Panen Melimpah, Cabai Alami Penurunan Harga
Rabu, 05 Juli 2017 18:00 WIBOleh Priyo Spd
Oleh Priyo Spd
Blora – Panen cabai tak membuat para petani tersenyum. Sebab, harga cabai saat musim panen cenderung tak menguntungkan petani. Seperti yang terjadi di Desa ketileng Kecamatan Todanan, para petani mengeluh lantaran harga cabai yang semakin turun.
Ahmad Said, salah satu petani mengaku dalam kurun waktu seminggu harga cabai di kalangan petani turun tiga kali. Hal ini tentu membuat para petani resah dan khawatir.
“Seminggu yang lalu masih Rp18.000/Kg tapi sekarang hanya Rp6.000/Kg," jelasnya, Rabu(05/07/2017).
Menurutnya, turunnya harga cabai yang begitu banyak di sebabkan stok cabai merah melimpah sehingga harga menjadi turun. "Banyak para petani cabai yang berhasil dan hasil cabainya bagus. Sehingga membuat stok cabai melimpah,” lanjutnya.
Sementara itu petani lain, Mursidi mengaku rendahnya harga cabai membuat petani mulai resah para petani takut jika harga cabai terus mengalami penurunan.
"Kalau turun terus tentu akan rugi, terlebih biaya produksi dan perawatan cabai saat ini mahal. Para petani jagung berharap, saat panen selanjutnya harga cabai bisa stabil dan bersahabat dengan kantong petani sehingga para petani tidak merugi.
“Kalau bisa harga ya stabil baik saat panen sehingga nantinya para petani tidak merugi," harapnya
Saat ini para petani cabai di blora rata rata sudah memasuki masa panen yang ke 8 dari tanaman cabai nya. dari 8 kali panen tersebut kualitas cabai masih cukup baik dan memiliki kualitas yang baik dan bisa bersaing dipasaran. (teg/moha)












































.md.jpg)






