News Ticker
  • Pemkab Blora Raih Penghargaan Opini WTP Keempat Kalinya dari BPK
  • Truk Tabrak Motor di Kapas Bojonegoro, Pengendara Motor Tewas di TKP
  • Curi Perhiasan dan HP, Seorang Pemuda di Blora Ditangkap Polisi
  • Di Bojonegoro Masih Ditemukan Makanan Kedaluwarsa Dijual di Pasar Tradisional dan Swalayan
  • Siti Rahmatin, Wanita Inspiratif Asal Sukosewu Pelukis Henna
  • Bulan Ramadan, Pelukis Henna Banjir Orderan
  • Kecerdasan
  • 7 Sunnah Hebat di Bulan Ramadan
  • Kedapatan Buka Praktik Prostitusi, Seorang PSK di Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Bilik Suara untuk Pilkada Serentak 2018, Tiba di KPU Bojonegoro
  • Rakor Wilayah Perbatasan Jatim - Jateng, Bahas Pembangunan Infrastruktur Jembatan
  • Identitas Mr X Yang Ditemukan Meninggal di Alun-Alun Bojonegoro Diketahui
  • Kopiah Rajut Laris Manis, Para Tetangga Kecipratan Berkah
  • Perusahan Terbesar Seorang Laki-Laki adalah Perempuan
  • Ramadan, Pengrajin Kopiah Rajut Kebanjiran Order
  • Mr X Ditemukan Meninggal Dunia di Barat Tribun Alun-Alun Kota Bojonegoro
  • Kedewasaan
  • Pj Bupati Bersama Forpimda Bojonegoro, Laksanakan Safari Ramadan di Sukosewu
  • Qiyam Ramadan atau Salat Tarawih
  • Bawa Kabur dan Gadaikan Motor Teman, Seorang Pemuda di Bojonegoro Diamankan Polisi

Catatan Dahlan Iskan

Menengok Si Jilbab di Nanjing

Menengok Si Jilbab di Nanjing

*Oleh Dahlan Iskan

Mereka berjilbab. Tapi ngomong Mandarinnya… Haiiyyaaa… saya kalah.

Mumpung dekat Nanjing, saya telepon mereka: maukah makan siang dengan saya? Dalam sekejap lima mahasiswa menyahut WeChat saya: Siaaaap….

Waktu itu saya masih di dalam kereta peluru. Dari Shanghai. Satu jam lagi tiba di Nanjing. Kami janjian pukul 13:00. Makan siang. Berarti dua jam lagi. Saya ajukan lima pilihan restoran. Mereka pilih yang ??? di ?????Alasan mereka dekat masjid.

Itulah restoran top di Tiongkok sekarang ini. Di tiap kota pasti ada cabangnya. Juga di Los Angeles, Tokyo dan Singapura. Saya akan menulis kehebatan manajemennya. Kapan-kapan.

Inilah untuk pertama kalinya: saya menengok ‘mahasiswa saya’. Mereka kuliah di Nanjing ikut program beasiswa. Dari yayasan yang saya dirikan: Indonesia Tionghoa Culture Center. ITCC. Tahun lalu ITCC kirim 350 calon mahasiswa untuk kuliah di Tiongkok.

Tiap tahun begitu. Sudah tujuh tahun lamanya. Dan masih akan terus. Total sudah lebih 1.000 yang kuliah di Tiongkok atas beasiswa yang dikoordinasikan ITCC.

Sambil makan siang kami pun ngobrol panjang. Seru. Empat mahasiswi berjilbab. Plus satu mahasiswa lulusan pesantren Darul Hijrah Martapura Kalsel: Khairul Anwar. Kami ngobrol campur aduk; bahasa Mandarin, Indonesia, Jawa dan Banjar.

Khairul sendiri mahir berbahasa Arab. Dan Inggris. Pesantren Darul Hijrah memang binaan Pondok Modern Gontor Ponorogo. Sampai tahun ini sudah 50 alumni pondok Darul Hijrah kuliah di Tiongkok. Hanya kalah dari pondok Nurul Jadid Probolinggo dan SMA NU Gresik.
Sudah dua tahun mereka di Nanjing. Ambil mata kuliah bisnis internasional. Tinggal satu tahun lagi. Lulus.

Mereka ini ternyata mahasiswa yang gigih. Lihatlah saat mereka libur dua bulan. Sekitar tahun baru Imlek. Mereka cari kerja. “Saya jadi pelayan di restoran,” ujar Dinda Putri Ariyani, asal Sidoarjo. “Saya juga,” timpal Fattya Rosyana Oktovia asal Balikpapan.

Untuk cari uang. Dan cari pengalaman. Mumpung banyak karyawan mereka libur. Mudik masal ‘’lebaran Imlek’’.

Khairul beda: main band. Bersama empat mahasiswa asal Indonesia lainnya. Dia pegang bas. Nama bandnya gaul: Gaduh. Sering dapat job. Untuk pesta kawinan orang Nanjing. Dengan lagu-lagu berbahasa Inggris. Untuk menaikkan gengsi pesta perkawinannya.

Khairul kelihatan ceria selalu. Padahal hatinya lagi galau. Pacarnya yang di Sampit kirim WA: minta putus. Mau kawin. Terlalu lama menunggu Khairul pulang. Khairul pun menangis. Dua hari. Lalu menghapus semua foto pacarnya. Juga nomor teleponnya.

Habis makan kami pun jalan kaki ke masjid. Sholat dzuhur. Khairul jadi imam saya. Inilah masjid yang sangat tua. Dibangun tahun 1653. Sebelum komunisme lahir.

