Pedagang Pasar Kalitidu Masih Bingung Mencari Lapak di TPS
Sabtu, 17 Oktober 2015 21:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kalitidu - Satu-persatu pedagang pasar Kalitidu mulai mendatangi Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang disediakan di lapangan belakang Kantor Kecamatan setempat. Hanya saja, proses pembangunan TPS masih belum rampung hingga Sabtu (15/10) siang. Berdasar pantauan BeritaBojonegoro.com (BBC) di lokasi, kondisi TPS masih tampak belum layak. Batas antara lapak satu dengan lapak yang lain masih berupa tali rafia.
Beberapa pedagang bahkan kesulitan menempati lapak yang diperuntukkan padanya. Mereka bingung lantaran belum menemukan tempat sesuai nomor lapak masing-masing. Suwarti (53) harus memungut sandal jepitnya karena tersandung tali rafia. Hampir saja tubuh rentanya tersungkur ke tanah. Dia menyusur dari satu petak ke petak lain untuk menemukan lapak jatahnya, B 64. Sesekali dia melihat denah yang dipasang di salah satu sisi pasar.
“Ini di mana tempatnya ya, Nak... kok nggak ada keterangannya? Padahal kemarin sudah dikasih nomor masing-masing,” keluh perempuan berkacamata itu pada BBC.
Hingga Suwarti pulang, dia masih belum menemukan lapak miliknya. Penjual bunga dan rempah-rempah itu harus pulang dengan tangan hampa. Dia mengatakan akan mencari lagi keesokan harinya. Sementara dagangannya dari lapak di pasar lama sudah diangkutnya. Dia berharap segera menemukan tempatnya dan sesegera mungkin bisa berjualan kembali.
Petugas Pasar Kalitidu yang dijumpai BBC di lokasi, Hudi, menerangkan bahwa penempatan para pedagang di TPS dilakukan dengan sistem tunjuk. Tidak ada perbedaan antar pedagang yang punya petak lebih besar atau kecil, di pasar lama. Dia menambahkan bahwa untuk menempati TPS tersebut para pedagang tidak harus bayar.
“Kita tunggu hingga tanggal 20, pasar lama harus sudah steril. Tidak boleh ada pedagang lagi yang masih berjualan di situ,” pungkas pria berambut ikal itu. (rul/moha)





































