News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Anggaran Rp 24,2 Miliar untuk Program Beasiswa Sarjana
  • Update Corona Bojonegoro 27 Mei: ODP 30, PDP 8 Meninggal 8, Positif 50 Sembuh 2 Meninggal 8
  • Pemkab Blora Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
  • Update Corona Blora 27 Mei: OTG 193, ODP 33, PDP 9 Meninggal 7, Positif 24 Sembuh 2 Meninggal 3
  • Polres Bojonegoro Distribusikan Beras Bantuan Mabes Polri pada Masyarakat Terdampak Covid-19
  • Hasil Rapid Test 2 Pasar Swalayan di Kota Bojonegoro, Semuanya Non Reaktif
  • Seorang Petani Warga Gondang Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir di Sawah
  • Hari ini, Seorang PDP Corona Asal Bojonegoro Kota Meninggal Dunia
  • Hasil Rapid Test 2 Pasar Swalayan dan Pabrik Rokok di Bojonegoro, Semuanya Non Reaktif
  • Karyawan 2 Pasar Swalayan di Bojonegoro Kota dan Pabrik Rokok di Padangan, Dirapid Test
  • Update Corona Bojonegoro 26 Mei: ODP 29, PDP 7 Meninggal 9, Positif 49 Sembuh 2 Meninggal 7
  • 24 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Blora, 15 Kasus dari Klaster Temboro
  • Update Corona Blora 26 Mei: OTG 189, ODP 29, PDP 9, Positif 24, Sembuh 2, Meninggal 3
  • Kasus Positif Covid-19 di Blora Tambah 3 Orang Jadi 24, Sembuh 2, Meninggal 3
  • Seorang Warga Bubulan Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia Saat Cari Rumput di Hutan
  • Update Corona Bojonegoro 25 Mei: ODP 28, PDP 7 Meninggal 8, Positif 49 Sembuh 2 Meninggal 7
  • Tambah Lagi 6 Orang, Positif Corona di Bojonegoro Jadi 49, Dirawat 40, Sembuh 2, Meninggal 7
  • Update Corona Blora 25 Mei: OTG 192, ODP 32, PDP 10, Positif 21 Meninggal 3, Sembuh 2
  • Update Corona Bojonegoro 24 Mei: ODP 31, PDP 5 Meninggal 8, Positif 43 Sembuh 2 Meninggal 7
  • Tambah Lagi 1 Orang, Positif Corona di Bojonegoro Jadi 43, Dirawat 34, Sembuh 2, Meninggal 7
  • Update Corona Blora 24 Mei: OTG 192, ODP 37, PDP 13, Positif 21 Meninggal 3, Sembuh 2
  • Video Prosesi Pemakaman Positif Covid-19 Warga Kelurahan Ledok Wetan Bojonegoro Kota
  • Video Prosesi Pemakaman PDP Corona Asal Kelurahan Sumbang Bojonegoro Kota
  • Sambut Idulfitri, Bupati Anna Muawanah Bersama Forkopimda Bojonegoro Gelar Takbir Virtual

Paradigma dan Lumpuhnya Asusila

*Oleh Isna Rahayu Yuliarti

Dilansir dari tirto.id, Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat terdapat 259.150 kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia sepanjang 2016 lalu. Berdasarkan data tersebut, Komnas Perempuan membagi kasus-kasus kekerasan itu pada tiga ranah yakni personal, komunitas dan negara. Di ranah personal, kekerasan dalam rumah tangga masih mendominasi dengan 5.784 kasus diikuti oleh kekerasan dalam pacaran dengan 2.171 kasus dan kekerasan terhadap anak yang mencapai 1.799 kasus.

Kekerasan terhadap perempuan dan jenis tindakan kriminal lain yang menimpa perempuan tidak hanya terjadi di dalam ranah rumah tangga saja, semisal seorang istri yang mendapat perlakuan  KDRT yang dilakukan oleh suaminya. Namun, kejahatan seksual terhadap perempuan sudah kian mengakar dan terus menjalar ke ranah yang lain, seperti tindakan kriminal yang terjadi di dalam transportasi online.

Baru-baru ini telah ditemui suatu aksi pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pengemudi taksi online terhadap penumpang perempuannya yang terjadi pada awal Oktober 2018 lalu. Menurut pengakuan teman korban, melalui tangkapan layar yang direpost oleh akun @Indonesiafeminis, memaparkan gambaran tentang aksi pelecehan seksual yang telah dialami korban. Akun tersebut memberikan informasi bahwa pengemudi telah bertindak senonoh yaitu mencium bibir korban.

