Selama Puasa, Konsumsi Frozen Food Meningkat
Selasa, 30 Mei 2017 10:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro - Baru tiga hari menjalani puasa Ramadan, namun kebutuhan masyarakat terhadap makanan cepat saji cukup meningkat. Makanan cepat saji seperti frozen food dinilai lebih praktis dimasak untuk santapan maupun kudapan.
Kebutuhan akan frozen food inilah mendongkrak penjualan frozen food. Seperti yang dialami Ardi Nafianto (22) warga Sumbang Bojonegoro. Menurutnya saat puasa ini memang mengalami peningkatan terhadap penjualan frozen food.
"Yang paling banyak dicari yakni sejenis pentol yang ditusuk dan aneka sosis, tofu, dan lainnya," kata Ardi, Selasa (30/05/2017).
Untuk harganya bervariasi mulai Rp 7.000 sampai dengan Rp 17.000. Tergantung jenis frozen food dan bermerk atau tidak. Untuk jenis pentol itu harganya mulai Rp 11.000 sampai dengan Rp 15.000.
Menurut Ardi, dalam seminggu dia bisa mendapat kiriman sampai 30 karton. Sedangkan ketika bulan puasa ini, bisa dipastikan akan bertambah.
"Kalau untuk kadaluwarsa, makanan beku seperti ini bisa tahan 3-4 bulan," imbuhnya.
Rini (40) warga Kapas mengaku menjual frozen food lebih mudah. Lantaran baik anak sampai dewasa mengonsumsinya.
"Lagipula pilihannya banyak, tidak hanya terpaku pada sosis maupun pentol saja. Harganya juga cuma Rp 500 per bijinya," katanya.
Rini membuka warung kecil di depan rumahnya, dan meladeni para pembelinya setelah berbuka puasa. Menurutnya sebelum maupun setelah terawih maka warungnya akan ramai oleh pembeli. (ver/kik)












































.md.jpg)






