News Ticker
  • Kandungan Nutrisi pada Ikan Sapu-sapu dan Ikan Kembung, Mana yang Lebih Tinggi
  • Menelusuri Jejak Tembakau di Nusantara, dari Tradisi Klobot hingga Era Industrialisasi
  • Dukung Infrastruktur Pertanian, Pemkab Bojonegoro Siap Bangun 163 Titik JUT Tahun 2026
  • Rayakan Harlah Satu Abad, RS dan Klinik NU Se-Jawa Timur Gelar Pengobatan Gratis di 100 Titik
  • Harga Emas Antam Naik jadi Rp 2.968.000 per Gram, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi
  • 28 Januari dalam Sejarah
  • Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Madya di UHC Awards 2026
  • FKH Unair Dampingi Desa Palembon, Bojonegoro sebagai Desa Binaan Ternak Bebek
  • Meski Gaji UMR dan Rupiah Melemah, Anda Tetap Bisa Punya Rumah
  • Misteri Umur Manusia di Masa Kuno, Fakta Sejarah atau Sekadar Simbolisme?
  • Latsar CPNS Pemkab Bojonegoro 2026 Resmi Dibuka: Fokus Tingkatkan Integritas dan Sinergi Pelayanan Publik
  • Gubernur Khofifah Dorong Sekolah Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan: Program SIKAP Raih Dua Rekor MURI
  • Longsor Bantaran Sungai Bengawan Solo, Tujuh Rumah Warga Sarirejo Rawan Ambruk
  • 27 Januari Dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bojonegoro, Selasa, 27 Januari 2026
  • Menteri Purbaya Bakal Rombak Susunan Pejabat Dirjen Pajak dan Bea Cukai
  • Pemkab Bojonegoro Pastikan Perbaikan Pelindung Tebing Rusak di Baureno Ikuti Prosedur, Biaya Ditanggung Kontraktor
  • Kolaborasi Literasi di CFD Bojonegoro Hadirkan Ruang Baca Nyaman dan Menyenangkan untuk Anak-Anak
  • Ini Jadwal dan Besaran THR PNS, TNI, dan Polri Tahun 2026
  • Bus Rajawali Indah Tabrak Truk di Baureno, Bojonegoro, Kenek Bus Luka Ringan
  • Harga Emas Antam Naik Rp 30.000, Kembali Pecahkan Rekor Tertinggi di 2.917.000 per Gram
  • Lima Prioritas Pemkab Bojonegoro Tahun 2027
  • Dharma Wanita Persatuan Bojonegoro Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
  • Dorong Ketahanan Pangan Tingkat Rumah Tangga, Pemkab Bojonegoro Siapkan 65 Ribu Bibit Sayuran
Sunyoto, Perajin Wayang Kulit yang Masih Bertahan

Sunyoto, Perajin Wayang Kulit yang Masih Bertahan

Oleh Nasruli Chusna

Padangan – Perajin wayang kulit saat ini sudah semakin jarang. Hal itu seiring dengan semakin berkurangnya pementasan wayang kulit di pedesaan. Pementasan wayang kulit seolah kalah dengan gemerlap hiburan modern. Namun, di tengah kesenian wayang kulit yang memudar ada seorang perajin yang tetap kukuh membuat wayang kulit. Dia adalah Sunyoto, 63, warga Desa Banjarjo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Sunyoto terlihat tekun membuat wayang kulit di rumahnya. Ia sudah membuat kerajinan wayang kulit itu sejak 1978. Keahlian membuat wayang kulit ini dia dapatkan dari ayahnya yang juga seorang perajin wayang kulit.

“Dulu banyak perajin wayang kulit di Padangan sini. Tetapi lambat laun, perajin wayang kulit terus berkurang dan semakin langka,” tutur Sunyoto.

Ia menuturkan, membuat wayang kulit memang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dari wayang-wayang lainnya. Sebab selain harus memiliki ketelitian lebih, motif pamor yang terdapat pada permukaan wayang harus ditatah satu persatu yang tentunya membutuhkan kesabaran tinggi. Mengingat, tekstur kulit lembu dan kerbau berbeda dengan tekstur kayu maupun karton.

