Masuk Musim Hujan, Disperindag Awasi Harga Cabai dan Sayuran
Kamis, 12 November 2015 13:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Memasuki musim penghujan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro gencar melakukan blusukan ke pasar-pasar tradisional. Di antaranya adalah Pasar Kota Bojonegoro dan Pasar Banjarjo. Upaya blusukan itu dimaksudkan untuk monitoring sekaligus mengantisipasi terjadinya kenaikan atau anjloknya harga bahan pokok di pasaran.
Dalam kesempatan itu, Disperindag selalu mewanti-wanti kepada para pedagang, terutama pedagang sayuran, untuk waspada kemungkinan anjloknya harga cabai dan sayuran. Sebab, kedua komoditi itu memasuki musim panen. Dipastikan ketersediaan dua komoditi itu di pasaran bakal melimpah
Kepala Disperindag Kabupaten Bojonegoro Basuki, mengatakan, saat ini memang belum ada perubahan yang signifikan terhadap harga sayuran di pasar. Namun memasuki musim hujan pertengahan kemungkinan besar harga sayuran akan menurun.
"Kalau musim hujan, biasanya pembeli juga menurun. Padahal sayuran itu tidak tahan lama. Akibatnya penjual akan banting harga," ujarnya.
Basuki menambahkan, saat ini harga cabai dan beras masih relatif stabil. Namun, harga telur sudah mulai naik. Pada 4 November 2015 kemarin harga telur masih Rp 18 ribu per kilogram, namun Kamis (12/11) ini sudah naik Rp 19 ribu per kilogram. (mol/tap)





































