Disambar Petir, Warga Kepohbaru Masih Bertahan Hidup
Senin, 11 Desember 2017 10:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Kepohbaru) - Seorang warga Desa Bumirejo Kecamaan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro bernama Mukain (50), pada Minggu (10/12/2017) sekira pukul 14.30 WIB kemarin siang, disambar petir, di persawahan turut Desa Tlogorejo Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro. Saat itu, korban sedang bekerja di wawah miliknya bersama saksi Anwar (60) dan Munandim (45) yang keduanya merupakan tetangga korban. Beruntung, dalam peristiwa tersebut nyawa korban masih terselamatkan dan korban mampu bertahan hidup.

Menurut keterangan Kapolsek Kepohbaru, AKP Yasimbang, yang dikutip dari keterangan saksi Anwar (60) dan Munandim (45), keduanya masih tetangga korban, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Minggu (10/12/2107)sekira pukul 14.30 WIB, korban bersama saksi sedang bekerja di sawah dan saat itu cuaca sedang turun hujan rintik-rintik namun disertai gemuruh petir.
“Tiba-tiba tubuh korban tersambar petir hingga terpental dan korban tidak sadarkan diri,” terang Kapolsek sebagai-mana dituturkan para saksi.
Mengetahui hal tersebut, kedua saksi segera berupaya menolong korban dengan membawa korban ke Puskesmas Kepohbaru dan selanjutnnya peristiwa tersebut dilaporkan pada perangkat desa setempat lalu diteruskan ke Mapolsek Kepohbaru.
“Korban mengalami luka bakar, namun beruntung, nyawa korban masih terselamatkan dan korba masih bertahan hidup,” lanjut Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, setelah pihaknya menerima laporan, Kapolsek bersama petugas segera mendatangi korban di puskesmas setempat guna melakukan pengecekan.
“Korban masih hidup namun harus segera di rujuk ke RSUD Bojonegoro, guna mendapatkan penanganan yang lebih intensif.” lanjut Kapolsek.
Menyikapi peristiwa tersebut, tak lupa melalui media ini Kapolsek menghimbau kepada warga masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Kepohbaru agar disaat cuaca buruk, utamanya saat turun hujan yang disertai petir, agar tidak berada di tempat terbuka seperti pesawahan atau lapangan.
“Sehingga, kejadian tersambar petir di sawah tidak terjadi kembali.” pungkasnya.


































.md.jpg)






