9 Embung di Bojonegoro Selesai Dibangun, Jamin Ketersediaan Air Baku untuk Pertanian
Selasa, 06 Januari 2026 16:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) berhasil menyelesaikan pembangunan sembilan embung atau waduk kecil dengan progres fisik 100 persen. Infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk menjamin ketersediaan air irigasi bagi petani, terutama saat musim kemarau ketika debit air sungai menurun.
Sembilan embung tersebut tersebar di tujuh kecamatan, yaitu Desa Ngaglik di Kecamatan Kasiman, Desa Banjarejo di Kecamatan Padangan, Desa Ngasem di Kecamatan Ngasem, Desa Mlinjeng di Kecamatan Sumberrejo, Desa Duwel Paket 1 dan Paket 2 serta Desa Kedungadem di Kecamatan Kedungadem, Desa Siwalan di Kecamatan Sugihwaras, serta Desa Kedungdowo di Kecamatan Balen.
Kepala Bidang Air Baku Irigasi Dinas PU SDA Bojonegoro, Bungku Susilowati, menyatakan bahwa seluruh paket pekerjaan telah rampung sesuai target.
"Seluruh paket pekerjaan pembangunan embung ini telah mencapai target fisik 100 persen. Kami berharap infrastruktur ini segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama untuk mengairi lahan pertanian di saat debit air sungai mulai menurun," ujarnya, Selasa (06/01/2026).
Dengan adanya embung-embung baru ini, produktivitas pertanian di Bojonegoro diharapkan meningkat signifikan. Risiko gagal panen akibat kekeringan dapat diminimalkan, sehingga turut memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemkab Bojonegoro terus berkomitmen mengembangkan infrastruktur pengairan untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.(red/toh)










.sm.jpg)

























.md.jpg)






