News Ticker
  • Target Operasi 2027, Pemkab Bojonegoro Matangkan Persiapan RSUD Kalitidu Layanan Unggulan Kesehatan Jiwa
  • Momen HJB ke-349, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ Dipasung dan Terapkan Program Bapak Asuh OPD
  • 29 Oktober dalam Catatan Sejarah  
  • IDMC 2026, Kolaborasi Media dan Industri Kreatif Buka Peluang bagi UMKM
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 29 Oktober 2026
  • Setelah Lima Tahun Terpasung, Warga Teleng Sumberrejo Dievakuasi ke Pondok Rehab Jiwa Gus Jack
  • Puluhan Pelajar di Tuban Ikuti Pelatihan Jurnalistik dan Edukasi Terkait Industri Hulu Migas
  • Cara Para Pendidik di Bojonegoro Tumbuhkan Budaya Memilah Sampah Sejak Dini
  • Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Bojonegoro Bertabur Penghargaan Prestasi Pemuda
  • Sunaryo Resmi Dilantik Jadi Sekda Blora Bertepatan Peringatan Hari Sumpah Pemuda
  • Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Perbup Nomor 36 Tahun 2026 tentang Sistem Kerja ASN, Hapus Jabatan Subkoordinator
  • Pemkab Bojonegoro Salurkan CSR PT ADS untuk 161 Pedagang Pasar Kota Lama
  • Anda Suka Makan Telur Mentah dan Setengah Matang? Ini Bahayanya Menurut Ahli Gizi
  •   28 Oktober dalam Catatan Sejarah 
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 28 Oktober 2026
  • Mengabdi 31 Tahun, Emy Edi Susanto Raih Penghargaan Adhi Bhakti Pratama dari TP PKK Pusat
  • Lepas 345 Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026, Bupati Bojonegoro Targetkan Masuk 10 Besar
  • Operasi Modifikasi Cuaca BNPB dan BMKG Mulai Membuah Hasil, Hujan Ringan Guyur Surabaya
  • Operasi Modifikasi Cuaca BNPB dan BMKG Mulai Membuah Hasil, Hujan Ringan Guyur Surabaya
  • Dampak Buruk Kurang Tidur Lebih Berbahaya Dibanding Jarang Makan Nasi
  • PMI Bojonegoro Kumpulkan 178 Kantong Darah dari Pendonor di Lokasi Wisata GoFun
  • Dorong Transparansi Hingga Pelosok, Pemkab Bojonegoro Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Desa Jelang Wawancara E-Monev KIP 2026
  • 27 Oktober dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Oktober 2026
Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto

Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta, yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.

Hal ini juga untuk menegaskan dan mengingatkan kembali bahwa ibu bukan sekedar perempuan dalam keluarga, peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini, untuk meraih kemerdekaannya.

Sari Koeswoyo sebagai Ibu rumah tangga dengan tiga orang anak mengamini hal tersebut. Kepada awak media ini Minggu (23/12/2018), Sari menuturkan bahwa ia meyakini, Ibu memiliki peranan dan tanggung jawab yang besar bagi keluarga, lingkungan, masyarakat dan bangsanya.

Seperti dirinya, membesarkan tiga anak hingga menjadi manusia yang berkehidupan baik, bukan perkara mudah. Dari mulai memenuhi kebutuhan fisik, psikis dan membentuk karakter anak agar nanti menjadi generasi terbaik bangsa. Dan kini, ketiga anaknya telah mandiri dan memiliki kehidupan serta karirnya sendiri.

Bagi Sari, Ibu rumah tangga memiliki tugas utama mengasuh, menjaga dan berkehidupan di rumah bersama anak-anaknya. Namun, di luar tugas utama tersebut, Sari juga merupakan seniman atau pelaku seni. Darah seni yang mengalir dari sang ayah (Yok Koeswoyo), menjadikannya perempuan yang bereksistensi dan berkarya,  melalui lagu-lagu, musik dan karya seni lainnya. Sari aktif menyanyi, bermain film, bermusik, dan dari sanalah dia membesarkan anak-anaknya secara ekonomi.

