Pedagang Pasar Kalitidu Mulai Boyongan
Sabtu, 17 Oktober 2015 18:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kalitidu - Para pedagang pasar Kalitidu harus segera menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS). Hal ini lantaran pasar yang hendak dijadikan pasar tradisional percontohan di Bojonegoro itu akan segera direnovasi.
Dari pantauan beritabojonegoro.com (BBC) pada Sabtu (17/10), lapak dalam pasar Kalitidu banyak yang tutup. Beberapa pedagang tampak tengah sibuk mengemas barang dagangannya ke dalam karung ataupun kardus.
“Pasarnya mau ditingkat mas. Sebab itu kita mau dipindahkan ke lapangan dulu,” terang salah satu pedagang, Siyadi (47), ketika ditemui BBC di depan lapaknya.
Sembari berkemas dia mengatakan bahwa belum tahu pasti harus menempati TPS sampai kapan. Sementara hingga kini TPS yang dibangun di atas lapangan Kalitidu masih dalam proses pengerjaan.
Sebelumnya, lanjut Siyadi, telah disosialisasikan bahwa pada tanggal 20 Oktober depan kondisi pasar harus sudah steril dari pedagang. Sebab pembangunan akan segera dimulai.
Pemandangan lain tampak berbeda di lapak pasar bagian depan, yang berada tepat di tepi Jalan Raya Kalitidu, Desa Panjunan. Para pedagang mulai dari buah-buahan, makanan dan pakaian masih berjualan seperti biasa.
Seperti diberitakan BBC sebelumnya bahwa anggaran untuk revitalisasi pasar Kalitidu sebesar Rp 18 miliar. Sebanyak Rp 5 miliar berasal dari APBN, sedangkan sisanya Rp 13,7 miliar dari APBD Bojonegoro. Proses pembangunannya sendiri diharapkan dapat selesai pada September 2016. (rul/tap)
*) Foto pedagang pasar kalitidu kemasi barang dagangan





































