Puting Beliung Sasak Dander, 7 Pohon Tumbang
Senin, 09 November 2015 21:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Angin kencang jenis puting beliung terus mengancam wilayah selatan Bojonegoro. Senin (09/11) sore tadi pukul 16.00 WIB, giliran Desa/Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, menjadi sasaran terjangan angin berkecepatan 63 kilometer per jam itu.
Sedikitnya, 8 pohon tumbang akibat terjangan puting beliung itu. Tujuh pohon tumbang menutup jalan di Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk, masuk wilayah Desa Dander. Satu pohon lainnya tumbang di jalan Dander-Sendangrejo. Selain itu, angin disertai hujan merusak beberapa rumah, baik ringan maupun berat.
Tak pelak, tumbangnya tujuh pohon membuat macet jalur Bojonegoro-Tuban. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, setelah menerima laporan terjadinya hujan disertai angin puting beliung di Desa Dander, langsung menurunkan empat personil Tim Reaksi Cepat (TRC).
Mereka membawa 3 unit gergaji mesin untuk memotong ranting dan batang pohon yang tumbang. Personil TRC dibantu mas?arakat, petugas kepolisian dan TNI. Selain itu, personil lain melakukan koordinasi dengan kepala desa setempat untuk mengidentifikasi korban puting beliung.
Nampak hadir dan bergotong royong dengan masyarakat sekitar lokasi bencana, Kepala Pelaksana BPBD, Dânramil , Sabhara Polres , Babinkamtibmas dan beberapa petugas Kecamatan Dander.
Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, mengatakan, setiap memasuki musim penghujan selalu disertai dengan terpaan angin kencang. Hal itu terjadi karena sekarang ini masa pancaroba atau pergantian musim dari kemarau ke penghujan.
"Kami minta masyarakat tetap waspada ketika datang mendung tebal, terus turun hujan disertai angin kencang. Kami juga sudah menyiagakan personil TRC untuk menanggulangi dampak bencana dan korban," ujarnya. (ver/tap)
*) Foto pohon tubang melintang di jalan raya bojonegoro-nganjuk





































