News Ticker
  • Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Tegaskan Penanganan Stunting Harus Berbasis Data dan Kualitas Air Bersih
  • Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi
  • Tips Menghilangkan Iklan Menganggu yang Terus Muncul di HP
  • Perkiraan Cuaca Bojonegoro Hari Ini
  • 27 Maret dalam Sejarah
  • Tim Gabungan Ungkap Sederet Pemicu Kelangkaan LPG 3 Kg di Bojonegoro, Tindak Tegas Pangkalan Nakal
  • Pendaftaran Beasiswa Bojonegoro 2026 Gelombang Pertama Dibuka Hingga 10 April
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Kembali CFD Minggu 29 Maret 2026
  • Ikon Lampu Mliwis Putih Percantik Jembatan TBT, Tim PJU Bojonegoro Siaga Penuh Selama Cuti Lebaran
  • Pemprov Jatim Berlakukan WFH bagi ASN Setiap Rabu Mulai 1 April 2026
  • Perkiraan Cuaca 26 Maret 2026 di Bojonegoro
  • 26 Maret dalam Sejarah
  • Khofifah Puji Peran Tagana sebagai Ujung Tombak Penanggulangan Bencana di Jawa Timur
  • Puncak Pink Moon Bulan April 2026: Cek Waktu dan Posisi Terbaik untuk Melihatnya
  • Pemkab Bojonegoro Awali Hari Kerja Pasca lebaran dengan Apel dan Halal Bihalal, Tekankan Kinerja dan Efisiensi
  • Bill Gates Ungkap Tiga Profesi yang Paling Aman dari Disrupsi AI
  • Meninggal Malam Jumat Wage, Makam Warga Dander, Bojonegoro Dibongkar Orang Tak Dikenal
  • Harga Emas Hari Ini, 25 Maret 2026
  • Perkiraan Cuaca 25 Maret 2026
  • 25 Maret Dalam Sejarah
  • Menteri LH Hanif Faisol Dorong Bojonegoro Perkuat Tata Kelola Sampah
  • 1.007 Modin Perempuan Terima Santunan dari Pemkab Bojonegoro
  • Gubernur Khofifah Sebut Tradisi Riyayan Dekatkan Warga Dan Pemimpin
  • Rest Area Bojonegoro Beroperasi H-7 hingga H+7 Lebaran 2026, Maksimalkan Pelayanan untuk Pemudik
Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

Opini

Menjaga Gejolak Medsos di Tengah Maraknya Angka Perceraian

*Oleh Desmaniar

BERTRANSFORMASI menjadi kebutuhan primer di abad 21 ini, media sosial (medsos), disadari banyak memberikan manfaat berupa kemudahan bagi kehidupan manusia. Dengan medsos, manusia bisa berselancar di luar dunia nyata. Tak hanya menjalin silaturahmi dan silaukhuwah antar kota, pulau dan negara, medsos juga memperlancar pekerjaan, aktivitas bisnis, bahkan syiar islam, saat ini mudah dijangkau dengan media sosial. Kesimpulannya, “gak punya medsos gak gaul bos!” Begitu katanya.

Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa disamping pujian manfaatnya, medsos juga membawa pengaruh yang negatif di tangan user yang kurang bijak dalam memanfaatkannya. Di tahun 2018 ini terdapat tren baru dari maraknya angka perceraian, yang disebabkan bukan lagi persoalan ekonomi. Peceraian era kini telah bergeser dikarenakan penggunaan medsos oleh pasangan suami istri yang tidak tepat.

Pengadilan Agama Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu mencatat, angka perceraian hingga pertengahan tahun 2018 mencapai 447 kasus. Sebagian diantaranya dipicu penggunaaan media sosial yang kurang bijak. Menurut Sairun, Panitera Pengadilan Agama Manna, faktor banyaknya angka perceraian didominasi faktor perselisihan dan pertengakaran, mencapai 80 persen lantaran pasangan suami istri, aktif menggunakan media sosial hingga melupakan tugas dan kewajiban masing-masing sehingga menimbulkan ketidakharmonisan, karena diduga adanya pihak ketiga dalam pernikahan (https://antaranews.com, Sabtu 7 juli 2018).

Hal ini juga terjadi di Karawang Jawa Barat, hingga Juli 2018, di Pengadilan Agama Karawang tercatat 1201 permohonan gugat cerai didominasi istri. Sedangkan Januari - Juli 2018 hanya menerima 434 pengajuan talak dari suami. Alasan para pasangaan suami istri memutuskan bercerai  karena kecemburuan yang bermula pertemanan pasangannya di media sosial, hingga perselingkuhan (http://republika.co.id, 13 September 2018).

