News Ticker
  • Kapolsek Gayam Sayangkan, Alat Berat Proyek Gas JTB Terlibat Laka Lantas
  • Kirab Gunungan Buka Gelaran Festival Sentono di Kradenan Blora
  • Kemendesa PDTT Bantu Pembangunan Sarpras Agribisnis Ayam Joper Desa Brabowan Blora
  • Rumah Mbah Nyaminah, Warga Balen Bojonegoro Yang Roboh, Segera Dibangun Kembali
  • Diduga Akibat Selang Elpiji Bocor, 3 Rumah Warga Kedungadem Bojonegoro Terbakar
  • Masyarakat dan Karyawan EMCL Berbaur dalam Kerja Bakti Sukarelawan di Desa Manukan
  • Kondisi Air Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Lebihi Ambang Batas Baku Mutu
  • Harga Cabai Merah Besar di Bojonegoro Turun, Petani Merugi
  • Optimalisasi Penanggulangan Karhutla, Polres Bojonegoro Gelar Rakor dengan Instansi Terkait
  • Polisi di Bojonegoro Bongkar Makam 2 Warga Kedungadem untuk Dilakukan Diotopsi
  • Kembangkan Ekonomi Kreatif, Pemkab Bojonegoro Tandatangani MoU dengan ICCN
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 18 September 2019
  • Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Dapat Sosialisasi Saber Pungli
  • Tiga Sekolah Swasta di Blora Terima Bantuan Hibah Barang Milik Daerah
  • Sat Lantas Polres Blora Droping 15 Tangki Air Bersih, Untuk Warga Desa Jepangrejo
  • Malam Tirakatan, Sedulur Sikep Samin Blora, Gelar Pertunjukan Wayang Kulit
  • 2 Orang Warga Kedungadem Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah
  • Pimpinan DPRD Kabupaten Bojonegoro Masa Jabatan 2019-2024, Dilantik
  • Pemdes Pengkol Tambakrejo Bojonegoro, Gelar Pelatihan Budidaya Jamur Tiram
  • Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 17 September 2019
  • Satukan Visi Jogo Jawa Timur, Kapolda Jatim Kumpul Bareng Warganet
  • Komitmen Pertamina EP Jaga Lingkungan Cukup Kuat
  • Bojonegoro Raih Penghargaan Kabupaten Peduli Olah Raga dari Gubernur Jatim
  • Kirab Pusaka Ki Andong Sari, di Kelurahan Ledok Kulon Bojonegoro Berjalan Meriah
  • Ketua Umum KONI Bojonegoro Lantik Pengurus Perwosi

Program Pengembangan Sekolah SKK Migas - EMCL

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

*Oleh Imam Nurcahyo

SUASANA tenang dan asri sangat terasa saat memasuki pintu masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gayam, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Ratusan siswa di masing-masing ruangan kelas nampak mengikuti pelajaran dengan riang gembira. Tidak ada raut ketegangan saat para guru memberikan mata pelajaran. Di sebuah ruangan, terlihat seorang siswa dengan semangat memeragakan sebuah teori dari mata pelajaran matematika menggunakan alat peraga di tangannya. Meski waktu istirahat siang sudah tiba, namun tidak menyurutkan semangat belajar para siswa untuk menuntut ilmu.

Wahyudi melangkah perlahan menelusuri lorong kelas sambil sesekali tersenyum bangga. Sambil menunjukkan berbagai lokasi dan kegiatan, Kepala Sekolah SMPN 1 Gayam ini semangat bercerita. Kemajuan-kemajuan yang dicapai sekolah tersebut diceritakannya satu persatu. Dari semua yang diupayakan, setidaknya sekarang dia tidak lagi khawatir anak didiknya meloncat pagar dan meninggalkan kelas pada jam-jam pelajaran terakhir. Tidak lagi menelusuri gang-gang sempit hanya untuk menemukan siswa merokok atau bersantai ria meski jam sekolah belum berakhir.

"Sejak tiga tahun terakhir, sudah tidak ada lagi siswa yang membolos," katanya bangga.

Mengubah kebiasaan dan perilaku siswa yang terjadi dari tahun ke tahun dalam lingkungan yang sama tidaklah mudah. Butuh perhatian khusus dan kesabaran ekstra untuk melakukan hal tersebut, terlebih di daerah yang tergolong pelosok seperti di Desa Gayam kala itu.

"Semua perubahan tersebut kami raih dengan kerja keras dan dukungan dari ExxonMobil melalui berbagai program yang diberikan," tegasnya.