Dalam hal keluarga mereka sama: kangen ibu. Dalam hal makanan mereka juga sama: kangen makan tempe. Dasar mahasiswa jurusan bisnis mereka jadikan itu bisnis. Bikin tempe. Dijual ke mahasiswa Indonesia lainnya. Di Nanjing saja ada 800 mahasiswa kita.

Saya jadi merasa berhutang kepada mahasiswa di universitas lainnya.

Citra Adetia Rahayu, misalnya. Mahasiswi Universitas Islam Indonesia Jogja yang lagi kuliah di Nanjing Xiaozhuang University. Citra terus saja WeChat saya. Minta ke Universitasnya. UII memang bekerja sama dengan NXU. Seperti Citra. Dua tahun pertama kuliah di UII. Dua tahun berikutnya kuliah di NXU Nanjing. Kelak Citra dapat gelar S1 dari dua universitas itu. Sarjana akuntansi.

Mereka itu semua memiliki nama Mandarin. Untuk memudahkan pergaulan. Terlalu sulit bagi orang Tiongkok untuk mengingat nama seperti Citra Adetia Rahayu. Maka dia diberi nama ??? (Kang Sheng Xian). Apalagi nama seperti Bernita Cahyaning Anuraga dari Sidoarjo. Sampai mati orang Nanjing gak akan bisa mengucapkannya. Maka Bernita diberi nama ??? (Chen Xiang Li). Sedang Desi Damayanti juga dari Sidoarjo diberi nama ??? (Lin Ya Ting).

Semua dosen memanggil mereka dengan nama Mandarin. Hanya dosen bule yang selalu memanggil nama asli mereka. (*/imm)

*) Dahlan Iskan,  tokoh pers dan menteri BUMN 2011-2014.

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Siti Rahmatin, Wanita Inspiratif Asal Sukosewu Pelukis Henna

Siti Rahmatin, Wanita Inspiratif Asal Sukosewu Pelukis Henna

Oleh Siti Ainur Rodhiyah Bojonegoro - "Tidak pernah berhenti belajar dan selalu meningkatkan kualitas diri, begitulah pesan Siti Rahmatin kepada ...

Quote

Kecerdasan

Kecerdasan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Kecerdasan dapat diartikan dengan kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, mengelola diri menyesuaikan pada lingkungan ...

Opini

Perusahan Terbesar Seorang Laki-Laki adalah Perempuan

Perusahan Terbesar Seorang Laki-Laki adalah Perempuan

Oleh Siti Ainur Rodhiyah Berbagai kemajuan pada dunia tidak jauh dari pergerakan bangsanya. Setiap bangsa memiliki karakter berbeda sesuai dengan ...

Eksis

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Eksklusif

Bertemu J-Rocks Band di Belakang Panggung, MGS SMAN 1 Bojonegoro

Oleh Siti Ainur Rodhiyah Bojonegoro - Terlihat sebuah mobil tiba menuju belakang Gedung Serba Guna Bojonegoro, tempat dilaksanakannya malam pagelaran ...

Pelesir

Transformasi Desa Nelayan Pangkah Wetan Gresik, Menjadi Destinasi Wisata MBS

Transformasi Desa Nelayan Pangkah Wetan Gresik, Menjadi Destinasi Wisata MBS

Oleh Moh Roqib Gresik - Desa Pangkah Wetan Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik adalah salah satu bentuk desa yang mampu ...

Religi

7 Sunnah Hebat di Bulan Ramadan

Oase Ramadan

7 Sunnah Hebat di Bulan Ramadan

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes DALAM kehidupan sehari-hari ada kala kita mungkin telah melampaui batas. Imajinasi kotor, percakapan ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Sabtu, 26 Mei 2018

Berita Foto

Foto-Foto Jembatan Babat Lamongan Yang Ambrol

Berita Foto

Foto-Foto Jembatan Babat Lamongan Yang Ambrol

Oleh Imam Nurcahyo Tuban - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Widang Kabupaten Tuban dan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan, ...

Infotorial

Air Bersih Sampai di Rumah, Hidup Warga Gayam Lebih Mudah

Program Air Bersih SKK Migas - ExxonMobil

Air Bersih Sampai di Rumah, Hidup Warga Gayam Lebih Mudah

Oleh Imam Nurcahyo Setelah bertahun-tahun mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau, warga Dusun Sumur Pandan, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro ...

Resensi

Indonesia, Bangsa Super 2052

Indonesia, Bangsa Super 2052

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Jika Novel Ghost Fleet menggambarkan Indonesia bubar pada tahun 2030. Namun justru buku yg ditulis oleh ...

Feature

Kopiah Rajut Laris Manis, Para Tetangga Kecipratan Berkah

Kopiah Rajut Laris Manis, Para Tetangga Kecipratan Berkah

Oleh Priyo Spd Blora - Tidak hanya dikenal sebagai daerah kerajinan kayu jati saja, berbagai kerajinan lainnya juga mulai tumbuh ...

Teras

Belum Genap 3 Bulan, di Bojonegoro Terjadi 10 Kasus Gantung Diri

Belum Genap 3 Bulan, di Bojonegoro Terjadi 10 Kasus Gantung Diri

Oleh Imam Nurcahyo BELUM genap tiga bulan, atau jika dihitung, pada Rabu (21/03/2018) hari ini, tahun 2018 baru berjalan selama ...

Statistik

Hari ini

256 kunjungan

551 halaman dibuka

45 pengunjung online

Bulan ini

109.920 kunjungan

185.772 halaman dibuka

Tahun ini

584.943 kunjungan

1.034.197 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 641.429

Indonesia: 10.963

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015