News Ticker
  • RS Aisyiyah Bojonegoro Terapkan Sistem Antrean Baru untuk Pasien, Pangkas Waktu Tunggu Lebih Efektif
  • Penumpang Angkutan Lebaran di Stasiun Bojonegoro Capai 55 Ribu, Meningkat 15 Persen dari Tahun Sebelumnya
  • Pemprov Jatim Jalin Kerjasama Wisata Religi dengan Uzbekistan
  • HUT ke-13 PDKB, Momentum Menghapus Sekat dan Wujudkan Bojonegoro Ramah Disabilitas
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Lengkong, Balen
  • Rasa Sakit pada Sunat Lebih Terasa daripada Vasektomi
  • Prakiraan Cuaca 06 April 2026 di Bojonegoro
  • 06 April dalam Sejarah
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Bangunan Toko di Bojonegoro Kota Terbakar
  • Pantes Budal Volume 2 Meriahkan Malam Seni dan Budaya di Bojonegoro
  • Pemerintah Tegaskan Pembelajaran Tatap Muka Tetap Prioritas untuk Cegah Learning Loss
  • Rute Baru DAMRI Bojonegoro–Sarangan Diusulkan, Dorong Akses Wisata dan Ekonomi Daerah
  • Kodim Bojonegoro Targetkan 10 Jembatan Darurat Selesai 2026
  • Harga emas di hari ini Minggu 05 April 2026
  • Tahukah Anda ?
  • Djarum Foundation bersama YBSI Gelar Pengobatan Gratis di Sumberrejo, Bojonegoro
  • Review Film Pelangi di Mars, Kemasan Visual Mewah Tapi Cerita Biasa Saja
  • Momen Syukuran HUT ke-36 Perumda Air Minum Bojonegoro, Bupati Wahono Tekankan Peningkatan Jangkauan Layanan
  • Pemprov Jatim Terapkan WFH Hari Rabu untuk Cegah ASN Perpanjang Libur Akhir Pekan
  • Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem El Nino Godzilla, Ini Deretan Bahan Pangan untuk Jaga Cairan Tubuh
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 04 April 2026
  • 04 April dalam Sejarah
  • Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Bojonegoro 2026–2031: Fokus pada Profesionalisme dan Sertifikasi CPOB
  • Cantika Wahono Dikukuhkan Sebagai Ibunda Guru PGRI Bojonegoro
Petani di Desa Banjarsari, Trucuk, Bojonegoro, Beralih Tanam Kangkung untuk Dijual Bijinya

Petani di Desa Banjarsari, Trucuk, Bojonegoro, Beralih Tanam Kangkung untuk Dijual Bijinya

Bojonegoro - Jika selama ini kangkung (ipomoea aquatica) dikenal sebagai tanaman sayuran atau untuk diambil daunnya. Namun kini kangkung dibudidayakan untuk diambil bijinya.
 
Hal tersebut yang dilakukan sejumlah petani di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang saat ini beralih menanam kangkung untuk dijual bijinya karena hasil penjualannya cukup menjanjikan. Selain itu, tanaman kangkung biaya produksinya lebih murah dan perawatannya jauh lebih mudah jika dibanding dengan menanam padi atau palawija.
 
Selain diambil bijinya, setelah panen, limbahnya berupa batang dan daun kangkung, masih dapat dijual untuk pakan ternak, sehingga para petani masih memperoleh penghasilan tambahan.
 
 
Salah satu petani kangkung di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Sukat (68) kepada awak media ini Jumat (25/06/2021) menuturkan bahwa kangkung yang ditanam para petani di desanya jenis kangkung daun lebar.
 
Dirinya mengaku untuk lahan miliknya seluas kurang lebih 1 hektar saat panen dapat menghasilkan biji kangkung kering kurang lebih 1,5 ton. Sementara untuk harga jual saat ini berkisar antara Rp 18.000 hingga Rp 19.000 per kilogram, sehingga sekali panen dirinya mendapatkan hasil sekitar Rp 27 juta.
 
