News Ticker
  • Pedagang Pasar Kota Pindah Sementara Selama Renovasi, Ada yang Swadaya
  • Kalitidu Sabet Emas Mobile Legends Usai Tekuk Kecamatan Kota 2-0
  • Pemprov Jatim Deklarasikan Diri Sebagai Provinsi Event Terbanyak, Genjot Kunjungan Wisatawan
  • Kebiasaan Makan Berat Larut Malam Diam-Diam Bisa Merusak Fungsi Ginjal
  • Festival Wisata Buah dan Sayuran di Galeri Bengawan Trucuk, Upaya Menuju Petani Mandiri
  • Buku Historiografi Ki Andong Sari Warnai Haul Ki Andongsari ke 244
  • 6 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 6 Juli 2026
  • Kirab Pusaka Ki Andong Sari Berlangsung Meriah, Wabup Nurul Azizah Ikut Rombongan
  • Sanggar Dunia Imajinasi Gelar Festival Bocah Dolanan, Ada Workshop Korah-Korah
  • Angka Perceraian ASN Pemprov Jatim Tinggi, Faktor Ekonomi Hingga Jeratan Pinjol Jadi Pemicu
  • Kirab Pusaka Leluhur Ki Andongsari Digelar Hari Ini, Diawali Jamasan
  • MWCNU Kapas Gelar Lailatul Ijtima di Desa Tapelan, Kiai Komari Ajarkan Doa Manjur Jadi Orang Baik
  • Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Campurejo Bojonegoro, Kerugian Ratusan Juta
  • 05 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 05 Juli 2026
  • TPS 3R Desa Trucuk dan Komunitas Arisan Sampah MAPAK Bojonegoro Studi Tiru ke TPST 3R Mulyoagung, Malang
  • PSM Bojonegoro Gelar Baksti Sosial, Rayakan Ulang Tahun ke-51
  • Bantu Keberlanjutan Program GAYATRI, Disnakkan Bojonegoro Matangkan Skema Bantuan Pakan Hingga Penyerapan Telur ke SPPG
  • Supergirl: Woman of Tomorrow' – Potensi yang Terperangkap dalam Narasi Generik
  • Bukan Sepenuhnya Mitos, Ahli Ungkap Tangan Berkeringat Bisa Jadi Alarm Masalah Jantung
  • Perluas Pemasaran Telur Program GAYATRI, Disnakkan Bojonegoro Fasilitasi KPM Jualan Rutin Hingga Tembus Instansi Pemerintah
  • 04 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 4 Juli 2026
Ribuan Pemuda Padati Pendapa Pemkab Tuban, Bacakan Maklumat Satu Tekad

Ribuan Pemuda Padati Pendapa Pemkab Tuban, Bacakan Maklumat Satu Tekad

Oleh Achmad Junaidi

Tuban - Lebih dari seribu pemuda dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa , Banser dan Ansor, pada Jumat (30/11/2018), bertempat di Pendapa Pemkab Tuban, bacakan maklumat satu tekad, untuk kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Acara yang dimotori oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tuban tersebut dihadiri Pengurus Besar Nahdzatul Ulama (PBNU), Dr Ainur Rofiq Al-Amin, dengan mengusung tema, Geliat Generasi Milenial Tekad Resonansi Kebangsaan.

 

Ainur Rofiq Al-Amin dihadapan ribuan peserta mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Tuban agar tetap menjaga kerukunan dan memegang erat nilai NKRI. Selain itu ia menjelaskan tentang organisasi yang pernah diikuti, yaitu HTI, yang dirasa sangat jauh dari nilai sosial dan bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia. Menurutnya, doktrin khilafah yang kerap disuarakan merupakan doktrin yang keliru dan tidak perlu dijalankan di negara Indonesia, karena negara ini dibentuk berdasarkan istihat para ulama terdahulu.

"Saya tegaskan tinggalkan saja gerakan HTI dan mari kembali bersatu membangun NKRI, dengan membangun bangsa yang sudah diwariskan para ulama dan pendiri bangsa kita," terang Gus Rofiq.

Untuk itu ia menentang dan mengajak masyarakat Indonesia untuk wajib menyuarakan penolakan terhadap organisasi yang jauh dari nilai-nilai keluhuran bangsa Indonesia.  Menurut Gus Rofiq , saat ini ada upaya untuk menysupkan ideologi ini ke sejumlah institusi, baik perguruan tinggi, pemerintahan bahkan penegak hukum. Maka dari itu, perlu dibentengi pemahaman yang kuat dalam setiap diri pribadi seseorang agar tidak mudah dipengaruhi ajaran HTI yang dianggap menyesatkan tersebut. 

"Sekarang orang HTI satu saja bisa mempengaruhi lebih dari lima orang, dan jika ini terus terjadi di dalam bangsa Indonesia, maka tidak menutup kemungkinan bangsa ini akan hancur," papar mantan penganut HTI ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, gerakan yang mengatasnamakan agama seperti HTI ini perlu diwaspadai bersama.

“Karena jika tidak dijaga sejak dari sekarang, maka tidak menutup kemungkinan bangsa yang sudah diperjuangkan oleh para pendahulu dengan tumpahan darah, akan hancur dan lebur oleh sebuah faham yang menyesatkan.” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta dari salah satu  perguruan tinggi di  Tuban, Digta Nur Dianita mengaku sangat senang dan memberikan apresiasi yang baik, karena dengan kegiatan ini seyogyanya kaum muda dapat menyaring segala bentuk ideologi yang dapat menyesatkan generasi muda.

"Bagus sekali acara ini, semoga ke depannya ada kegiatan seperti ini lagi, karena kalau jiwa muda saat ini tidak selalu diingatkan akan hal ini, maka tidak menutup kemungkinan generasi muda akan terbawa dalam suasana HTI," ungkap Digta.

Di sesi terakhir, ribuan pelajar, mahasiswa, banser dan sejumlah pemuda lainnya membacakan ikrar atau sumpah untuk tetap berpegang teguh dan menentang dengan keras faham radikal, untuk tidak diperbolehkan masuk di Indonesia. (jun/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783332252.9035 at start, 1783332254.1273 at end, 1.2237849235535 sec elapsed