Kapan Waktu Terbaik Olahraga Saat Puasa? Ini Penjelasan Medisnya
Jumat, 27 Februari 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Menjalankan ibadah puasa bukan berarti harus berhenti total dari aktivitas fisik. Justru, olahraga ringan sangat dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh dan kelancaran metabolisme. Namun, tantangan utamanya adalah mengatur waktu agar tubuh tidak mengalami dehidrasi atau kelelahan ekstrem.
Berdasarkan panduan kesehatan, kunci utama berolahraga saat puasa terletak pada pemilihan waktu yang tepat agar cadangan energi tetap terjaga.
Para ahli kesehatan menyarankan tiga jendela waktu utama bagi Anda yang ingin tetap aktif selama bulan suci, yaitu menjelang waktu berbuka (sore hari), setelah berbuka puasa, dan setelah sahur.
Menjelang waktu berbuka (sore hari) adalah waktu yang paling populer. Berolahraga sekitar 30–60 menit sebelum berbuka memungkinkan tubuh segera mendapatkan asupan energi dan cairan begitu latihan selesai. Namun, pastikan intensitasnya tetap rendah agar tidak terjadi hipoglikemia (kadar gula darah rendah).
Waktu setelah berbuka puasa dianggap paling aman secara medis. Setelah berbuka dengan makanan ringan dan air, tubuh telah mendapatkan kembali energinya. Anda bisa melakukan olahraga dengan intensitas yang sedikit lebih tinggi sekitar 2–3 jam setelah makan besar.
Bagi Anda yang terbiasa bangun pagi, olahraga ringan setelah sahur bisa dilakukan. Keuntungannya, tubuh masih memiliki energi dari makanan sahur. Namun, perlu diingat bahwa Anda harus menyimpan energi untuk beraktivitas hingga petang, sehingga sangat tidak disarankan melakukan olahraga berat di waktu ini karena risiko dehidrasi di siang hari.
Agar olahraga memberikan manfaat maksimal tanpa membahayakan kesehatan, perhatikan beberapa hal berikut: pilih intensitas rendah ke sedang, perhatikan hidrasi, kenali sinyal tubuh, dan istirahat cukup.
Olahraga saat puasa adalah soal keseimbangan. Dengan memilih waktu yang tepat dan mendengarkan kebutuhan tubuh, Anda tetap bisa menjaga massa otot dan kesehatan jantung tanpa mengganggu jalannya ibadah.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir
































.md.jpg)