Teknik pembelajaran yang tidak hanya sekedar teori mulai dipraktekkan semua guru. Tidak hanya sekedar berceramah atau bercerita saja, tetapi siswa dibebaskan untuk mendapatkan cara belajarnya sendiri.

Cara belajar yang menyenangkan tentu akan membuat siswa betah belajar di sekolah. Berbagai metode pembelajaran juga diberikan agar lebih mudah dipahami dan dimengerti. Cara seperti ini ternyata memberikan dampak yang luar biasa. 

"Jika tiga atau empat tahun kebelakang banyak siswa yang putus sekolah atau tidak melanjutkan ke jenjang selanjutnya, sekarang ini hampir 90 persen telah menyelesaikan sekolah dan melanjutkan ke tingkat SMA dan SMK," imbuhnya.  

Berbagai prestasi juga mulai diraih, salah satunya meraih juara 1 Majalah Dinding (Mading) Sekolah Tingkat Kabupaten. Para siswa menunjukkan bakat menulisnya melalui kelas jurnalistik.

"Banyak sekali manfaat program yang kami dapatkan, utamanya pola pikir guru," kata Wahyudi.

Semangat kebersamaan itu disambut baik oleh Komite Sekolah. Jika sebelumnya, sulit sekali menyatukan pemahaman demi kemajuan sekolah, maka kondisi kali ini sangat berbeda. Sejak dua tahun terakhir, peran Komite Sekolah sangat terasa. 

"Dengan dukungan Komite Sekolah, orang tua siswa turut serta mendukung pembangunan fisik maupun mental di sekolah kami," tambahnya. 

Dengan semangat perubahan itulah, sejak tahun 2015 lalu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bermitra dengan Yayasan Putera Sampoerna melaksanakan Program Pengembangan Sekolah di SMP Negeri 1 Gayam.

"Tidak hanya di SMPN 1 Gayam saja, tetapi juga 5 sekolah lainnya di Bojonegoro dan 6 sekolah di Tuban," kata Direktur Yayasan Putera Sampoerna, Elan Merdy.

Hingga tahun 2017 ini, Program Pengembangan Sekolah telah melakulan beberapa program peningkatan profesianalisme guru, peningkatan kapasitas manajemen dan tata kelola sekolah, pemberdayaan partisipasi komunitas sekolah, dan peningkatan program kapasitas siswa di sekolah. Selain itu program ini juga menyediakan berbagai sumber belajar misalnya peralatan laboratorium IPA, penambahan koleksi buku perpustakaan, serta peralatan pendukung kegiatan ekstra kurikuler siswa, yang bertujuan untuk mendukung ke-empat hal tersebut di atas.

"Ada 253 guru, dan  lebih dari 6,000 siswa SMP dan SMA mendapatkan manfaat dari program ini," tuturnya.

Program ini juga melibatkan partisipasi aktif Dinas Pendidikan dan masyarakat setempat. Kerjasama dengan pemerintah ini menjadi penting karena program kemasyarakatan tidak untuk menggantikan peran pemerintah. Koordinasi dan komunikasi terus dilakukan agar tetap pada visi yang sama. Sinergi ini memberikan dorongan yang positif bagi kemajuan pembangunan pendidikan yang berkelanjutan. “Kami sadari bahwa di Bojonegoro dan Tuban pemerintahnya sangat mendukung,” ucap Elan.

External Affairs Manager EMCL, Dave A Seta menyampaikan bahwa Program Pengembangan Sekolah merupakan perwujudan komitmen EMCL dalam berkontribusi untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. 

Dave menambahkan, upaya EMCL melalui prakarsa pendidikan diutamakan pada solusi untuk terus memperbaiki proses belajar-mengajar. Program pendidikan yang diprakarsai EMCL, lanjut dia, ditujukan kepada para guru dan manajemen sekolah untuk membuat situasi belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan dan aktif.

Hampir 3.000 guru di Kabupaten Bojonegoro, Blora, dan Tuban telah memanfaatkan program pendidikan EMCL. Guru tersebut terdiri dari guru pendidikan anak usia dini, guru sekolah dasar hingga guru sekolah menengah. Lebih dari 33.000 pelajar telah disentuh oleh program ini. Mereka pun sekarang memiliki sekolah yang lebih baik—ruang kelas yang layak, kamar kecil yang bersih, laboratorium, dan perpustakaan. Lebih dari 90 gedung sekolah telah diperbaiki.

