News Ticker
  • Jagong Harmoni, Upaya Kapolres Bojonegoro Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah
  • Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset
  • Polres Bojonegoro Rilis Hasil Ungkap Kasus Operasi Sikat Semeru 2018
  • Satria Tubruk Vario di Padangan Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Viral, Senam Goyang Dayung di Kalangan Pelajar Tuban
  • Tabrakan Motor di Dander Bojonegoro, 3 Orang Luka-Luka
  • Masih Ada Kendaraan Bak Terbuka di Bojonegoro, Untuk Mengangkut Orang
  • Keadaan
  • 87 Pengendara Kendaraan Bermotor Terjaring Razia Sat Lantas Polres Bojonegoro
  • Pola Pengamanan Pemilu 2019 di Bojonegoro, Sesuai Situasi dan Kondisi Kerawanan Daerah
  • Jajaran Polres Bojonegoro Siap Amankan Pemilu 2019
  • Jelang Masa Kampanye Pemilu 2019, Bawaslu Bojonegoro Imbau Peserta Pemilu Taat Aturan
  • Polres Blora Kirim Bantuan 9 Tangki Air Bersih Untuk Warga Dukuh Ngetrep
  • Inilah Formasi Lowongan CPNS 2018 Kabupaten Bojonegoro
  • Senam Bersama dan Jalan Sehat Akan Digelar di Alun-Alun Bojonegoro
  • Diduga Terjatuh Dari Tebing, Warga Plumpang Tuban, Ditemukan Meninggal Terapung di Sungai
  • Pengalaman
  • Kedapatan Menjual Miras Warga Kedungadem Bojonegoro Diamankan Polisi
  • Kapolres Bojonegoro Resmikan SIMELI Bersama Forpimda
  • Pohon Beringin Keramat di Tuban Terbakar, Warung Bakso Warga Turut Ludes Dilalap Api

Les Miserables 2

Oleh Nola Armylia

Film dibuka dengan pembebasan Jean Valjean (Hugh Jackman) setelah di penjara selama 19 tahun. Setting film di kota Toulun, Perancis. Jean Valjean yang berhati lembut dan penuh welas asih telah berubah menjadi penjahat berbahaya karena amarahnya pada dunia yang kejam. Sebelum bebas, Jean Valjean disuruh mengangkat tiang kapal sendirian dan seorang polisi mengawasi kelebihan Jean Valjean yang luar biasa ini. Dia adalah Javert (Russel Crowe) yang sangat taat hukum.

Jean Valjean berkelana. Selama itu, surat pembebasan harus selalu ia tunjukkan setiap ia masuk ke desa atau kota membuat ia selalu dipukuli dan diusir dari desa yang ia lalui. Amarah ini tak surut ketika ia ditolong seorang pendeta dari Dijon bernama M. Myriel. Ia mencuri perangkat makan silver dan tertangkap. Namun sang pendeta mengatakan bahwa ia yang memberikan pada Jean Valjean agar menggunakannya untuk kebaikan. Jean Valjean bebas dan ia berjanji akan mengubur nama Jean Valjean dan menjadi manusia baru yang lebih baik. Sejak itu jejak Jean Valjean menghilang. Javert, polisi yang ditugaskan mengawasi tingkah laku Jean Valjean kehilangan jejak.

Singkat kata, 8 tahun kemudian Jean Valjean muncul sebagai Monsieur Madeleine, walikota Montreuil-sur-Mer danpengusaha tektil terkaya. Semua mencintai walikota yang sangat baik ini. Suatu hari ada lelaki bernama M. Fauchelent yang terjepit gerobak. Butuh 10 orang untuk mengangkat gerobak, namun walikota mereka sanggup mengangkat sendiri. Dari sinilah penyamaran Jean Valjean terbongkar. Pada saat yang sama, Jean Valjean sudah berjanji akan membantu Fantine (pegawainya, Anne Hathaway) untuk menjemput Cosette, anak Fantine. Fantine yang sangat menderita meninggal di rumah sakit dan Jean Valjean melarikan diri dan menjemput Cosette di penginapan keluarga Thénardiers yang jahat. Jean Valjean melarikan diri ke Paris dan bersembunyi di gereja. Saat itu ia bertemu dengan M. Fauchelevent yang ia tolong dan menyembunyikan mereka dengan baik. Jejak Jean Valjean kembali hilang.

9 tahun kemudian, diceritakan, Revolusi Perancis dimulai setelah meninggalnya Jean Maximillien Lamarque. Dia dikenal sebagai satu-satunya pejabat yang peduli pada nasib orang miskin. Para pelajar seperti Marius Pontmercy (Eddy Redmayne) dan Enjolras (Aaron Tveit) memulai revolusi bersama rekan pelajar dan pemuda lain. Mereka juga dibantu mata-mata kecil mereka yang bernama Gavroche (Daniel Huttlestone).

