Program Pelatihan Kerja 12.000 Orang, Agar Bisa Berwirausaha
Rabu, 04 November 2015 14:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro mengadakan rapat kordinasi dengan 40 Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK), hari ini, Rabu (04/11) di ruang pertemuan Disnakertransos, Jalan Panglima Soedirman Nomor 24.
Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adie Witjaksono, yang memimpin langsung rakor itu. Kata Adie, rapat itu digelar untuk menyampaikan harapan dan menyatukan semangat agar memasuki semester kedua program pelatihan 12.000 orang nanti ini bisa lebih baik.
“Tahun depan akan diadakan lagi, karena masyarakat memang membutuhkan. Banyak yang sehabis pelatihan langsung berwirausaha. Dan memang itulah harapan Disnakertransos,” kata Adie.
Adie menegaskan bahwa semestinya sesudah pelatihan para peserta terus mengasah kemampuannya dengan misalnya berwirausaha. Itu memang yang menjadi harapan dari program ini. Keberhasilan program ini, sebenarnya bisa diukur dari situ, sejauhmana para peserta bisa mempraktekkan, sehingga angka pengangguran benar-benar bisa berkurang.
Program pelatihan kerja 12.000 orang adalah program Disnakertransos untuk mengatasi masalah pengangguran di Bojonegoro. Ada 2 bagian dalam program itu, yakni untuk wirausaha dan untuk sertifikasi. Program ini sudah dimulai sejak bulan Januari lalu sampai dengan Desember nanti. Pelaksanaan program tersebut melibatkan beberapa LPK di Bojonegoro.
Salah satu peserta pelatihan menjahit, Sri, warga Desa Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro Kota, merasa berterimakasih atas program pelatihan 12.000 orang itu. “ Saya bisa membantu keuangan keluarga dengan pelatihan jahit ini,” katanya. (mol/moha)





































