News Ticker
  • Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Semeru 2018 Digelar di Bojonegoro
  • Tim Teknologi Informasi EMCL Berbagi Ilmu di SMKN 1 dan SMKN 2 Bojonegoro
  • Virus Goyang Dayung Merambah Pada Pelajar di Tuban
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya

Hari Jadi Ke-340 Kabupaten Bojonegoro dan Hari Jadi Ke-5 Kecamatan Gayam

Optimisme, Sinergi dan Pelestarian Budaya dalam Festival Banyu Urip

Oleh Imam Nurcahyo

Bojonegoro - Menginjak usia ke-340, Bojonegoro dan masyarakatnya sudah semakin bertumbuh. Nama Kabupaten Bojonegoro kini sudah sangat familiar di telinga masyarakat nusantara. Prestasi demi prestasi diraih Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Angka kemiskinan menurun, pendapatan daerah meningkat. Geliat ekonomi masyarakat tumbuh dan berkembang seiring dengan bergulirnya industri minyak dan gas bumi di kota ledre ini. “Meski masih ada yang harus dievaluasi dan perlu inovasi, namun kita patut berbangga dengan semangat positif dan kemandirian masyarakat yang semakin hari kian meningkat,” ucap Bupati Dr Suyoto M.Si.

Bojonegoro yang sebelumnya masuk daftar kabupaten termiskin, sekarang telah berhasil keluar dari daftar sepuluh kabupaten termiskin di Jatim.  Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, Bojonegoro berada di urutan 11 kabupaten/kota untuk jumlah penduduk miskin di Jawa Timur. Pada 2015 jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bojonegoro sebanyak 193.990 jiwa (15,71 persen) dan pada data terbaru yang dirilis BPS, jumlah tersebut turun menjadi 180.990 jiwa (14,60 persen). “Sinergi antara pemkab dan perusahaan migas ini harus terus ditingkatkan untuk mengurangi jumlah kemiskinan di Bojonegoro,” kata Kang Yoto.

Semangat dan optimisme itu pula lah yang ditunjukkan masyarakat Gayam dalam memperingati Hari Jadi ke-340 Kabupaten Bojonegoro dan Hari Jadi ke-5 Kecamatan Gayam. Semangat kemandirian dan semangat bersinergi dalam memaksimalkan potensi yang ada. Semua ini dikemas dalam Festival Banyu Urip 2017.

Karang taruna, ibu-ibu PKK, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan berbagai elemen masyarakat bersama-sama menyukseskan acara tahunan ini. Tahun ini, Festival Banyu Urip mengambil tema "Harmoni Energi dan Budaya Banyu Urip Untuk Negeri". Sebuah kalimat yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kemandirian serta kontribusi untuk negara tercinta.

Festival Banyu Urip yang akan dilaksanakan pada 4-5 November kali ini akan disemarakkan dengan berbagai serial kegiatan. Mulai dari pameran potensi Gayam, Diskusi Kepemudaan bersama tokoh muda nasional, senam kolosal Perwosi, Ngopi Bareng 1000 cangkir kopi kothok, pagelaran kesenian tradisional, parade band pelajar, hingga acara ngonthel bareng "Tour d'Gayam".  Acara puncak akan digemparkan dengan kehadiran Emha Ainun Najib atau Cak Nun bersama Kiai Kanjengnya di Lapangan Sepak Bola Gayam.

Kemeriahan ini semata-mata untuk menggelorakan semangat para pemuda dan seluruh elemen masyarakat Kecamatan Gayam agar terus tumbuh. Lebih daripada itu, melalui hajat tahunan ini, diharapkan akan memperteguh semangat kebersamaan dan saling mendukung satu sama lain. "Kita harapkan ini menjadi ajang mempererat hubungan baik diantara kita, keluarga besar Kecamatan Gayam," ungkap Camat Hartono.

Menurutnya, kekayaan alam dari tanah kecamatan ini adalah anugerah yang harus disyukuri. Proyek negara di Lapangan Banyu Urip, kata dia, harus disukseskan bersama-sama. Berbagai upaya yang dilakukan oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dalam menjalankan operasi dan program-program kemasyarakatan harus didukung semua pihak.

 "Kita semua bisa lihat, Gayam sekarang sudah semakin maju. Ayo terus bersama kita tingkatkan," ajaknya menggebu.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Ali Masyhar mengatakan bahwa program-program kemasyarakatan yang digulirkan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) migas turut mempercepat pembangunan Kabupaten Bojonegoro. Namun demikian, kata dia, program kemasyarakatan dari perusahaan hanya sebagai pelengkap program pemerintah. Oleh karena itu, dukungan masyarakat terhadap suksesnya proyek negara ini sangatlah penting.

"Ini adalah berkah yang harus disyukuri. Mari kita jaga bersama-sama agar berkah ini bisa membawa kemakmuran masyarakat,” pesan Ali seraya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-340 Kabupaten Bojonegoro dan berharap semoga Bojonegoro Semakin Matoh, Makmur dan Sejahtera. Bersatu melangkah maju. (inc/moha)

 

 

 

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

3.195 kunjungan

5.760 halaman dibuka

102 pengunjung online

Bulan ini

60.281 kunjungan

107.777 halaman dibuka

Tahun ini

988.589 kunjungan

1.735.182 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015