News Ticker
  • Seorang Warga Kalitidu Bojonegoro Ditemukan oleh Tetangganya Meninggal di Sawah
  • Kejurprov Sepeda Balap 2018 Jatim, Digelar di Tuban
  • Kabupaten Blora Terima Penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City dari Kemenkominfo RI
  • Bupati Minta Ormas Islam di Blora Ikut Amankan Natal
  • Pemotor di Sumberrejo Tewas Terlindas Bus Dali Prima, Diduga Sopir Ngeblong
  • Kantor Pusat PT Shou Fong Lastindo Akan Dipindah ke Bojonegoro
  • Kecelakaan Beruntun di Dander Bojonegoro 4 Orang Luka-Luka
  • Gus Huda: Semoga Predikat WBK Polres Bojonegoro dapat Menjadi Virus bagi Lembaga Lain
  • Cegah Hoax di Medsos, Polres Bojonegoro Gelar Diskusi bersama Admin Grup Facebook
  • Seorang Nenek Warga Ngambon Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia dalam Keadaan Membusuk
  • Seorang Warga Sumberrejo Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia Saat Tidur
  • Ketua DPRD Bojonegoro: Selamat  Untuk Polres Bojonegoro yang Telah Meraih Predikat WBK
  • Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro
  • Bupati Apresiasi Polres Bojonegoro yang Telah Meraih Predikat WBK
  • Festival Banyu Urip, Destinasi Wisata Hiburan dalam Semarak Perayaan Hari Jadi Ke-341 Kabupaten Bojonegoro
  • Raih Predikat WBK dari Kementerian PAN-RB, Polres Bojonegoro Gelar Tasyakuran
  • Enthung Jati, Kuliner Ekstrem Warga Pinggiran Hutan di Tuban
  • Tabrakan Motor Guru dan Pelajar di Balen Bojonegoro, 2 Orang Masuk Rumah Sakit
  • BEM dan DLM STIKes ICsada Bojonegoro, Kunjungi Lapangan Banyu Urip Blok Cepu
  • Ketua DPRD Bojonegoro Lakukan Kunjungan Kerja ke Blora
  • Bojonegoro Raih Penghargaan PPID Award dari Komisi Informasi Jatim
  • Bupati Bojonegoro Tinjau Dampak Banjir Bandang di Sekar
  • Bupati Bojonegoro Ingatkan Tangung Jawab Sebagai Aparatur Pemerintah
  • Bupati dan Wakil Bupati Ikuti Kirab Budaya Hari Jadi Blora
  • Harga Tiket Wahana Universal Studio Singapore

Ironi Revolusi Industri 4.0

*Oleh Isna Yuli Kurniawati

Di zaman sekarang ini, segala perubahan tak mungkin bisa kita hindari. Jika kita tak mampu mengikuti perkembangan zaman, maka kita yang akan terseret dan tertatih untuk melalui zaman tersebut. Saat ini dunia sedang menuju pada gerbang revolusi industri 4.0.

Revolusi industri 4.0 ditandai dengan sistem cyber-physical. Saat ini, industri mulai menyentuh dunia virtual, berbentuk konektivitas manusia, mesin dan data. Istilah ini dikenal dengan nama internet of things. Intinya tatanan dunia kedepan bertumpu pada sistem komputerisasi berbasis internet.

Guna mempersiapkan tantangan dari revolusi industri 4.0 tersebut, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyiapkan roadmap guna menghadapi revolusi industri 4.0. Pasalnya, revolusi industri 4.0 ini akan memangkas sejumlah pekerjaan, karena pekerja telah tergantikan dengan mesin berbasis internet. Dampak paling terlihat adalah bertambahnya jumlah pengangguran.

Saat ini data Kemnaker menunjukkan, dari total 128 juta angkatan kerja, terdapat 7,04 juta orang pengangguran terbuka. Sementara, dalam pasar kerja, jumlah pekerja paruh waktu sebanyak 51 juta orang. (kontan.co.id).

Sedangkan level daerah, di Bojonegoro, tingkat pengangguran terbuka (TPT) sekitar 24 ribu orang atau 3,88 persen dari total penduduk Bojonegoro. Parahnya jumlah tersebut masih bisa bertambah tiap tahunnya. Sebab, lulusan SMA/SMK tiap tahunnya sekitar 6.900 orang. (Radar Bojonegoro).

Kebijakan pengalihan SMA menjadi SMK nyatanya tidak berdampak signifikan terhadap meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Umumnya lulusan SMA akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi (perguruan tinggi), sedagkan lulusan SMK jika mereka tidak memiliki skill yang kuat maka akan tersingkir dari dunia industri. Ditambah dengan banyaknya lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, membuat lulusan SMK hanya berkutat pada industri rumahan.

