News Ticker
  • Bupati Bojonegoro dan Bupati Blora Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Penghubung
  • Pelajar di Bojonegoro Ikuti Edukasi Tosan Aji pada Gelaran Festival Pusaka Nusantara 2018
  • Usia Hujan Deras Disertai Angin, Aparat dan Warga di Blora Lakukan Kerja-bakti
  • Memperingati
  • YKIB Tampilkan Program Magang di Festival Banyu Urip 2018
  • Diduga Korupsi Alokasi Dana Desa, Kades Sukosewu Bojonegoro Ditahan Polisi
  • Ditabrak Motor, Seorang Pejalan Kaki di Malo Bojonegoro Luka Berat
  • Hujan Deras Disertai Angin dan Petir Landa Sejumlah Wilayah di Blora
  • Festival Pusaka Nusantara 2018 Digelar di Bojonegoro
  • Festival Banyu Urip Digelar Mulai Hari Ini
  • BPBD Bojonegoro Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir, Longsor, dan Angin Kencang
  • Berhasil Dorong UMKM, Pemkab Tuban Raih Penghargaan Natamukti
  • KUPP Brondong Gelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran pada Nelayan
  • Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren
  • Kepemimpinan Perempuan Bojonegoro dalam Usaha Kecil dan Mikro
  • Job Fair Bojonegoro 2018 Diharapkan Tekan Angka Pengangguran
  • 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Kalitidu Bojonegoro
  • Seorang Perempuan Asal Kedungadem Bojonegoro Dilaporkan Hilang
  • Ribuan Guru TPQ Tuban Geruduk Pendapa Kridho Manunggal
  • Operasi Zebra 2018 di Bojonegoro, Potensi Laka Lantas dan Pelanggaran Menurun
Les Miserables 2

Les Miserables 2

Oleh Nola Armylia

Film dibuka dengan pembebasan Jean Valjean (Hugh Jackman) setelah di penjara selama 19 tahun. Setting film di kota Toulun, Perancis. Jean Valjean yang berhati lembut dan penuh welas asih telah berubah menjadi penjahat berbahaya karena amarahnya pada dunia yang kejam. Sebelum bebas, Jean Valjean disuruh mengangkat tiang kapal sendirian dan seorang polisi mengawasi kelebihan Jean Valjean yang luar biasa ini. Dia adalah Javert (Russel Crowe) yang sangat taat hukum.

Jean Valjean berkelana. Selama itu, surat pembebasan harus selalu ia tunjukkan setiap ia masuk ke desa atau kota membuat ia selalu dipukuli dan diusir dari desa yang ia lalui. Amarah ini tak surut ketika ia ditolong seorang pendeta dari Dijon bernama M. Myriel. Ia mencuri perangkat makan silver dan tertangkap. Namun sang pendeta mengatakan bahwa ia yang memberikan pada Jean Valjean agar menggunakannya untuk kebaikan. Jean Valjean bebas dan ia berjanji akan mengubur nama Jean Valjean dan menjadi manusia baru yang lebih baik. Sejak itu jejak Jean Valjean menghilang. Javert, polisi yang ditugaskan mengawasi tingkah laku Jean Valjean kehilangan jejak.

Singkat kata, 8 tahun kemudian Jean Valjean muncul sebagai Monsieur Madeleine, walikota Montreuil-sur-Mer danpengusaha tektil terkaya. Semua mencintai walikota yang sangat baik ini. Suatu hari ada lelaki bernama M. Fauchelent yang terjepit gerobak. Butuh 10 orang untuk mengangkat gerobak, namun walikota mereka sanggup mengangkat sendiri. Dari sinilah penyamaran Jean Valjean terbongkar. Pada saat yang sama, Jean Valjean sudah berjanji akan membantu Fantine (pegawainya, Anne Hathaway) untuk menjemput Cosette, anak Fantine. Fantine yang sangat menderita meninggal di rumah sakit dan Jean Valjean melarikan diri dan menjemput Cosette di penginapan keluarga Thénardiers yang jahat. Jean Valjean melarikan diri ke Paris dan bersembunyi di gereja. Saat itu ia bertemu dengan M. Fauchelevent yang ia tolong dan menyembunyikan mereka dengan baik. Jejak Jean Valjean kembali hilang.

9 tahun kemudian, diceritakan, Revolusi Perancis dimulai setelah meninggalnya Jean Maximillien Lamarque. Dia dikenal sebagai satu-satunya pejabat yang peduli pada nasib orang miskin. Para pelajar seperti Marius Pontmercy (Eddy Redmayne) dan Enjolras (Aaron Tveit) memulai revolusi bersama rekan pelajar dan pemuda lain. Mereka juga dibantu mata-mata kecil mereka yang bernama Gavroche (Daniel Huttlestone).

