Pemkab Gelar Diklat Kehumasan Selama 3 Hari
Jumat, 27 November 2015 19:00 WIBOleh Linda Estiyanti
Oleh Linda Estiyanti
Bojonegoro- Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro menggelar diklat keprotokolan dan kehumasan, mulai kemarin, Kamis (26/11), hingga dua hari ke depan, Sabtu (29/11) di Pusat Belajar Guru (PBG) nomor 3 Jalan Rajawali Bojonegoro.
Kegiatan tersebut menghadirkan praktisi kehumasan, Hary Kristanto, dan media dari ibu kota, Imam Fakhruddin dari Penerbit Mizan dan Purnama Kusuma Ningrat, wartawan senior harian Kompas. Acara ini diikuti oleh beberapa SKPD Pemkab Bojonegoro.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Hary Kristianto mengungkapkan, esensi aparatur pemerintah tak hanya sekadar melatonin namun bertindak pula sebagai marketing dan sales. Apalagi saat ini Pemerintah Bojonegoro tengah gencar mempromosikan daerahnya sebagai tempat investasi. Tugas ini bukan sekadar menjadi tanggungjawab satu dua SKPD, namun juga seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Bojonegoro sesuai dengan bidang tugas masing masing.
“Dengan pengetahuan ini diharapkan akan mengubah pola pikir sekaligus lebih smart sebagaimana jargon pemerintah kabupaten Bojonegoro yakni bekerja tepat, cepat, dan bermanfaat,” kata Hary Kristanto.
Narasumber Imam Fakhruddin dalam materinya menyampaikan tentang bagaimana membuat pers release yang menarik bagi media. “Langkah pertama adalah mengetahui siapa sasaran, yakni media sebagai mitra. Yang di dalamnya adalah mengetahui karakteristik media itu sendiri sekaligus pembaca media itu. Selanjutnya adalah isi pers release haruslah memenuhi unsur menarik dan memiliki nilai berita,” demikian terang Imam Fakhrudin.
Sementara Purnama Kusuma menyinggung masalah perubahan paradigma media. Dari media yang bersifat konvensional menjadi media berbasis internet. Diakui atau tidak, kata Purnama, bahwa media membawa perubahan yang luar biasa. “Paradigma ini harus dipahami oleh pemerintah agar bisa mengajak media untuk turut serta mengawal pembangunan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat,” terang Purnama. (lyn/moha)
Foto Imam Fakhrudin dan Purnama Kusuma saat menjadi narasumber di Diklat Kehumasan Pemkab di Pusat Belajar Guru





































