Pemkab Rencana Bangun Gedung Budaya dan Industri Ekonomi Kreatif
Kamis, 29 Oktober 2015 21:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro memberikan keterangan mengenai masa depan Museum Rajekwesi. Hal itu sehubungan dengan penempatan sementara Museum Rajekwesi di SD Model Terpadu Negeri Bojonegoro yang berada di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas.
Seperti diberitakan sebelum ini, Museum Rajekwesi yang awalnya berada di Jl. Pattimura di dekat gedung Dinas Pendidikan itu, dipindah sementara ke SMT. Pemindahan itu sudah terjadi lama, 2013 lalu, karena pembangunan gedung Dinas Pendidikan Bojonegoro yang baru.
Kabid Pelestarian dan Pengembangan Budaya, Suyanto, mengatakan Pemkab Bojonegoro saat ini sedang merencanakan pembangunan Gedung Budaya dan Industri Ekonomi Kreatif. Nah, Museum Rajekwesi nantinya akan ditempatkan di sana.
Saat ini, kata Suyanto, lahan seluas 13 hektar sudah dipersiapkan untuk pembangunan gedung budaya itu. Tidak hanya ditempati museum saja, gedung budaya itu nantinya juga difungsikan sebagai tempat pelatihan di bidang keilmuan, kebudayaan, dan industri kepada masyarakat.
"Setelah dilakukan pemetaan oleh Dinas Pekerjaan Umum, tempat yang akan dibangun Gedung ini berada di Jalan Cokroaminoto. Saat ini proses pengerjaan baru sampai pada pengurukan tanah," kata Suyanto kepada BeritaBojonegoro.com (BBC).
Nantinya, tempat ini mampu menjadi pembelajaran langsung bagi masyarakat. "Tempat ini akan menjadi pusat pembelajaran. Misalnya ada proses pembuatan gerabah secara langsung seperti di Malo. Jadi pelajar maupun masyarakat bisa langsung belajar di sana," terang Suyanto.
Untuk anggaran yang dibutuhkan, Suyanto mengaku hanya memiliki perkiraan sebesar 2 miliar, itupun hanya untuk tempat koleksi dan pameran sehubungan dengan benda sejarah. (ver/moha)





































