Dishub: Penempatan PJU Tenaga Surya Kurang Efektif
Kamis, 26 November 2015 12:00 WIBOleh Vera Astanti
Oleh Vera Astanti
Kota - Ada yang baru di sepanjang Jalan Ahmad Yani, selepas gapura masuk Kota Bojonegoro hingga wilayah Kecamatan Kapas. Kalau lihat di tepi jalan tersebut berdiri sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) jenis baru. Lampu PJU itu memakai panel tenaga Surya. Harapannya, selain hemat energi listrik, PJU itu mampu lebih menerangi jalan raya ketika malam hari.
Hanya saja, pemasangan PJU tenaga Surya itu dinilai kurang efektif. Sebab, di sepanjang Jalan Ahmad Yani, mulai Desa Kalianyar hingga Kapas, sebelumnya sudah ada PJU milik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Keberadaan PJU tenaga Surya itu disesalkan pihak Dinas Perhubungan Bojonegoro.
Kepala Dinas Perhubungan Iskandar, mengatakan, dalam pemasangan PJU tenaga Surya tersebut pihak Dinas Perhubungan kabupaten tidak diajak koordinasi. Penempatan lampu PJU tenaga Surya di sepanjang jalan Nasional itu langsung ditangani Kementerian Perhubungan.
"Kami menilai lampu PJU yang baru di Kalianyar hingga Kapas itu tidak efektif. Karena sudah diterangi oleh lampu PJU milik Pemkab," ujarnya kepada beritabojonegoro.com, Kamis (26/11).
Dia menyebutkan, masih banyak ruas jalan Nasional di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini yang gelap gulita dan perlu penerangan. Sebut saja, jalan Nasional di wilayah Kecamatan Padangan hingga Ngraho.
"Ruas jalan Nasional jurusan Padangan-Ngawi sebenarnya lebih butuh lampu PJU yang baru itu, terutama di wilayah Kecamatan Ngraho," jelasnya.
Iskandar juga menambahkan, terkait kurang efektifnya penempatan lampu PJU tenaga Surya di Jalan Ahmad Yani itu sudah dilaporkan kepada Kementerian Perhubungan. Pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan sekaligus usulan kepada Kementerian Perhubungan terkait penempatan lampu PJU yang dirasa lebih efektif. (ver/tap)
*) Foto lampu PJU tenaga Surya di sepanjang Jalan Ahmad Yani





