Marius bertemu Cosette remaja (Amanda Seyfried) dan mereka langsung jatuh cinta. Di saat itu, ada seorang gadis yang jatuh cinta pada Marius bernama Eponime Thénardiers. Bisa ditebak, ia adalah anak sulung suami istri Thénardiers yang sangat jahat. Mengetahui cintanya bertepuk sebelah tangan, Eponime Thénardiers bergabung dalam revolusi. Beruntung, mempunyai orang tua jahat tak membuat hati Eponime jahat. Ia mewarisi kelicikan orang tuanya, namun tetap menolong Jean Valjean dan Cossette ketika rumah mereka akan didatangi.

rasa dendam atas ketidakadilan masa lalunya. Beruntung ia bertemu dengan seorang uskup, Monseigneur Bienvenu, yang menyadarkannya akan arti kebaikan dan kejujuran. Di sebuah kota kecil, Jean mengubah namanya menjadi Monsieur Madeleine dan berhasil menjadi orang terkaya dan terpandang di kota itu, sampai-sampai ia diangkat menjadi wali kota. Dengan status barunya, ia banyak melakukan kebaikan kepada warga kota. Ia mendirikan bengkel-bengkel kerja, sekolah-sekolah, rumah sakit, dan fasilitas kota lainnya. Suatu ketika, seseorang yang bernama Champmathieu disangka oleh pengadilan sebagai Jean Valjean, seorang buronan polisi. Mengetahui hal ini, Monsieur Medeleine dilanda kebingungan yang sangat, apakah ia harus mengaku siapa sebenarnya kepada pengadilan untuk menyelamatkan Champmathieu ataukah ia tetap bersembunyi di balik kebesaran dan kebaikan nama Monsieur Madeleine.

Bersamaan dengan itu, ia mengetahui tentang Fantine, seorang perempuan yang sangat menderita setelah dipecat dari sebuah bengkel kerja tanpa sepengetahuannya. Fantine mempunyai anak perempuan yang bernama Cossete yang dititipkannya kepada keluarga licik Thenardier. Ketiadaan pekerjaan, membuat Fantine tidak bisa mengirimkan uang kepada Thenardier untuk perawatan Cossete, sementara Thenardier terus mengirimkan surat yang isinya dibuat-buat agar Fantine segera mengirimkan uang untuk Cossete. Demi Cossete, Fantine rela untuk melakukan apapun, bahkan sampai ia terpaksa menjadi pelacur. Monsieur Madeleine begitu tersentuh dengan kisah Fantine dan ia merasa bersalah. Untuk itu ia bermaksud menyelamatkan Fantine dari kemalangan nasibnya. Karena pengakuan Monsieur Madeleine di persidangan, Jean kembali harus menjalani hukuman. Beruntung akhirnya ia dapat meloloskan diri untuk menjemput Cossete. Keduanya akhirnya tinggal bersama, berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menghindari kejaran seorang inspektur polisi bernama Javert.

Waktu demi waktu membuat Cossete tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik. Kecantikannya memikat Marius, seorang aktivis Revolusi Prancis. Kembali Jean Valjean dihadapkan pada dua pilihan, apakah ia harus berbuat jujur atau berbuat baik. Jika ia berbuat baik, dengan membiarkan Cossete dan Marius saling mencintai, cepat atau lambat ia akan kehilangan Cossete, satu-satunya perempuan dalam hidupnya yang ia cintai dan sayangi. Jika ia berbuat jujur dengan mengatakan ketakutan dan kekhawatirannya dan menghalang-halangi cinta Cossete kepada Marius, ia akan menyakiti hati Cossete yang telah dianggapnya sebagai anaknya sendiri, yang apapun akan ia lakukan demi kebahagiaannya. (*/kik)

Peresensi adalah guru di Bimbel Gugusan Bintang YKIB

 

 

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset

Opini

Mengubah Pola Pikir, Membangun Mindset

*Oleh Ahmad Khoiris SPd SEBAGAI seorang manusia, tentunya kita mempunyai pola pikir dalam menghadapi ataupun menjalani kehidupan ini. Datangnya sebuah ...

Quote

Keadaan

Keadaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Keadaan memiliki makna suasana atau kondisi yang sedang dijalani saat ini, baik yang terjadi ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

1.394 kunjungan

2.351 halaman dibuka

61 pengunjung online

Bulan ini

70.579 kunjungan

125.780 halaman dibuka

Tahun ini

998.892 kunjungan

1.753.196 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 618.945

Indonesia: 10.242

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015