Masuk Bulan Ramadan, Penjualan Produk Bojonegoro Turun
Senin, 05 Juni 2017 22:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Bojonegoro Kota - Pmeran produk di Galeri UMKM (Usaha Menengah Kecil dan mikro) di Jalan Patimura Bojonegoro, telah berjalan selama tiga bulan. Di dalam galeri tersebut, terdapat produk-produk lokal dari masing-masing kecamatan se Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 28 Kecamatan memamerkan produk unggulan yang dimilikinya, mulai dari batik, kerajinan kayu, marmer, produk kerajinan rumahan dan lainnya. Namun memasuki bulan Ramadan ini, penjualan produk khas Bojonegoro di Galeri UMKM alami penurunan.
Hal ini disampaikan oleh Dewi Rosita selaku kasir di Galeri UMKM tersebut. Menurutnya, pada bulan ramadan ini, yang paling banyak dicari adalah makanan. Sedangkan di galeri, memang belum banyak jajanan, meski terdapat beberapa produk pangan lokal seperi tepung mokaf.
"Kunjungan ke galeri ini memang mengalami penurunan, tetapi masih ada permintaan batik yang kami terima," ujarnya.
Saat ini pihaknya memang belum melakukan promosi, selain lewat lisan saja. Bahwa di Galeri UMKM ini terdapat produk-produk semua kecamatan. Sehingga tidak perlu mendatangi pengrajinnya, pemesanan barang cukup dilakukan di Galeri UMKM saja.
"Biasanya pengunjung memilih batik dari segi kualitasnya. Karena di sini banyak batik dari pengrajin yang berbeda," pungkas Dewi. (ver/inc)












































.md.jpg)