Lantas, oknum taksi online tersebut mendapat kecaman dari para netizen karena telah memberikan suatu tanggapan yang tidak tepat. Alih-alih dengan meminta menyelesaikan permasalahan ini dengan cara kekeluargaan melalui mediasi.

Tidak hanya itu saja, kejahatan lain yang telah merampas paksa seorang perempuan adalah kekerasan yang dilakukan oleh kakaknya yang secara sengaja memukul area fisik adik perempuannya, bahkan lebih parahnya lagi, kekerasan perempuan juga dapat terjadi di lingkungan yang berbasis pendidikan seperti pemerkosaan yang dilakukan oleh dosen terhadap siswinya yang sedang melakukan skripsi. Kasus diatas merupakan potret dari kumpulan kasus pelecehan seksual yang telah ada di Indonesia.

 

Paradigma Masyarakat

Dari pemaparan kasus diatas, kejahatan terhadap perempuan merupakan masalah yang sering ditemui. Seiring dengan berkembangnya zaman, perubahan gaya hidup yang mengarah ke dalam sistem daring (dalam jaringan) memang menciptakan suatu efisiensi yang sangat besar. Namun, di balik itu semua, tentu ada kerugian yang terjadi seperti penyalahgunaan kesempatan untuk dijadikan sebagai tempat bertumbuhnya suatu kondisi kriminal terhadap perempuan.

Budaya **patriarki memang sudah mengakar dalam potret kenegerian ini. Mungkin ini adalah salah satu anggapan yang membuat bahwa perempuan merupakan gudang bagi para lelaki. Perempuan tidak memiliki suatu kebebasan dan akan selalu menjadi objek penganiayaan. Perempuan adalah tempat pembuangan nafsu birahi yang kapan maupun dimanapun dapat terjadi.

Hal tersebut juga berkaitan erat dengan paradigma masyarakat yang secara langsung juga telah  menganggap bahwa perempuan sudah semestinya menjaga kehormatan terhadap apa yang ada pada dirinya. Untuk itu, perempuan harus secara siaga untuk melindungi tubuhnya. Namun, apakah masayarakat lupa bahwa perempuan juga memiliki hak penuh atas keamanan dan kebebasan dalam aksi kejahatan?  

Tak sedikit yang menyalahkan perempuan sebagai akar permasalahan, perempuan dituntut untuk selalu memperbaiki tata cara berpakaian seperti tidak dianjurkannya penggunaan rok mini ketika menaiki angkutan umum dan tata cara melakukan hal apapun, seperti cara berjalan dan cara berinteraksi dalam khalayak ramai. Seolah-olah perempuanlah tonggak utama masalah yang secara sengaja menyodorkan dirinya sebagai objek pencabulan atau pemerkosaan.

Kenyataan pahit memang telah menimpa kaum hawa. Banyaknya kasus-kasus yang menimpa kehidupan mereka telah merenggut kebahagiaan yang nyata, bahkan dapat menyebabkan suatu perasaan trauma yang berkepanjangan. Namun,  adakalanya pula bahwa ketika seorang perempuan telah mendapatkan suatu tindakan kejahatan seksual, mereka hanya bungkam dan menyimpan penuh atas apa yang telah menimpa dirinya. Mereka enggan berteriak dan begitu mudahnya menyerahkan apa yang seharusnya mereka jaga. Mereka tidak melaporkan dan menjadikan hal tersebeut sebagai momok yang bisa menghancurkan mental dan jati dirinya. Ini menunjukkan kekeliruan yang terjadi, seharusnya mereka tidak lagi takut melaporkan karena dengan jelas telah tertera dalam KUHP tentang kejahatan kesusilaan (Pasal 281 sampai Pasal 303) bahwa hukum sudah bulat mengatur permasalahan tersebut.

Jelas merupakan masalah yang kompleks untuk diselesaikan. Apabila sang korban kejahatan tetap saja mengaggap hal tersebut sebagai masalah yang tidak perlu dilaporkan, maka semua pecundang akan tetap gentar menjadi pecundang. Bagi mereka, dengan adanya kelonggaran hukum bukan suatu masalah atau acuan pedoman yang harus dipatuhi. Dimana ada kesempatan, maka itu suatu kelonggaran bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan nafsu birahinya.

Begitu pula dari pihak seorang korban,  sudah semestinya mereka sadar akan hak yang mengikat dalam tubuhnya tersebut, ada suatu hal yang harus dihormati dan dilindungi, sehingga pelaporan terhadap pihak yang berwajib sangat dianjurkan.

