 Juli dalam Sejarah

Tanggal 15 Juli menyimpan banyak catatan penting dalam lembaran sejarah dunia dari berbagai era. Mulai dari penemuan arkeologi yang mengubah ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784170603.5382 at start, 1784170603.8846 at end, 0.34637403488159 sec elapsed