Tossa Bantuan K3S Harus Diuji Kelayakan Dulu
Rabu, 25 November 2015 17:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota-Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro Iskandar membenarkan bahwa Tossa bantuan dari K3S kepada beberapa sekolah seperti SLB Tutwuri Handayani Kapas itu memang untuk barang. Meski sudah dimodifikasi, tetap harus ada pengujian kelayakan.
Seperti diberitakan sebelumnya, SLB Kapas mengaku telah menerima bantuan Tossa untuk dimanfaatkan sebagai kendaraan antar jemput siswa di sekolah tersebut. Namun Kepala SLB, Muslihati, mengatakan kepada BeritaBojonegoro.com (BBC) belum berani menggunakan Tossa tersebut karena khawatir tidak layak pakai untuk mengangkut orang. Dia membutuhkan rekomendasi dari Dinas Perhubungan.
Sementara itu, Iskandar membenarkan tentang bantuan Tossa tersebut. K3S telah membuat Mou dengan Dishub tentang bantuan Tossa modifikasi agar layak digunakan untuk mengangkut orang.
Meski demikian, meskipun telah dimodifikasi, Iskandar mengatakan dimuati orang harus diuji kelayakannya terlebih dahulu. "Ijin kelayakan jalannya untuk barang. Namun karena berkaitan dengan kebijakan lokal, maka Dishub akan memberikan rekomendasi. Kami meminta agar Tossa ini dibawa ke pengujian untuk diuji. Dan akan ditempelkan plat KIR. Tossa ini harus diuji ulang selama enam bulan sekali," terang Iskandar.
Iskandar menambahkan bahwa untuk pengujian ini nantinya tidak dipungut biaya alias grastis. "Karena tidak diatur dalam retribusi, maka tidak ada biaya,” pungkasnya. (ver/moha)





