Untuk itu, paradigma yang membuat wanita sebagai makhluk lemah harus dibumihanguskan dan pelaku utama kejahatan harus sadar bahwa perempuan sudah semestinya mendapatkan hak yang sama dengan lelaki, bahwa mereka bukan objek kejahatan seksual dan mereka berhak mendapatkan perlindungan. (*/imm)

Ilustrasi: violence (Foto: pixabay)

*Penulis: Mahasiswa Teknik Industri, Universitas Sampoerna, Jakarta

 

**Patriaki, adalah sebuah sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi dalam peran kepemimpinan politik, otoritas moral, hak sosial dan penguasaan properti. Dalam domain keluarga, sosok yang disebut ayah memiliki otoritas terhadap perempuan, anak-anak dan harta benda. (wikipedia)

Berita Terkait

Videotorial

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19

InsertLive Covid Campaign: Kampanye Lawan Corona

#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama, salah satunya melalui video, pada Minggu (29/03/2020) . Kampanye besar kedua ini dilakukan untuk ...

Berita Video

Video Prosesi Pemakaman Positif Covid-19 Warga Kelurahan Ledok Wetan Bojonegoro Kota

Virus Corona

Video Prosesi Pemakaman Positif Covid-19 Warga Kelurahan Ledok Wetan Bojonegoro Kota

Bojonegoro - Seorang warga Bojonegoro Kota yang berstatus terkonfirmasi positif Covid-19, pada Sabtu (23/05/2020), meninggal dunia saat dalam perawatan di ...

Teras

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

Mempertanyakan Keseriusan Manajemen Persibo Bojonegoro #2

DALAM tulisan sebelumnya, untuk kembali membangun Persibo, menurut penulis paling tidak ada tiga hal utama yaitu, pertama aspek legalitas, kedua ...

Opini

Peran Media dalam Mempengaruhi Massa di Tengah Pandemi Covid-19

Opini

Peran Media dalam Mempengaruhi Massa di Tengah Pandemi Covid-19

Di tahun 2020 ini, dunia menghadapi hal sulit yang mungkin jarang sekali dihadapi umat manusia, yaitu pandemi virus Corona atau ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

Mahasiswa Bojonegoro Ini Serahkan Bantuan Sembako ke Masyarakat Tak Mampu

Mahasiswa Bojonegoro Ini Serahkan Bantuan Sembako ke Masyarakat Tak Mampu

Bojonegoro - Salah seorang mahasiswa penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), turut bergerak menggalang dana bantuan bagi masyarakat Bojonegoro ...

Eksis

Perajin Batik Tulis Blora Gigih Bertahan di Tengah Pandemi Virus Corona

Perajin Batik Tulis Blora Gigih Bertahan di Tengah Pandemi Virus Corona

Blora - Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menangah (UMKM) di Kabupaten Blora nampaknya ikut terdampak dampak pandemi virus Corona (Covid-19). ...

Infotorial

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited: Merajut Asa, Mendobrak Batas

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited: Merajut Asa, Mendobrak Batas

HARI Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei merupakan momentum bersejarah yang berhasil meletakkan fondasi bagi kemajuan pendidikan bangsa. Salah ...

Berita Foto

Jenazah ODP Asal Surabaya Dimakamkan di Kanor Bojonegoro dengan Protokol Covid-19

Virus Corona

Jenazah ODP Asal Surabaya Dimakamkan di Kanor Bojonegoro dengan Protokol Covid-19

Bojonegoro - Jenazah warga Kota Surabaya yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19), yang meninggal di Rumah Sakit ...

Feature

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Tradisi Nyadran di Desa Napis Tambakrejo Bojonegoro, Kearifan Lokal yang Masih Dilestarikan

Bojonegoro - Sebagian masyarakat Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (07/02/2020) pagi, menggelar tradisi Nyadran atau Manganan, dengan ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Wakil Bupati Resmikan Wisata Edukasi Kebun Anggur Blora

Wakil Bupati Resmikan Wisata Edukasi Kebun Anggur Blora

Blora - Kabupaten Blora kini punya Wisata Edukasi Kebun Anggur, yang berloksi di Kelurahan Kunden Kecamatan Blora Kota. Kebun anggur ...

Hiburan

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Full Moon Festival #2

Cak Nun bersama Kyai Kanjeng Meriahkan Full Moon Festival di Negeri Atas Angin Bojonegoro

Bojonegoro - Full Moon Festival kembali digelar untuk yang kedua kalinya, Selasa (10/03/2020) malam, di puncak di Negeri Atas Angin ...

Statistik

Hari ini

3.364 kunjungan

4.642 halaman dibuka

187 pengunjung online

Bulan ini

387.735 kunjungan

559.385 halaman dibuka

Tahun ini

2.002.404 kunjungan

2.887.272 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 420.494

Indonesia: 7.349

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1590641324.6684 at start, 1590641324.9374 at end, 0.26905798912048 sec elapsed