Sedangkan di level yang lebih tinggi, yaitu banyaknya jumlah pengangguran dalam kategori pendidikan menengah ke atas juga harus diantisipasi. Pasalnya masih terjadi mismatch antara lulusan pendidikan dan kebutuhan industri atau under qualified di pasar kerja. Dimana tidak banyak tersedia lowongan pekerjaan dari bidang pendidikan yang ada. Hal ini pun diperparah dengan masuknya ribuan pekerja asing ke Indonesia.

Disisi lain pemerintah lebih mengutamakan untuk mengembangkan sektor pariwisata yang terintegrasi dengan industri kreatif sebagai andalan untuk membuka lapangan pekerjaan baru. Wacana menyiapkan “10 Bali baru” (sebagai destinasi wisata utama), digadang-gadang menjadi industri yang tahan terhadap sentimen-sentimen negatif.

Dari kebijakan yang direncanakan, kita bisa menilai pemerintah belum sepenuhnya memikirkan nasib jutaan rakyat dengan usia produktif dalam menghadapi revolusi industri kelak. Sebab pengembangan sektor pariwisata tidaklah mampu menyerap banyak tenaga kerja, apalagi jika hal itu diserahkan kepada industri kreatif yang secara umum berbentuk UMKM. Dengan kondisi perekonomian saat ini saja, berbagai sektor industri menengah kebawah banyak yang memutuskan gulung tikar. Bukan karena produknya yang tidak diminati, tetapi daya beli masyarakat yang menurun akibat perekonomian yang buruk.

Tidak fair rasanya jika kita hanya membahas revolusi industri 4.0 dari sisi ekonomi saja, karena segala perkembangan yang ada harusnya kita manfaatkan dengan baik. Artinya, jika dengan jumlah penduduk dengan usia produktif yang besar, maka patut diberdayakan dari berbagai sisi. Mulai dari pendidikan, tidak hanya mencetak pekerja pabrik, tapi lulusan pendidikan baik sekolah menengah maupun perguruan tinggi mampu mencetak ilmuwan, bukan pekerja. Tidak hanya terampil dibidangnya tapi mahir dalam kompetensinya. Di sisi lain, pemerintah juga berperan memberikan ketegasan kepada perusahaan dengan melarang mempekerjakan pekerja asing. Sehingga membuka peluang kerja bagi pribumi.

Sukses  penyelenggaraan pendidikan harus ditopang dengan sistem ekonomi dan keuangan yang benar. Mengingat Indonesia merupaan negara dengan sumber daya alam (SDA) berlimpah, seharusnya mampu menopang biaya pendidikan dan kesehatan rakyatnya. Hal itu hanya bisa dicapai jika pemerintah mampu berdikari tanpa campur tangan asing dalam seluruh pengelolaan SDA. (*/imm)

Ilustrasi: Perjalanan revolusi industri (foto: kemenperin)

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Kesultanan Melaka dan Konstitusi Malaysia

Oleh Muhammad Roqib Kuliah tamu bersama Dr Norazlina binti Abdul Azis dari Faculty Law UITM Malaysia di Pascasarjana Ilmu Hukum ...

Opini

Proaktif Menjemput Momentum Restorasi Tata Kelola Pemerintahan RI

Proaktif Menjemput Momentum Restorasi Tata Kelola Pemerintahan RI

*Oleh Dr Suyoto MSi Apa Masalah Pemerintah menurut anda? Pertanyaan ini sungguh serius untuk dijawab bersama oleh rakyat, politisi dan ...

Quote

Inisiatif

Inisiatif

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Inisiatif dapat diartikan kemampuan menemukan ide, gagasan atau peluang untuk menjawab atau menyelesaikan permasalahan ...

Sosok

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Kopi Biji Secang, Minuman Herbal Produk Pondok Pesantren

Oleh Nova Andriyanto Bojonegoro - Kopi biji secang, adalah minuman ringan dari olahan biji secang. Leluhur dulu biasa menggunakan kayu ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Berita Foto

Menteri PAN-RB Serahkan Penghargaan Kepada Kapolres Bojonegoro

Menteri PAN-RB Serahkan Penghargaan Kepada Kapolres Bojonegoro

Dalam acara apresiasi dan penghargaan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), yang ...

Feature

Miniatur Motor Berbahan Limbah Bambu

Miniatur Motor Berbahan Limbah Bambu

Oleh Priyo SPd Blora - Banyaknya pohon bambu yang tumbuh di wilayah Desa Sumurboto Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, membuat warga ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Harga Tiket Wahana Universal Studio Singapore

Harga Tiket Wahana Universal Studio Singapore

Oleh Imam Nurcahyo Menghabiskan liburan dengan keluarga memang sangat menyenangkan apalagi dengan mengunjungi tempat wisata yang memiliki banyak wahana dan ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

5.673 kunjungan

10.280 halaman dibuka

353 pengunjung online

Bulan ini

47.956 kunjungan

81.515 halaman dibuka

Tahun ini

1.289.286 kunjungan

2.264.810 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 682.496

Indonesia: 11.324

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015