Sejumlah Pedagang Pasar Kalitidu Belum Bisa Berjualan di TPS
Rabu, 21 Oktober 2015 17:00 WIBOleh Nasruli Chusna
Oleh Nasruli Chusna
Kalitidu - Sejak Selasa (20/10) kemarin, para pedagang pasar Kalitidu mulai menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS) di lapangan Kecamatan setempat. Namun TPS yang terletak di belakang kantor kecamatan itu belum bisa ditempati. Para pedagang bahkan harus memperbaiki lapak sementara itu, yang semestinya sudah bisa digunakan untuk berjualan.
Seperti dialami seorang pedagang sayur, Khotijah, yang hingga kini masih sibuk menata lapak sementara jatahnya. Ketika ditemui, dia masih sibuk merapikan meja serta kayu-kayu, dibantu suami dan anak-anaknya. Dia mengatakan, semua dagangan dari pasar lama sudah diangkut sejak kemarin. Hanya saja, saat ini, terang dia, mereka belum bisa berjualan seperti sedia kala.
"Sekarang masih sibuk memperbaiki lapak dulu, Mas. Kalau semuanya sudah rampung, baru kembali berjualan," ujar Khotijah kepada BeritaBojonegoro.com (BBC) ditemui di lapaknya.
Hal senada juga dialami oleh pedagang lain, Ngalim. Saat ini, lapak miliknya sama sekali belum didirikan. Dari lokasi yang seharusnya menjadi tempat berjualan dia, untuk sementara waktu, hanya tampak sejumlah papan kayu. Papan kayu tersebut tergeletak di tanah persis di samping dia mendapat tempat sementara untuk berjualan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pasar Daerah Kalitidu, Tulus Widodo, membenarkan apa yang terjadi di TPS. "Sejumlah pedagang memang masih sibuk menata lapaknya, tapi terkait jumlah pastinya saya belum tahu," terang pria asal Desa Trembes, Kecamatan Malo itu.
Sementara dari pantauan BBC di lokasi, beberapa pedagang memang sudah bisa berjualan. Namun rata-rata masih harus memperbaiki lapak sementara jatah mereka, lantaran pengerjaannya belum selesai seratus persen. (rul/moha)





































