News Ticker
  • Trio Wahyu, Seniman Muda Bojonegoro Bawa Wayang Thengul ke Panggung ASEAN
  • Tabrakan Motor vs Truk di Temayang, Bojonegoro, Pemotor asal Nganjuk Meninggal Dunia
  • Dokter Gizi Ungkap Manfaat Gula Stevia untuk Pengidap Diabetes dan Diet Berat Badan
  • Semarak Hari Santri 2026, PCNU Bojonegoro Gelar Mancing Bersarung di Kolam Unugiri
  • 1 November dalam  Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 1 November 2026
  • Antisipasi Banjir Bengawan Solo, Pemprov Jatim dan Lima Daerah Gelar Simulasi Penanganan Bencana Lintas Wilayah
  • Film Gak Ada Matinya, Sebuah Komedi Situasi Absurd yang Cerdas Olah Drama Keluarga
  • Bojonegoro Borong Dua Penghargaan Wilwatikta Awards 2026, Buktikan Kedaulatan Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
  • 31 Oktober dalam Catatan Sejarah   
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 31 Oktober 2026
  • Resmi Jadi Desa Inklusi Pertama di Bojonegoro, Desa Margomulyo Balen Dorong Kesetaraan Kelompok Rentan
  • Bojonegoro Inovatif Award 2026, Pemkab Bojonegoro Dorong Kualitas dan Manfaat Nyata Inovasi Daerah
  • Polisi Ingatkan Bahaya Narkoba Berbentuk Jajanan Ringan ke Pelajar di SMPN 2 Sumberrejo
  • Negeri Atas Angin Bojonegoro Bersiap Bangkit, Perhutani Matangkan Pengelolaan Wisata
  • Diduga Sopir Mengantuk, Truk di Kalitidu, Bojonegoro Terperosok dan Terguling di Bahu Jalan
  • Kemenag Bojonegoro Ajak Masjid Jadi Pusat Perubahan Sosial
  • Pemprov Jatim Buka 4.807 Lowongan Kerja, 11 Perusahaan Siapkan Peluang bagi Penyandang Disabilitas
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 30 Oktober 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 30 Oktober 2026
  • 30 Oktober dalam Sejarah
  • Sinergi Peringatan HLN ke-81 dan Sumpah Pemuda, PLN NP UP Tanjung Awar-Awar Tuban Gelar Jalan Sehat hingga Bazar UMKM dan
  • Satgas Polisi Jogo Sekolah, Upaya Polres Bojonegoro Amankan Generasi Muda
  • Dorong Peran Pemuda di Sektor Kesehatan, Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Daerah Terbaik Penggerak Bhakti Pemuda Jatim
Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Penghubung di Bojonegoro Nyaris Ambruk

Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Penghubung di Bojonegoro Nyaris Ambruk

Bojonegoro - Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu dan Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur rusak parah dan nyaris ambruk.
 
Diduga akibat dimakan usia, beberapa tiang penyangga jembatan tampak putus hingga nyaris ambruk ke dasar sungai.
 
 
Meski kondisi jembatan sudah sangat mengkhawatirkan, warga setempat tetap nekat melintasi jembatan tersebut kartena dinilai lebih dekat dan efisien, tanpa memikirkan keselamatan mereka, karena untuk menempuh jalur alternatif, warga harus memutar yang jaraknya sekitar 4 kilometer.
 
Menurut informasi, jembatan yang berada di atas Sungai Pacal ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar tahun 2005 lalu. Jembatan sepanjang 68 meter dengan lebar kurang lebih dua meter ini mengalami kerusakan pada lima tiang penyangga, yang putus dan nyaris ambruk. 
 
 

Kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu dan Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang alami kerusakan. (foto: dok istimewa)

 
Kepala Desa (Kades) Sidobandung, Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Drs H Sukijan dihubungi melalui aplikasn pesan WhatsApp Senin (08/08/2022) menjelaskan bahwa beberapa bulan yang lalu petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bojonegoro, telah datang untuk melihat kondisi jembatan tersebut.
 
"Beberapa bulan yang lalu orang PU juga saya ajak untuk melihat kondisi (jembatan). Sampai sekarang belum ada tindak lanjut," kata Sukijan.
 
 
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Pemerintah Desa meminta warga untuk tidak melintasi jembatan tersebut dan mengambil jalan alternatif.
 
"Sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, disarankan warga bisa lewat jembatan Dukuh Bitingan- Durek, sebagai alternatif." kata Sukijan.
 
 

Kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu dan Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang alami kerusakan. (foto: dok istimewa)

 
Salah satu warga yang sedang melintas bernama Lamijan, kepada awak media ini menjelaskan bahwa jembatan tersebut sudah lama rusak namun dirinya dan warga setempat tetap melintasi jembatan tersebut, karena dinilai lebih dekat.
 
"Ya yakut, tapi hati-hati," kata Lamijan.
 
 
Lamijan mengaku sejak mengalami kerusakan, warga setempat telah berupaya memperbaiki jembatan tersebut secara gotong royong, namun dirinya berharap ada perhatian dari pemerintah setempat.
 
"Ya begini ini pak, kalau rusak diperbaiki. Gotong-royong," kata Lamijan.
 
Warga berharap jembatan tersebut dapat segara diperbaiki, sehingga tidak membahayakan warga yang melintas.
 
"Harapannya minta segera dibangun," kata Lamijan. (red/imm)
 
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Banner Ucapan HJB ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani, Pemkab Bojonegoro Gelar Gutanbo Fest 2026

Bojonegoro Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Gumregah Tani Bojonegoro Festival (Gutanbo Fest) 2026 di Alun-Alun Bojonegoro pada Jumat (16/10/2026). Perhelatan dibuka ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Opini

Cara Kafein "Menipu" Otak Kita

Menghadapi tumpukan materi kuliah, kejaran tenggat tugas, dan jadwal kelas pagi yang tak kompromi sering kali memaksa mahasiswa mencari jalan ...

Sosok

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Ki Ngesti Adi Anggoro, Dalang Muda Asal Purwosari yang Tekun Rawat Kesenian Tradisional

Bojonegoro - Di tengah gempuran arus budaya modern, kepedulian terhadap pelestarian kesenian tradisional ditunjukkan oleh Ki Ngesti Adi Anggoro, seorang ...

Infotorial

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Dari Sukoharjo ke Milan: Kisah Sukses Perempuan Desa Sekitar Lapangan Kedung Keris Bojonegoro

Berbekal kedisiplinan dan keuletannya, Unanik kini bisa membantu ekonomi keluarga. Perempuan asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro ini mampu membiayai ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Wisata

Merawat Warisan Geologi di Kedung Lantung, Bojonegoro, dari Perut Bumi untuk Masa Depan

Bojonegoro - Bukan sekadar destinasi wisata anyar, Geosite Kedung Lantung di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi ...

1793539176.066 at start, 1793539177.4126 at end, 1.3466081619263 sec elapsed