Penderita Demam Berdarah Alami Kenaikan Tahun Ini
Rabu, 25 November 2015 11:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Demam berdarah di Bojonegoro meningkat cukup drastis tahun ini. Data di Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, tahun ini sebanyak 453 masyarakat Bojonegoro menderita demam berdarah. Semantara tahun 2014 lalu, jumlah penderita sebanyak 151 orang.
Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinkes Bojonegoro Dr Wheny mengatakan dari jumlah 453 itu, 7 orang meninggal dunia. “Peningkatan tersebut mencapai tiga kali lipat. Data ini sampai bulan Oktober dan kemungkinan bisa naik lagi,” kata Dr Wheny.
Dua bulan yang tersisa di tahun 2015 ini adalah masuk pada awal musim penghujan, lanjut Dr Wheny, yang memungkinkan adanya peningkatan penderita demam berdarah. “Penyebab meningkatnya itu dampak dari cuaca ekstrim antara musim hujan dan panas. Karena lamanya tidak seperti biasa. Sehingga berdampak pada peningkatan penyakit,” terangnya.
Dr Wheny menambahkan, Dinkes Bojonegoro selalu berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu mengantisipasi penyakit demam berdarah ini.
“Dan kami Stiap 4 bulan sekali mengkordinir kader juru pemantau jentik alias jumantik. Tiap Kecamatan terbentuk tim kerja operasional penanggulangan demam berdarah. Sehingga bisa mengantisipasi peningkatan penyakit,”: pungkas Dr Wheny. (mul/moha)





































