Open Defication Frea (ODF)
Sekali Lagi tentang Pencegahan
Minggu, 25 Oktober 2015 09:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Sedia payung sebelum hujan, sepertinya sepele. Tapi kalau sudah hujan baru orang tahu betapa repot dan susahnya. Hal itu disadari betul oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro. Dan kesadaran tentang itulah yang digembor-gemborkan Dinas Kesehatan setiap kali kesempatan.
Untuk mencegah timbulnya penyakit di masyarakat, Dinkes Kabupaten Bojonegoro mewanti-wanti masyarakat agar sadar akan pentingnya Open Defication Frea (ODF).
ODF kondisi setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Mereka yang sadar ODF berarti adalah yang tidak buang air besar (BAB) di sembarang tempat. BAB semabarangan dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan memudahkan timbulnya penyakit bagi masyarakat.
Saat ini, data yang dihimpun Dinkes Bojonegoro, hingga September 2015 ini, terdapat masyarakat dari 152 desa dari total 430 desa se kabupaten Bojonegoro yang belum sadar ODF.
Kepala Dinkes Bojonegoro, Sunhadi, mengatakan, sampai saat ini, 90 persen sudah masyarakat memiliki jamban. Melalui sadar ODF tersebut maka kedepan tidak ada lagi adanya warga yang buang air besar (BAB) sembarangan.
Program ODF tersebut dilakukan sejak 2010 lalu. Itu karena hingga saat ini masih banyak warga yang BAB sembarangan karena tidak memiliki jamban. Terutama bagi mereka yang tinggal di sekitar sungai.
"Karena tidak memiliki jamban, warga ya buang air di sungai, " ujar sunhadi.(mol/moha)
Foto ilustrsi tidak sadar ODF. Sumber : -net.





































