Dinas Perdagangan Bojonegoro Segera Laksanakan Standarisasi Produk
Selasa, 27 Agustus 2019 15:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Dalam acara Temu Usaha dan Pasar Lelang Komoditas, yang digelar Selasa (27/08/2019), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Drs Sukaemi MSi, menuturkan bahwa agar produk-produk IKM, UKM maupun UMKM Bojonegoro tidak hanya laku di pasar lokal Indoneia saja, ke depan Dinas Perdagangan akan segera lakukan standarisasi produk.
"Kita perlu kegiatan standarisasi produk untuk peningkatan eksport. Saat ini, target eksport Bojonegoro belum terpenuhi, namun kita sudah hampir separo, oleh karena itu nanti produk apa lagi yang perlu kita eksport." tuturnya saat beri sambutan dalam acara Temu Usaha dan Pasar Lelang Komoditas. Selasa (27/08/2019).
Temu Usaha dan Pasar Lelang Komoditas yang digelar Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, di salah satu rumah makan yang terletak di Jalan Gajah Mada Bojonegoro. Selasa (27/08/2019)
Drs Sukaemi mengungkapkan bahwa untuk menuju eksport, ibaratnya ada gula ada semut. Manakala di Bojonegoro ada gula, maka semut yang ada di luar negeri akan mencari gula di Bojonegoro
"Caranya bagaimana? Yang pertama adalah standarisasi produk sesuai yang ada di luar negeri. Misalnya di Asia Tenggara, kualitas produk yang diharapkan itu yang bagaimana," tuturnya menjelaskan.
Ia juga menuturkan bahwa pihaknya juga akan berupaya untuk mengetahui produk-produk yang diinginkan konsumen, agar bisa mencapai standar produk yang diinginkan oleh negara yang akan dituju. Selain itu, nantinya para pelaku usaha juga akan diberi informasi termasuk manajemen usaha, sehingga para pelaku usaha tersebut bisa meningkatkan kualitas sesuai dengan standar tersebut.
"Oleh karena itu, saya mohon dengan hormat kita saling bahu membahu, bagaimana usaha jejaring kita ini bisa jalan, sehingga para pelku usaha kita ini semakin hari semakin meningkat. Grafik perdagangannya semakin meningkat. Jangan sampai nanti hanya tumbuh kembang pengusahanya saja tetapi tidak ada peningkatan transaksinya," tuturnya.
Masih menurut Drs Sukaemi, peran dari dinas perdagangan adalah bagaimana meningkatkan produk sesuai standar atau kehendak pembeli, yang kedua bagaimana caranya meningkatkan keharmonisan jejaring pelaku usaha secara standar.
"Kita akan jembatani eksport ke luar negeri sehingga produk-produk kita bisa memenuhi kualitas eksport." tuturnya. (red/imm)