News Ticker
  • Upaya Melestarikan Warisan Budaya, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Wastra Batik Festival 2026
  • 06 Juni dalam Sejarah
  • Prakiran Cuaca 06 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Waspada Jebakan Hidden Sugar, Zat Manis Tersembunyi dalam Kuliner Kekinian yang Memicu Obesitas
  • Harga Bawang dan Gula Alami Lonjakan, Mayoritas Bahan Pangan Nasional Justru Melandai
  • Optimalkan Program Gayatri dan Tekan Angka Anak Putus Sekolah, TP PKK Bojonegoro Turun ke Desa
  • 05 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 05 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Prakiraan Cuaca 05 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Kodim Bojonegoro Gelar Latihan Teknis Teritorial Berbasis Blok Ketahanan Pangan
  • Dua Dekade Gerakkan Ekonomi Jaringan Toko Kelontong di Bojonegoro, SRC Targetkan Perluasan Target Desa
  • Sinergi Lintas Sektor Dorong Kemandirian Ekonomi Pelaku Usaha Disabilitas di Dander
  • Genjot Target 16 Ribu Hektare, Pemkab Bojonegoro Bagikan Benih Tembakau Gratis ke Petani
  • Studi Banding ke Blitar Jadi Momentum DWP Bojonegoro Gali Inovasi Program Kerja
  • Penguatan Kesejahteraan Keluarga Lewat Sinergi PKK dan Layanan Terpadu di Baureno
  • Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput
  • 04 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 06 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Kecelakaan di Padangan, Bojonegoro, Seorang Pemotor Anak Meninggal Dunia
  • Kebutuhan Industri Tinggi Impor Kedelai Jawa Timur Melonjak 23,8 Persen Pada Awal 2026
  • Ratusan Pelajar Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jawa Timur
  • Ekspresi Bahagia Petani Bojonegoro Terima Bantuan Mesin Penunjang Produksi Pertanian
  • Dukung Modernisasi Pertanian Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Alsintan APBN 2026 Kepada Poktan
  • 03 Juni dalam Sejarah
Boneka Amigurumi Produksi Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Laris di Pasaran

UMKM

Boneka Amigurumi Produksi Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Laris di Pasaran

Bojonegoro - Berkembangnya teknologi informasi, khususnya internet, membuat banyak orang belajar hal-hal baru. Wacana menjadi entrepreneurship atau wirausahawan bukan hanya angan-angan.
 
Inilah yang dilakukan oleh Unin Rosalini (38), perempuan asal Kelurahan Mojokampung Kecamatan Bojonegoro Kota ini menagkap peluang bisnis dengan membuat boneka amigurumi yang ternyata hasilnya laris di pasaran.
 
 
Amigurumi, berasal dari kata 'ami' yang berarti rajut, dan 'nuigurumi' berarti boneka. Amigurumi merupakan boneka rajut yang berasal dari Jepang.
 
Rosalini mengaku mengenal amigurumi sejak tahun 2012. Saat itu dia masih bekerja di salah satu pabrik tepung di Kota Surabaya.
 
"Pada saat itu ada temen kerja yang memiliki usaha sambilan menyediakan suvenir pernikahan. Dan dia sedang butuh boneka dalam jumlah banyak," tutur Ros, panggila Rosalini, pada awak media ini Jumat (22/01/2021).
 
Dari sana Ros mulai tertarik dengan boneka. Dia berpikir tentang peluang bisnis berjualan boneka. Menurutnya, boneka merupakan mainan anak-anak. Dan akan menjadi bisnis yang terus berlanjut.
 
"Saya mulai belajar membuat boneka. Dari bahan flanel, dakron, dan yang terakhir amigurumi. Saya lebih tertarik dengan amigurumi," ujar Ros.
 
 
 

Unin Rosalini dengan boneka amigurumi produksinya. (foto: vera/beritabojonegoro)

 
Menurut Ros, amigurumi memang lebih rumit dibanding flanel dan dakron. Tetapi boneka amigurumi dinilai lebih awet dan mudah dibersihkan dibanding boneka lainnya.
 
Usahanya membuat boneka amigurumi tidak serta merta langsung bagus dan layak jual. Dia tetap membutuhkan waktu dan percobaan berulang kali untuk mencapai hasil yang sempurna. Setahun dia belajar membuat boneka amigurumi yang bagus.
 
"Untuk membuat satu boneka ukuran kecil, biasanya butuh waktu dua hari. Dan benang yang digunakan adalah poly cherry," kata Ros.
 
Pada tahun 2017, Ros pulang ke Bojonegoro. Dia ingin fokus berwirausaha mandiri dengan menjual beberapa produk kerajinan tangan, salah satunya boneka amigurumi.
 
Ros kemudian mulai menjua boneka produksinya di area car free day (CFD) di alun-alun Bojonegoro. Di sana dia bertemu dengan teman-teman crafter lainnya. Dia mulai bergabung di beberapa komunitas usaha mikro.
 
"Untuk harga, saya tanya ke teman-teman yang menekuni amigurumi. Untuk yang kecil harganya sekitar Rp 35 ribu," tuturnya mengimbuhkan.
 
 
 
Seiring waktu, Ros mulai mengenal Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Ros langsung mendaftarkan merk 'Gawekno' untuk boneka amigurumi produksinya.
 
"Ada pengalaman menarik ketika berjualan online, banyak yang mengira saya beli jadi. Jadi mereka keberatan dengan harga yang tertera. Padahal saya bikin sendiri," katanya tersenyum.
 
Untuk membuat boneka amigurumi, dia harus merajut satu per satu bagian tubuh. Mulai dari kepala, tangan, badan, kaki dan hiasan boneka. Baru semuanya saling ditempel. Dia juga selalu menambah koleksi boneka dengan berbagai bentuk.
 
 
 
Selama masa pandemi ini, Ros juga mengalami penurunan omset. Sebab biasanya dia menjual boneka amigurumi di pameran atau expo. Sedangkan pada saat seperti ini tentu tidak ada kegiatan tersebut.
 
Bagi pembaca yang berminat dengan boneka amigurumi bisa menghubungi Ros di nomor  +62 821-4285-6777. (ver/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1780715354.2786 at start, 1780715354.6201 at end, 0.3415310382843 sec elapsed