Sebelumnya dalam situs (https://beritabojonegoro.com, Selasa 5 Desember 2017 diberitakan pula pada Januari hingga November 2017, dari jumlah total 2.968 perkara di Pengadilan Agama Bojonegoro, perkara cerai gugat mencapai 1.757 perkara. Angka itu terpaut jauh dibanding perkara cerai talak suami kepada istri yang hanya 938 perkara. Faktor pemacu tingginya perceraian suami istri di Bojonegoro pun hampir sama; yaitu persoalan ekonomi dan maraknya penggunaan media sosial, yang saat ini bisa menimbulkan kecemburuan, gangguan orang ketiga bahkan ajang selingkuh.

Melihat fakta diatas, tentu ini merupakan persoalan yang  memprihatinkan. Di saat generasi muda membutuhkan pendampingan dan pengarahan dari keluarga dalam memanfaatkan medsos, namun para orang tua justru tengah bergelut dengan gejolak penggunaan medsos yang berujung pada ketahanan rumah tangga mereka.

Lantas apa yang membuat keluarga tidak tahan dari ujian bergaul dalam media sosial?

Bergaul dalam media sosial pada dasarnya merupakan aktivitas yang sama dengan berinteraksi di dunia nyata.  Bertegur sapa, membicarakan segala urusan berkaitan dengan pertemanan, jual beli, pekerjaan, maupun urusan syiar. Bedanya semua itu dilakukan dengan mode daring (red, dalam jaringan) atau tidak bertatap muka langsung. Meskipun demikian, media sosial memberikan fasilitas aplikasi foto ataupun video yang semakin menjadikan “kerasan” usernya, untuk saling berinteraksi. Nah disinilah yang menjadi tantangan bagi para suami istri ketika berinteraksi dengan lawan jenis. Karena dunia virtual merupakan unlimited space yang  justru membuka peluang untuk seseorang bebas berekspresi dengan siapapun dan bagaimanapun.

Ketika minimnya pengetahuan tentang bagaimana bergaul kemudian batasan-batasan dalam bergaul diindahkan, ditambah rendahnya kesadaran akan pengawasan Allah SWT, ini sangat memungkinkan seseorang baik yang sudah menikah maupun belum, untuk melakukan interaksi yang tidak tepat bahkan menyalahi syariat maupun norma kemasyarakatan, seperti perselingkuhan hingga berbuntut perceraian.

Persoalan tidak lantas menjadi pemakluman karena perkembangan jaman, namun harus diluruskan karena sejatinya keluarga merupakan miniatur terkecil dalam membentuk masyarakat yang “sehat”. Pun dari keluarga yang harmonis nantinya akan lahir generasi yang baik pula. Generasi yang baik tentu akan mampu menghasilkan sumbangsih bagi masyarat dan negara. Sehingga diperlukan penjagaan khusus dalam interaksi laki-laki dan perempuan dalam bergaul untuk menjaga satu sama lain. Penjagaan ini bukan berarti harus mengisolasi diri dan bersikap anti media sosial. Namun sebagai sosial kontrol agar tercipta tatanan sosial yang baik.

Adanya ketaqwaan individu yang kokoh akan mampu menjaga seseorang untuk berbuat hal yang menyimpang dari syariat. Ia akan senantiasa mengingat bahwa setiap hal yang dilakukan akan diminta pertanggungjawaban sekalipun tidak banyak orang mengetahuinya.

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Al Zalzalah: 7-8).

Ketaqwaan individu akan mudah diraih jika didukung oleh banyak pihak yaitu kontrol sosial masyarakat dan negara. Di mana masyarakat yang care akan saling mengingatkan untuk meninggalkan perbuatan yang tidak benar dan mengajak kepada kebaikan. Begitu pula negara juga memiliki peran untuk meminimalis rangsangan syahwat dari media sosial dengan mengupayakan berbagai cara untuk menjadikan teknologi sebagai alat yang bermanfaat salah satunya menutup akses pornografi maupun akses yang menimbulkan banyak mudharat lainnya. 

Wallahu’alam bishowab. (*/imm)

*) Penulis: Guru di Bojonegoro

IIustrasi: pixabay.com

Banner Ucapan Idulfitri 1447 H ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi

Kamis Malam di Kafe Satu Sisi, Musisi Bojonegoro Berkumpul dalam Harmoni Kolaborasi

Bojonegoro - Gerimis yang mengguyur kota Bojonegoro pada Kamis (26/03/2026) malam terasa hangat di Satu Sisi Kafe. Di tongkrongan anak ...

1774592617.7184 at start, 1774592619.1127 at end, 1.3942968845367 sec elapsed