Dia menceritakan, dalam pembuatan wayang kulit,  pertama-tama kulit hewan tersebut harus direndam sehari semalam. Setelah itu dijemur dan dikerok. Pada proses pengerokan, menurut dia, sisa bulu dan lemak di kulit harus hilang sehingga tinggal menyisakan kulit inti.   

Setelah proses tersebut, kulit inti tersebut dipola dengan menggunakan teknik mal atau ngeblat pada kertas karton yang sebelumnya digambar dahulu. Setelah itu digambar pada permukaan kulit (lulang) baru ditatah sesuai pola. Menurut dia, saat penatahan inilah yang sangat membutuhkan waktu sangat lama.

Jika proses penatahan pola selesai, menurut dia, lulang hasil penatahan tersebut di pingul atau diperhalus permukaannya dengan menggunakan ampelas, setelah itu digambar dengan menggunakan cat minyak sesuai karakter.

Sambil memperlihatkan hasil pembuatannya, bapak dua anak ini menjelaskan, jika lulang sudah dibuat pola dan dicat berarti separuh proses pembuatan selesai sehingga masih ada separuh proses lagi yang tidak kalah penting yakni pemberian knop atau penggandeng yang menghubungkan tangan dan tubuh wayang.

“Dengan adanya knop wayang kulit bisa bergerak,” ungkap pria yang akrab di panggil Ki Sunyoto tersebut.

Setelah pembuatan knop, bagian yang tidak kalah penting adalah pembuatan gapit atau cempurit, yakni penggapit untuk tubuh wayang yang sekaligus pegangan tangan bagi dalang untuk bisa menggerak-gerakkan wayang.  Cempurit lazimnya dibuat dari sungu atau tanduk kerbau.

Dalam pembuatan wayang kulit mulai proses hingga selesai, ia biasanya butuh waktu tujuh hari. Hingga saat ini masih sering menerima pesanan pembuatan. Pesanan tersebut, selain dari dalam kota juga dari luar kota. Kota besar seperti Surabaya dan Jakarta sering memesan padanya. “Pegawai migas dari luar kota juga banyak yang pesan untuk cindera mata,” ungkapnya.

Setiap wayang yang dia buat dijual dengan kisaran harga antara Rp500.000 hingga Rp1,5 juta per biji. Mahal murah dari setiap hasil karyanya tergantung dari ukuran dan tingkat kesulitan wayang tersebut.

Selain membuat wayang kulit, Ki Sunyoto juga merupakan seorang dalang yang pernah mendapatkan nominasi 10 besar dalang wayang kulit se- Jawa Timur pada 1994 dan 3 besar dalang Sabet dan penampilan terbaik se- Jawa Timur pada 1995.

Pesanan dalang, menurut dia, saat ini masih ada namun tidak seramai dulu. Pasalnya, dia mengakkui bahwa budaya wayang sudah mulai terlupakan. Pesanan memainkan wayang  yang masih sering dia terima adalah daerah sedekah bumi (manganan) atau orang hajatan.

Dia menyayangkan kurang pedulinya generasi penerus terhadap warisan budaya leluhur ini. Padahal, lanjut dia, dirinya bersedia mengajar generasi muda untuk membantu melestarikan budaya pewayangan. Namun, menurut dia, saat ini sudah sangat sulit mencari pemuda yang mau peduli terhadap dunia pewayangan. (rul/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Berita Video

Global Geoparks Network Association Kunjungi Sejumlah Geosite di Bojonegoro

Bojonegoro - Tim dari Global Geoparks Network (GGN) Association, selaku assessor UNESCO Global Geoparks (UGGp), laksanakan kunjungan atau verifikasi lapangan ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

Hiburan

Netflix Umumkan Secara Resmi Tayangan Baru Sepanjang Tahun 2026

Netflix Umumkan Secara Resmi Tayangan Baru Sepanjang Tahun 2026

Netflix kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap industri hiburan Indonesia dengan mengumumkan jajaran film dan serial original terbaru yang akan tayang ...

1769587311.3663 at start, 1769587311.5698 at end, 0.20351195335388 sec elapsed