Dinas Pertanian Ajak Distributor Bahas Ketersediaan Pupuk
Selasa, 17 November 2015 18:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro melakukan rapat kordinasi dengan seluruh ditributor pupuk yang ada di wilayah Bojonegoro, Selasa (17/11). Rapat yang dilaksanakan di gedung Dinas Pertanian, Jalan Ahmad Yani, Kota Bojnegoro, itu dihadiri Asisten III Bidang Perekonomian Drs Setyo Yuliono, dan 45 distributor pupuk.
Kasubid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Bojonegoro Ihwal Subagyo, mengatakan, masalah pupuk masih menjadi perhatian utama Dinas Pertanian. Bagaimana menjaga ketersediaan pupuk di tingkat petani. Apalagi saat ini para petani mulai memasuki masa tanam pertama.
Ihwal menambahkan, pihaknya mengakui pada November ini masih banyak masyarakat petani yang mengeluhkan keterbatasan stok pupuk. Menurut catatan Dinas Pertanian stok pupuk bulan November hingga Desember 2015 masih tersedia 27.464 kilogram.
"Saat awal musim penghujan ini otomatis para petani sangat membutuhkan pupuk tersebut," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Drs Setyo Yuliono, selaku Asisten III Bidang Perekonomian, mengatakan, salah satu permasalahan yang mesti dipecahkan ketika Pemkab Bojonegoro mewujudkan mimpi sebagai lumbung pangan adalah masalah ketersediaan pupuk. Karena itu Pemkab terus berupaya mencari cara bagaimana bisa memenuhi kebutuhan pupuk para petani.
"Salah satu cara, mungkin Dinas Pertanian bisa mengajukan kembali penambahan pupuk subsidi untuk semua jenis, seperti SP-36, ZA, NPK, dan Petroganik," ucapnya.
Dengan demikian, harapannya, pada tahun 2016 nanti petani tidak lagi kelabakan mencari pupuk. Bisa juga dilakukan atau diterapkan subsidi silang.
"Jadi, misalnya ada kios yang pupuknya tidak laku atau masih tersisa, bisa langsung dialihkan kepada petani daerah lain yang membutuhkan," tandasnya. (mol/tap)
*) Foto rapat antara Disperta dengan distributor pupuk





































