Dishub Cabuti Tiang Rel di Tiga Jalan Lintasan KA
Jumat, 06 November 2015 13:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Karena dirasa mengganggu kelancaran lalu lintas, tiang dari bekas rel di tiga jalan lintasan kereta api, pada Kamis (05/11) kemarin, dipotong dan dicabut Dinas Perhubungan Bojonegoro. Tancapan tiang bekas rel itu berada di badan jalan di perlintasan kereta api Jalan Panglima Polim Kota Bojonegoro, perlintasan Medalem dan Talun di Kecamatan Sumberrejo.
Tancapan bekas rel itu awalnya dipasang untuk kehati-hatian para pengendara pelintas rel. Sebab, saat itu di perlintasan tersebut belum dilengkapi palang pintu lintasan. Sehingga untuk mencegah pengendara main serobot dibuatkan jalan zig-zag. Dengan begitu pengendara pasti akan melambatkan laju kendaraannya. Selain itu juga sebagai batas berhenti sepeda motor dan mobil ketika ada kereta api melintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro Iskandar, mengatakan, pemotongan tancapan bekas rel itu tujuannya agar jalan tidak macet lagi. Apalagi di tiga jalan lintasan itu sekarang sudah dipasang palang pintu dan ada penjaga yang mengatur perlintasan kereta.
"Tancapan bekas rel pembatas untuk berhenti itu, kita potongi dan ambil. Kami juga sudah izin PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang, dan Daop 8 Surabaya," ujarnya kepada beritabojonegoro.com, Jumat (06/11).
Iskandar berharap, dengan pengambilan tancapan rel itu diharapkan setiap pengendara, terutama roda empat, saat melintas tidak lagi berjalan zig-zag. Selain itu juga tidak menyebabkan kemacetan, terutama pada saat pagi dan siang hari.
"Itu waktu anak-anak berangkat dan pulang sekolah. Kami juga berpesan kepada para pengendara pelintas rel, meskipun sekarang sudah ada palang pintu dan penjaga jalan lintasan, tetap patuhi aturan lalu lintas. Agar terwujud keselamatan bersama," pungkasnya. (mol/tap)





