“Pelajar adalah bibit yang mesti kita rawat agar memungkinkan mereka menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya. (*/imm)

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Video: Semarak Gapura Kemerdekaan Polres Bojonegoro

Videotorial

Video: Semarak Gapura Kemerdekaan Polres Bojonegoro

Jelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke74, Polres Bojonegoro bersama Polsek jajaran, dirikan gapura di depan pintu ...

Berita Video

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Gayam Bojonegoro

Berita Video

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Gayam Bojonegoro

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah yang sekaligus dipergunakan sebagai tempat penggilingan padi, milik Moh Uzaini (58), warga Desa Gayam RT 004 ...

Teras

Hukum Mengapung di Atas Samudera Etika

Hukum Mengapung di Atas Samudera Etika

*Oleh Muhammad Roqib Akhir-akhir ini Prof. Dr. Jimly Asshidiqie, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi , memberi perhatian lebih pada pentingnya etika ...

Opini

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

Muhammad Abdul Qohhar Editor Imam Nurcahyo

‘Sesat Pikir’ atas Keberadaan Media Siber

PAGI sangat cerah, seperti hari-hari sebelumnya. Tapi saat tengah menikmati kopi panas, beberapa pesan masuk berantai dengan disertai gambar tulisan ...

Quote

Pendekatan

Quote

Pendekatan

Seorang kepala sekolah selalu datang 30 menit sebelum jadwal pelajaran dimulai atau pintu gerbang ditutup untuk memberi salam, berjabat tangan ...

Sosok

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Serba-Serbi Pemilu 2019

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Bojonegoro - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 telah usai dilaksananan dan perolehan suara partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat ...

Eksis

Talenta Kartika Putri, Pelajar SD Asal Blora Peraih Juara 3 Lomba Sempoa Tingkat Nasional

Talenta Kartika Putri, Pelajar SD Asal Blora Peraih Juara 3 Lomba Sempoa Tingkat Nasional

Blora - Prestasi membanggakan datang dari putra daerah Kabupaten Blora. Dia adalah Talenta Kartika Putri (11), siswi SDN Kunden 1 ...

Infotorial

Program Semai Benih Bangsa: Sekolah PAUD Berkualitas, Siapkan Generasi Emas

Program Semai Benih Bangsa: Sekolah PAUD Berkualitas, Siapkan Generasi Emas

Usia 6 tahun pertama adalah masa keemasan dan fase terpenting dalam pertumbuhan anak. Pada kurun usia tersebut, perkembangan otak anak ...

Berita Foto

Foto Aksi Unjuk Rasa Warga Desa Ngampel di Pendapa Pemkab Bojonegoro

Berita Foto

Foto Aksi Unjuk Rasa Warga Desa Ngampel di Pendapa Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro - Diberitakan sebelumnya, warga masyarakat Desa Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (14/08/2019), menggelar unjuk rasa (unras) atau ...

Feature

Ngadoellah Warga Campurejo Bojonegoro ini Tekuni Pembibitan Kelengkeng Jenis Diamond River

Ngadoellah Warga Campurejo Bojonegoro ini Tekuni Pembibitan Kelengkeng Jenis Diamond River

Bojonegoro - Berawal dari kegemarannya merawat segala jenis tanaman, Ngadoellah (56) akhirnya menekuni pembibitan tanaman kelengkeng jenis diamond river. Hampir ...

Religi

Tolong Menolong Meringankan Sesama

Tolong Menolong Meringankan Sesama

HIDUP itu bagaikan sebuah bangunan, yang saling menopang antara unsur yang satu dengan unsur yang lainya, karena itu setiap muslim ...

Pelesir

Wisata Edukasi Gerabah Malo Bojonegoro, Tawarkan Motif Kendi "Pinarak Bojonegoro"

Wisata Edukasi Gerabah Malo Bojonegoro, Tawarkan Motif Kendi "Pinarak Bojonegoro"

Bojonegoro - Wisata Edukasi Gerabah di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, selalu berbenah dan menciptakan model-model terbaru. Selain motif ...

Hiburan

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 18 September 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat Bojonegoro 18 September 2019

Rencana Kegiatan Masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (18/09/2019): KEGIATAN MASYARAKAT KOMERSIAL Waktu: Pukul 17.00 WIB s/d Selesai Tempat: Desa ...

Statistik

Hari ini

19.142 kunjungan

26.957 halaman dibuka

275 pengunjung online

Bulan ini

113.127 kunjungan

167.875 halaman dibuka

Tahun ini

1.431.940 kunjungan

2.265.906 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015