Marius bertemu Cosette remaja (Amanda Seyfried) dan mereka langsung jatuh cinta. Di saat itu, ada seorang gadis yang jatuh cinta pada Marius bernama Eponime Thénardiers. Bisa ditebak, ia adalah anak sulung suami istri Thénardiers yang sangat jahat. Mengetahui cintanya bertepuk sebelah tangan, Eponime Thénardiers bergabung dalam revolusi. Beruntung, mempunyai orang tua jahat tak membuat hati Eponime jahat. Ia mewarisi kelicikan orang tuanya, namun tetap menolong Jean Valjean dan Cossette ketika rumah mereka akan didatangi.

rasa dendam atas ketidakadilan masa lalunya. Beruntung ia bertemu dengan seorang uskup, Monseigneur Bienvenu, yang menyadarkannya akan arti kebaikan dan kejujuran. Di sebuah kota kecil, Jean mengubah namanya menjadi Monsieur Madeleine dan berhasil menjadi orang terkaya dan terpandang di kota itu, sampai-sampai ia diangkat menjadi wali kota. Dengan status barunya, ia banyak melakukan kebaikan kepada warga kota. Ia mendirikan bengkel-bengkel kerja, sekolah-sekolah, rumah sakit, dan fasilitas kota lainnya. Suatu ketika, seseorang yang bernama Champmathieu disangka oleh pengadilan sebagai Jean Valjean, seorang buronan polisi. Mengetahui hal ini, Monsieur Medeleine dilanda kebingungan yang sangat, apakah ia harus mengaku siapa sebenarnya kepada pengadilan untuk menyelamatkan Champmathieu ataukah ia tetap bersembunyi di balik kebesaran dan kebaikan nama Monsieur Madeleine.

Bersamaan dengan itu, ia mengetahui tentang Fantine, seorang perempuan yang sangat menderita setelah dipecat dari sebuah bengkel kerja tanpa sepengetahuannya. Fantine mempunyai anak perempuan yang bernama Cossete yang dititipkannya kepada keluarga licik Thenardier. Ketiadaan pekerjaan, membuat Fantine tidak bisa mengirimkan uang kepada Thenardier untuk perawatan Cossete, sementara Thenardier terus mengirimkan surat yang isinya dibuat-buat agar Fantine segera mengirimkan uang untuk Cossete. Demi Cossete, Fantine rela untuk melakukan apapun, bahkan sampai ia terpaksa menjadi pelacur. Monsieur Madeleine begitu tersentuh dengan kisah Fantine dan ia merasa bersalah. Untuk itu ia bermaksud menyelamatkan Fantine dari kemalangan nasibnya. Karena pengakuan Monsieur Madeleine di persidangan, Jean kembali harus menjalani hukuman. Beruntung akhirnya ia dapat meloloskan diri untuk menjemput Cossete. Keduanya akhirnya tinggal bersama, berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menghindari kejaran seorang inspektur polisi bernama Javert.

Waktu demi waktu membuat Cossete tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik. Kecantikannya memikat Marius, seorang aktivis Revolusi Prancis. Kembali Jean Valjean dihadapkan pada dua pilihan, apakah ia harus berbuat jujur atau berbuat baik. Jika ia berbuat baik, dengan membiarkan Cossete dan Marius saling mencintai, cepat atau lambat ia akan kehilangan Cossete, satu-satunya perempuan dalam hidupnya yang ia cintai dan sayangi. Jika ia berbuat jujur dengan mengatakan ketakutan dan kekhawatirannya dan menghalang-halangi cinta Cossete kepada Marius, ia akan menyakiti hati Cossete yang telah dianggapnya sebagai anaknya sendiri, yang apapun akan ia lakukan demi kebahagiaannya. (*/kik)

Peresensi adalah guru di Bimbel Gugusan Bintang YKIB

 

 

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Oleh Muhammad Roqib Kuliah tamu bersama Dr Norazlina binti Abdul Azis dari Faculty Law UITM Malaysia di Pascasarjana Ilmu Hukum ...

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

Opini

Generasi Muda dalam Jeratan Kapitalisme Liberal

*Oleh Rizki Amelia Kurnia Dewi SIKom PEMUDA adalah tonggak perubahan bangsa. Di pundak-pundak merekalah masa depan bangsa digantungkan. Pemuda sejatinya ...

Quote

Memperingati

Memperingati

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Memperingati dapat diartikan mengadakan suatu kegiatan untuk mengenang atau memulyakan suatu peristiwa, mencatat suatu ...

Sosok

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Oleh Nova Andriyanto Bojonegoro - Kopi biji secang, adalah minuman ringan dari olahan biji secang. Leluhur dulu biasa menggunakan kayu ...

Eksis

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Program Peningkatan Literasi Siswa

Program Peningkatan Literasi Siswa

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Universitas Bojonegoro (Unigoro) bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) gelar kegiatan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Udek, Tradisi Unik Masyarakat Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro (Kepohbaru) - Lain ladang, lain belalang. lain lubuk, lain ikannya. barangkali ibarat pepatah itulah yang dilakukan masyarakat ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Bukit Kunci di Blora, Jadi Tempat Pemburu Sunrise

Oleh Priyo Spd Blora - Panorama indah matahari pagi (sunrise) dan pemandangan Gunung Lawu di pagi hari menjadikan salah suasana ...

Statistik

Hari ini

5.650 kunjungan

8.978 halaman dibuka

64 pengunjung online

Bulan ini

63.509 kunjungan

112.424 halaman dibuka

Tahun ini

1.193.105 kunjungan

2.098.296 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 640.776

Indonesia: 12.085

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015