Sari merupakan putri pertama dari salah satu Personel Band Koes Plus, Yok Koeswoyo. Kehidupan kecilnya dilalui dengan pergulatan batin yang cukup keras. Ketika masih berusia tujuh tahun, ia harus ditinggal untuk selama lamanya oleh ibu kandungnya, yang meninggal akibat kecelakaan. Selang beberapa tahun kemudian, ayahnya menikah dengan perempuan berkebangsaan Perancis. Kehidupan Sari kecil selanjutnya, hidup dan tinggal bersama dengan ibu sambung. Darinyalah Sari mendapat kasih sayang, cinta kasih, dan didikan seperti layaknya Ibu kandungnya sendiri.  Darinya karakter, pribadi dan kualitas diri yang melekat pada Sari Koeswoyo dibentuk.

"Semua kualitas baikku, kelakuan baikku, perilaku baikku. Semua yang baik dan benar kudapat dari perempuan ini," tutur Sari Koeswoyo.

Selain sebagai seniman dan ibu rumah tangga, Sari banyak aktif di dunia sosial kemanusiaan. Dia pernah menjadi duta dan relawan di beberapa gerakan sosial, seperti Relawan Pencegahan HIV AIDS, relawan penanganan pasca bencana Gempa Palu, dan sejumlah kegiatan sosial lainnya. 

"Menjadi sebaik-baik perempuan yang terus berkomitmen untuk bertanggung jawab, sekaligus sebagai Ibu bagi anak-anak saya, dan pelayan bagi masyarakat, itulah yang saat ini saya lakukan," tuturnya.

Menurut Sari, kualitas anak-anak bangsa bergantung pada perempuan dan ibu-ibu yang hebat. Di Peringatan Hari Ibu kali ini, Sari berpesan kepada anak-anak untuk berbhakti kepada Ibunya, dengan sebaik-baiknya. Untuk membalas jasa perempuan yang telah mendidik dan merawat dengan sabar.

“Salah satu caranya bisa dengan terus belajar dengan giat dan mengejar cita-citanya, agar ibunya kelak juga turut bangga.” katanya berpesan.

Ibu atau perempuan, perannya sangat penting dalam mewujudkan kemajuan bangsa. Sari juga berpesan untuk perempuan-perempuan Indonesia, agar terus konsisten berperan sebaik-baiknya bagi keluarga. Juga sebagai pembentuk karakter terbaik bagi generasi bangsa, melahirkan generasi berbudi pekerti luhur dan bermoral tinggi. Harus juga aktif mengisi pembangunan dengan perannya. Ia mengajak para kaum perempuan untuk ikut serta berjuang bersama menyumbangkan akal dan pikiranya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kiprah Perempuan bisa dimulai dari keluarganya, mendidik dan membangun karakter anak-anaknya, Selain itu perempuan juga harus mulai mengambil bagian dalam perubahan bangsa melalui karya dan kerjanya, mandiri secara ekonomi, berkepribadian, ibu-ibu Indonesia harus menjadi wanita hebat. Sudah saatnya perempuan menjadi bagian dari Agen Of Change untuk Indonesia," tutur Sari.

Masih menurut  Sari, saat ini telah banyak perempuan, tak terkecuali di Indonesia, membuktikan kualitasnya, menjadi pengusaha sukses, melahirkan karya-karya besar, menjadi pemimpin dan politisi yang berkompeten. Ia mencontohkan banyak perempuan Indonesia yang menjadi kepala daerah, pejabat negara, pejuang sosial dan menteri di negeri ini, yang berhasil membawa kemajuan.

"Banyak perempuan yang menjadi pemimpin, dan berhasil," ucapnya..

Sati berharap, melalui Peringatan Hari Ibu tahun ini, yang mengambil tema, Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa, dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan.

“Selamat Hari Ibu. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, meridhoi setiap niat baik kita semua,” pungkasnya. (mol/imm)

Banner Ucapan HJB ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

Hiburan

Film Digger,  Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Film Digger, Komedi Satir tentang Kekuatan Konspirasi Pengancam Lingkungan

Bojonegoro Sutradara kenamaan Alejandro Gonz lez I rritu kembali menggebrak dunia perfilman lewat karya terbarunya berjudul Digger. Mengusung genre komedi ...

1793246509.4418 at start, 1793246509.7462 at end, 0.30440497398376 sec elapsed