Hingga Oktober Tahun Ini, Kebakaran Terjadi 64 Kali
Minggu, 01 November 2015 07:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota-Angka kebakaran di Bojonegoro terbilang tinggi tahun ini (2015). Berdasar data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terhitung hingga bulan Oktober tahun ini, kebakaran yang terjadi sebanyak 64 kejadian.
Kepala BPBD, Andik Soedjarwo, mengatakan bahwa angka itu terbilang tinggi meskipun tahun lalu sebenarnya lebih tinggi lagi. “Tahun lalu ada 64 kejadian. Terjadi di 63 desa di 23 Kecamatan. Tapi ini kan baru sampai Oktober. Kemungkinan bertambah masih bisa,” katanya kepada BeritaBojonegoro.com (BBC).
Sementara angka 64 kejadian itu, lanjut Andik, terjadi di 55 desa di 22 Kecamatan. Andik berharap tidak terjadi peningkatan yang cukup serius. Masyarakat saat ini, lanjut Andik, mungkin bisa lebih sadar dari pada tahun lalu.
“Paling tidak dengan seringkalinya terjadi bencana ini, masyarakat bisa bersikap lebih hati-hati terhadap bahaya api. Kebanyakan kejadian memang disebabkan orang tidak memperhatikan kondisi rumah saat menyalakan api,” kata Andik.
Meski demikian, kondisi cuaca yang panas di musim kemarau yang terbilang cukup panjang ini, turut menunjang terjadinya bencana kebakaran.
Untuk memperkuat kinerja, Andik mengatakan, akan menambah personil tim yang dipimpinnya itu. Jelasnya, akan ada 8 personil yang akan memperkuat kesolidan dan kekuatan BPBD.
Sementara tantangan yang akan datang di musim hujan yang akan segera tiba ini, kata Andik, adalah banjir. Sebab kemungkinan Bojonegoro sebagai langganan banjir belum sepenuhnya sirna. "Tapi semoga saja tidak ada banjir besar,” pungkasnya.(mol/moha)





