"Alhamdulillah lancar. Tanaman kangkung perawatannya sangat mudah dan biayanya sedikit. Setiap 3 bulan panen. Harapannya diberi kelancaran dan tidak ada halangan apa-apa," tutur Sukat.
 
 

Salah satu petani kangkung di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Sukat (68) (foto: dan/beritbojonegoro)

 
Kepala Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Fathkul Huda SP menjelaskan bahwa tanaman kangkung menrupakan tanaman yang sangat toleran atau bisa ditanam di lahan yang kurang produktif dan perawatannya sangat mudah. Selain itu, biaya pemeliharaan tanaman kangkung relatif sedikit jika dibandingkan dengan tanaman padi dan palawija yang lain.
 
"Kangkung ini biaya penggarapan sangat minim, nantinya biaya produksinya bisa dicukupi dari hasil samping atau limbah dari kangkung kalau biji kangkung sudah dipanen," kata Fathkul Huda.
 
 
Fathkul Huda menjelaskan bahwa tanaman kangung yang ditanam para petani di desanya bukan diambil daunnya untuk sayuran, tetapi diambil bijinya. Selain bijinya, limbah dari batang dan daun kangkung setelah bijinya dipanen, bisa dijual untuk pakan ternak. Dan untuk satu hektare tanaman kangkung biasanya laku dijual Rp 1,5 juta.
 
"Karena biaya produksi rendah bisa dicukup dari penjualan limbah itu." kata Fathkul Huda.
 
 
 
 

Kepala Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Fathkul Huda SP saat beri keterangan. Jumat (25/06/2021) (foto: dan/beritbojonegoro)

 
Terkait pembinaan, Fathkul Huda menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Banjarsari juga telah menggandeng menggandeng pihak lain untuk mitra atau kemitraan.
 
"Tahun depan kita juga rencanakan ada support dari APBDes untuk pengembangan tanaman kangkung di Desa Banajarsari," kata Fathkul Huda.
 
Masih menurut Fathkul Huda bahwa prospek biji kangkung ini sangat bangus karena permintaannya sangat tinggi dan berapapun produksi biji kangkung yang dihasilkan para petani akan dibeli oleh pihak kemitraan, dengan harga yang telah disepakati sebelumnya.
 
"Pihak mitra ini berapapun produksinya mau menampung dan keuntungan dari kita ini dari awal sudah ada kesepakatan harga. Jadi para petani tidak merasa dipermainkan harganya karena di awal sudah ditentukan harga biji kangkung ini," kata Fathkul Huda.
 
 

Camat Trucuk Heru Sugiharto SE MM saat beri keterangan. Jumat (25/06/2021) (foto: dan/beritbojonegoro)

 
Sementara itu, Camat Trucuk Heru Sugiharto SE MM menjelaskan bahwa di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, ada sekita 100 petani di 3 dusun yang petaninya beralih menanam kangkung, yaitu Dusun Karang, Kalisari, dan Dusun Kaliketek, dengan luas lahan kurang lebih 70 hektare.
 
"Akan terus kita kembangkan dengan melibatkan banyak petani dengan harapan ini menjadi alat produksi ekonomi masyarakat di wilayah Banjarsari agar semakin produktif dan perekonomiannya meningakat, sehingga akan menjadi sejahtera," tutur Heru Sugiharto.
 
Heru mengungkapkan bahwa Pemerintah Kecamatan Trucuk bersama Pemerintah Desa Banjarsari dan Pemkab Bojonegoro akan terus memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para petani kangkung tersebut.
 
"Tentunya dukungan yang kita berikan agar para petani terus mengembangkan dan meningkatkan produksinya sehingga dengan sendirinya akan meningkatkan ekonomi rumah tangga masing-masing," kata Camat Trucuk Heru Sugiharto.
 
 
 
Untuk diketahui, biji kangkung produksi para petani di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, tersebut nantinya diekspor ke Taiwan, yang akan dipergunakan sebagai bahan dasar kosmetik. (dan/imm)
 
Banner Ucapan Idulfitri 1447 H ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Bojonegoro - PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) melakukan terobosan besar dalam memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan berencana menghadirkan ...

1775476583.7403 at start, 1775476584.3641 at end, 0.62378907203674 sec elapsed