Dorong Usaha Produktif Keluarga
Disnakertransos Serahkan 40 Paket Bantuan Alat Masak
Sabtu, 28 November 2015 16:00 WIBOleh Mulyanto
Oleh Mulyanto
Kota - Dalam upaya mendorong usaha produktif keluarga, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro membagikan bantuan peralatan masak dan dapur, Sabtu (28/11). Bantuan alat dapur ini diberikan kepada 40 keluarga, yang pada beberapa waktu lalu menjadi peserta pelatihan teknologi tepat guna di Kecamatan Bubulan dan Sukosewu.
Pembagian paket bantuan peralatan yang terdiri 12 item itu dilakukan di kantor Disnakertransos, Jalan Panglima Sudirman, Kota Bojonegoro. Peralatan yang dibagikan di antaranya kompor, gas elpiji, regulator, wajan, ember besar, pasah manual, sothil, blender, mixer, dan alat dapur lainnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Adi Witjaksono, mengatakan, bantuan alat masak dan dapur yang dibagikan kepada para peserta pelatihan teknologi tepat guna di Kecamatan Sukosewu dan Bubulan itu dimaksudkan untuk mendorong kaum perempuan bisa lebih produktif. Mereka diharapkan turut berperan dalam upaya memperkokoh ekonomi keluarga.
"Bantuan peralatan masak ini dibiayai dari dana APBN. Kami sangat berharap bantuan tersebut bisa dimaksimalkan, dan jangan dijual. Gunakan untuk usaha produktif menambah penghasilan keluarga," ujarnya di sela-sela pembagian bantuan, Sabtu (28/11).
Adi menambahkan, pelatihan teknologi tepat guna di Bubulan dan Sukosewu kemarin diikuti masing-masing 20 peserta. Sehingga bantuan alat yang dibagikan juga sebanyak peserta pelatihan itu, yakni 40 peserta.
Salah satu penerima bantuan, Sriatun (40), mengatakan, dirinya dan teman peserta pelatihan teknologi tepat guna lainnya sangat berterima kasih telah diberi bantuan peralatan masak dan dapur.
Perempuan asal Kecamatan Bubulan itu juga menyatakan akan memanfaatkan alat-alat tersebut untuk usaha produktif. Misalnya, membuat produk makanan atau minuman yang bernilai ekonomis, higienis dan bisa dijual. Tujuannya untuk menambah atau meningkatkan ekonomi keluarga.
"Selama ini, kami hanya dilatih saja. Kalau hanya pelatihan tanpa diberi alat, jelas kami kesulitan untuk menjalankan apa yang sudah dilatihkan," ujarnya sambil tersenyum kecil. (mol/tap)
*) Foto bantuan alat masak yang dibagikan di kantor Disnakertransos





































